PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dibangun atas dasar membebaskan generasi muda dari buta aksara Quran, Yayasan Pendidikan Al-Qur’an Puangna Beda, di Jalan A Mappangara, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, berdiri dengan swadaya masyarakat, hingga berhasil mewisuda Santri pertama.
Sekretaris Yayasan Pendidikan Al-Aqur’an Puangna Beda, H. Mardiyanto, Ahad (23/06/24) mengatakan Wisuda santri/wati yang perdana yang pertama selama yayasan Puangna Beda ini didirikan pada tahun 2022. Walaupun sederhana tapi sangat memberikan kesan tersendiri kepada santri-santriWati yang telah wisuda
“Wisuda santri/wati yang perdana yang pertama selama yayasan Puangna Beda ini didirikan pada tahun 2022. Walaupun sederhana, tapi sangat memberikan kesan tersendiri kepada santri-santriWati yang telah wisuda.” Kata H. Mardiyanto.
H. Mardiyanto berharap semoga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat karena mereka ini baru 2 tahun jadi untuk tahap pertama kita memakai dua ustadzah untuk sementara kita swasembada jadi dari pribadi kita
“Semoga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat, karena kita ini baru 2 tahun, jadi untuk tahap pertama kita memakai dua ustadzah untuk sementara. Kita swasembada. Jadi dari pribadi kita, terus kemudian dari keluarga besar Puangna beda, itu memberikan infaq sedekah dan setiap bulannya, kita support untuk sementara ini. Mudah-mudahan seterusnya, insya Allah kalau seandainya Allah memberikan rezeki para santri santriwati di sini tidak ada biaya atau dana sehingga mereka leluasa orang tuanya untuk membawa anak-anaknya ke sini belajar Alquran.” Harap H. Maryanto
Yayasan ini digagas oleh keluarga besar Puangna Beda. Didirikan dengan swadaya keluarga besar. Dengan susah payah Yayasan yang berdiri di Jalan Andi Mappangara, Kota Parepare, akhirnya bisa berdiri dengan gratiskan para santri, hingga bisa mewisuda puluhan santri.
Pendirian yayasan Puangna Beda, tidak main-main, pengurus menghadirkan sejumlah pengajar yang berkualitas.
Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Al-Aqur’an Puangna Beda, H Umar berharap kepada santriwati yang baru di wisuda dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan di manapun ia berada.
Kedepan kata Umar, yayasan pendidikan Al Qur’an Puangna Beda ini akan dikembang hingga membuat sekolah penghapal Al-Qur’an. ()




















