PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun lewat ruang Bincang Khusus Terkait pelaksanaan Musrembang tahun 2027 Sabtu (31/01/26) mengakui kondisi keuangan daerah secara nasional Indonesia tidak baik baik saja. Namun pun demikian Parepare dinilai daerah yang dianggap daerah ini mampu untuk hidup.
“Kita tidak bisa pungkiri, berapa waktu lalu, kami seluruh bapeda se-Indonesia dikumpulkan di Jatinangor, dari penilaian kondisi APBD kota Parepare 2026, dinilai kondisi dengan pemotongan anggaran 100 miliar lebih itu, itu dinilai Parepare masuk dalam kategori 107 daerah, dari 500 daerah yang dianggap daerah ini mampu untuk hidup tapi tidak mampu membangun.” Kata Zulkarnaen
Lanjut Zulkarnaen Nasrun, hal tersebut terjadi karena anggaran transfer itu dipotong, sehingga dengan kondisi sekarang ini, anggaran yang tidak kucur ini mengubah situasi skenario penganggaran, dengan mempertimbangkan yang berurusan langsung dengan 18 program prioritas, dukungan Astacita, 17 program nasional, dan program Prabowo itu harus selesaikan anggaran anggaran seremonial yang ada di SKPD, berkomitmen.
“Walaupun tidak ada anggaran makan/minum, tetap bisa jalan, bukan hanya musrenbang, rapat koordinasi yang kami koordinir 34 SKPD di kota parepare, rapat-rapatnya baik itu kemiskinan, stunting, anak tidak sekolah, kalau dirapatkan di Bappeda, kami tidak menggunakan anggaran makan/minum. Perlu kami luruskan, sama sekali, tidak ada. Tapi Kami berkomitmen anggaran pendukung akan minum, walaupun secara wajar harus ada, tapi kondisi, jadi lebih baik kita anggarkan ke beasiswa, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, itu pun infrastruktur kita masih jauh dari mandatori spending.” Jelas Zulkarnaen




















