PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Melalui Program Inklusi, Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi Dan Masyarakat (YLP2EM) dan Yayasan BaKTI, bekerjasama Pemerintah Kota Parepare dan DPRD, menggelar kegiaatan penguatan kelompok konstituen untuk penerimaan pengaduan dan penyediaan layanan komunitas dan advokasi kebijakan, di beberapa hari lalu di lagota Cafe.
Kegiatan ini digelar dalam bentuk diskusi kelompok dengan menghadirkan dua orang pemateri. Pemateri pertama dari DP3A memberikan materi tentang penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, sementara pemateri kedua dari Dinas Sosial memberikan materi tentang perlindungan sosial bagi masyarakat.
Kabid PPA DP3A Zulkifly Hasan mengungkapkan Alur penerimaan posko pengaduan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Menyangkut dengan penerimaan posko pengaduan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak bagi kelompok rentang dalam hal ini kami diberikan materi terkait mekanisme dan alur penanganan yang kami lakukan khususnya di DP3A di kota Parepare Saya sangat berharap setelah menerima materi peserta dapat memahami alur atau mekanisme terhadap penanganan kasus terhadap kekerasan pada anak dan perempuan sehingga ketika mereka menemukan kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat melaporkan ke pihak terkait pada DP3A khususnya pada… karena kami saat ini sudah memiliki dua alur dalam penanganan yaitu pengaduan secara langsung dan pengaduan tidak langsung.” Kata Zulkifly.
Koordinator Program Inklusi Parepare, Abdul Samad Syam, menjelaskan, Kegiatan ini merupakan rencana tindak lanjut penguatan kelompok konstituen terkait penanganan pengaduan advokasi dan organisasi.




















