PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Parepare menggelar Wisuda Santri XXVIII di Auditorium Kampus Institt Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Ahad (07/06/26).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Parepare, H. Tasming Hamid, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Provinsi Sulawesi Selatan, Asri Said, Wakil Rektor 2 IAIN, Direktur Wilayah LPPTKA BKPRMI, Ketua BAZNAS Parepare, Irwan Yusuf Caco, Ketua MPD, Ketua MPD, Ketua DPD BKPRMI Kota Parepare, Hasanuddin, dan Dirda LPPTKA BKPRMI, Muh. Jawwad.
Dalam laporan Direktur Daerah (Dirda) BKPRMI Kota Parepare, Muh. Jawwad melaporkan bahwa sebanyak 737 santri yang diwisuda pada wisuda santri XXVIII.
“Sebanyak 815 santri yang mendaftar munaqasyah, akan tetapi hanya 737 santri yang dinyatakan layak untuk mengikuti wisuda, pertimbangannya adalah masih perlu dilakukan pembinaan baca Al-Qur’annya dan juga memperbaiki gerakan shalatnya,” ungkap Muh. Jawwad.
Ketua DPD BKPRMI Kota Parepare, Hasanuddin saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa wisuda ini bukan akhir dari proses pembelajaran baca tulis Al-Qur’an, akan tetapi merupakan gerbang awal dalam memahami Al-Quran.
“Jadilah generasi Qurani yang tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki ahlak yang mulia yang berbakti kepada kedua orang tua serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Tidak lupa ucapan terima kasih dan apresiasi kami yang begitu mendalam
kepada seluruh ustadz-utadzah yang telah dengan sabar dan ikhlas membimbing anak-anak kita hingga mampu membaca Al-Quran dengan baik dan benar, semoga upaya kita semua insya Allah menjadi amal jariah,” ucap Hasanuddin.
Ia juga berpesan agar para orang tua terus mendorong dan memberikan semangat kepada anak-anaknya untuk selalu membaca Al-Qur’an dan mencintai masjid.
Senada yang disampaikan oleh Ketua DPW BKPRMI Prov. Sulawesi Selatan, Asri Said menyampaikan bahwa tetap semangat belajar dan membaca Al-Qur’annya.
“Kuncinya, jika tidak dirawat, jika tidak disiram, ia akan mati. Untuk itu, kami menugaskan dan menginstruksikan kepada kader BKPRMI, utamanya untuk melanjutkan pembinaan ini, tidak hanya berhenti di TPA, tapi adakan pembentukan remaja masjid dan pendataan remaja masjid untuk dibina,” ujar Asri Said, Ketua DPW BKPRMI Prov. Sulawesi Selatan.
Selanjutnya kegiatan wisuda santri XXVIII dibuka secara resmi oleh Walikota Parepare, H. Tasmin Hamid menyampaikan jika tidak dijaga baca Al-Qur’annya maka akan hilang.
“Saya percaya 2 tahun ke depan atau 3 tahun ke depan itu akan hilang, karena ini fakta kalau tidak dijaga, ada program safari dakwah yang juga diperuntukkan untuk anak-anak kita, ternyata banyak sekali anak-anak kita di tingkat SMP ini, maka kebijakan pemerintah kota nanti agar yang kelas 5-6 tidak akan dinaikkan kelas jika tidak pintar baca Al-Qur’an,” kata H. Tasming Hamid disambut tepuk tangan para wisudawan santri dan tamu.
Ia juga menjelaskan, program baca Al-Qur’an telah dijalankan bagi pegawai di lingkup Pemerintah Kota Parepare jika ingin menjabat, maka harus bisa mengaji.




















