26.9 C
Pare-Pare
Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img

Pertamina Sesuaikan Harga LPG Non Subsidi, Wilayah Sulawesi Turun

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra niaga regional Sulawesi berkomitmen untuk menyediakan energi untuk seluruh masyarakat termasuk penyediaan elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal tersebut di sampaikan Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani Sumampouw Saat di hubungi tim liputan jelajah kota radio mesra Sabtu (25/11/23)

“Pertamina menurunkan harga elpiji non subsidi secara berkala, dengan mengikuti tren harga rata-rata publikasi Contrak Price Aramco atau CPA, serta nilai tukar mata uang rupiah. Penyesuaian harga elpiji dilakukan setelah melakukan evaluasi pada tren CPA, pada periode November 2023, dimana harga satu rupiah per kilogram mengalami penurunan sebagai dampak melemahnya nilai tukar mata dolar terhadap rupiah.” Kata Fahrougi.

Lanjut Fahrougi,  Pertamina menurunkan harga elpiji non subsidi ini yaitu bright gas 5,5 kilo dan bright gas atau LPG 12 kg penurunan tersebut berlaku mulai tanggal 22 November 2023 wilayah Sulawesi Selatan tengah dan barat untuk produk bright gas 5,5 kilo harga isi ulang mengalami penurunan menjadi 94.000 per tabung dari harga 100.000 rupiah. Sedangkan harga isi ulang bright gas atau LPG 12 kg juga mengalami penurunan menjadi 194.000 dari harga 206.000. Sedangkan untuk wilayah Sulawesi tenggara, Utara dan Gorontalo harga isi ulang bright gas 5,5 kilo turun menjadi 97.000 pertabung dari 103.000 sedangkan harga isi ulang bright gas Elpiji 12 kg juga mengalami penurunan menjadi 202.000 pertabung dari 214.000

“Harga jual tersebut berlaku di seluruh agen resmi yang Ditunjuk Pertamina. Seperti diketahui harga elpiji bersubsidi tidak mengalami perubahan. Adapun untuk penetapan harga patokan elpiji 3 kg atau elpiji subsidi ini menjadi kewenangan pemerintah, dalam hal ini kementerian energi dan sumber daya mineral atau ESDM. Hal ini sesuai dengan keputusan menteri ESDM tahun 2020 tentang harga patokan LPG 3 kg. Dalam kurun waktu terakhir ini tren harga CP Aramco mengalami penurunan, sehingga Pertamina turut melakukan penyesuaian berupa penurunan harga untuk elpiji non subsidi 5,5 kilo dan juga 12 kilo.” Jelas Fahrougi.

Tambah Fahrougi, pada  prinsipnya menyesuaikan harga pasar turunnya harga LPG non subsidi ini di harapkan bisa menjadi peralihan yang saat ini masih banyak sektor pengguna yang bukan haknya menggunakan LPG subsidi atau 3 kg.

“LPG non subsidi ini memiliki jumlah keunggulan yakni dua kali lebih aman dengan teknologi DSPS untuk mencegah terjadinya kebocoran gas, serta dilengkapi dengan seal cap hologram pada bagian valve tabung untuk menjamin kualitas dan kuantitas isi gas sisi LPG serta dengan kemasan 5,5 kg cukup ringan dan mudah dibawa. Para konsumen LPG non subsidi juga bisa menikmati layanan pesan antar melalui Pertamina delivery service dengan telepon atau whatsapp ke PCC 135 atau melalui website bright gas.co.id ataupun pembelian secara langsung ke agen atau outlet resmi Pertamina dan juga modern outlet lainnya.” Tambah Fahrougi.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare