PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Tokoh Masyarakat yamg juga pembina Lembaga pendidikan Andalusia yang mewadahi sejumlah TK dan SD H. Andi Abdul Rahman Saleh merasa prihatin terhadap kondisi pendidikan saat ini diindonesia. Hal tersebut di sampaikan Rahman saleh pada program Obras Selasa (02/05/23) yang juga di peringati sebagai hari pendidikan nasional (Hardiknas).
“Inilah yang menjadi keprihatinan kita sesungguhnya di hari pendidikan. Bahwa hampir seluruh aspek kehidupan nilai-nilai moral itu nampaknya terpinggirkan. Itu bisa dilihat dari beberapa hal yang membuat kita tercengang. Bahwa angka korupsi kita di Indonesia masih sangat tinggi, dan orang-orang yang terlibat adalah orang-orang berpendidikan, Sehingga kita berpikir bahwa pendidikan telah gagal membentuk tata budi pekerti, membentuk moral kejujuran dalam kehidupan masyarakat kita. Seolah-olah transformasi nilai baik nilai moral budi pekerti itu telah gagal dalam dunia pendidikan, sehingga sekolah-sekolah yang ada tidak lebih seperti gudang yang kosong.” Urai Rahman Saleh.
Pembina LSM Fokus ini lanjut mengatakan banyak sekolah didirikan tujuan lain bagaimana anak keluar sekolah nanti menjadi orang yang baik yang bisa dipercaya tapi kenyataannya mereka jauh dari harapan itulah perlu revolusi akhlak.
“Revolusi akhlak dalam kehidupan kita ini. Bukan tidak ada orang pintar. Sekarang ini yang namanya dokter profesor sudah banyak. Tingginya jenjang pendidikan rupanya tidak menjadi jaminan bahwa kehidupan kita semakin baik. Inilah hikmah yang bisa kita petik di hari pendidikan bahwa memang perlu ada revolusi akhlak. Inilah di dunia pendidikan kita itu kita bisa lihat tidak adanya keteladanan sehingga proses transformasi itu gagal proses, peralihan nilai itu dari guru ke anak didik tidak ada.” Tandasnya.




















