Kamis, Desember 1, 2022

Atasi Krisis Air, PAM Tirta Karajae Siap Kelolah Pansimas

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Direktur PAM Tirta Karajae Parepare Andi Firdaus Djollong Bersama Beberapa staff mengunjungi fasilitas Pansimas yakni Program Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat Senin (23/05/22). Pansimas sendiri tempatnya berada di atas pegunungan di jalan Bau Massepe wilayah lumpuh.

Andi Firdaus mengecek lokasi berdasarkan informasi dari anggota DPRD Dr. Kamaludin Kadir anggota Komisi III dan Yusuf Lapanna mewakili dapil bacukiki. selain itu hadir juga Camat bacukiki barat, Lurah lumpuh dan ada Polsek bacukiki barat untuk mengkroscek kondisi warga kaitannya dengan adanya krisis air bersih di daerah san disebabkan oleh macetnya pompa air yang dimiliki oleh Pam Simas.

“Sehingga 10 hari ini warga tidak terlayani air bersih. Namun beberapa hari tangki PDAM ini sudah melayani warga tersebut, akan tetapi itu solusi jangka pendek. Sehingga tadi dari urung rembuk di lokasi Kami menyarankan bahwa untuk solusi jangka pendeknya dulu yang pertama dilakukan adalah mobil tangki PDAM itu setiap jam 8 pagi sebanyak 2 tangki itu mengantarkan air ke daerah tersebut. Nanti didistribusikan ke warga setempat untuk dipakai MCK, solusi yang kedua adalah memperbaiki pompa yang rusak nilainya sebesar 12 juta tapi itu masih versi masyarakat sana.” Jelas Firdaus.

Lanjut Kata Mantan Wakil Ketua DPRD ini, Pihaknya Rencana mau mengkoroscek pompa tersebut melalui teknisi apakah bisa diperbaiki tanpa biaya yang besar itu.

“solusi jangka pendek. Untuk solusi jangka panjang adalah memang pamsimas mesti diambil alih oleh PAM Tirta karajae kalau diizinkan dan dibolehkan operator atau pengelolaan pamsimas dikendalikan PDAM, yang pertama. Yang kedua adalah bagaimana masyarakat di sana melakukan sambungan rumah atau sambungan baru, sehingga langsung air yang dinikmati masyarakat adalah air dari ladoma melalui reservoar apalagi ladoma ketinggiannya lebih jauh lebih tinggi daripada ketinggian lokasi tersebut yang tadi kami kunjungi.” Terang Firdaus

Firdaus Menambahkan Solusi yang kedua adalah sampaikan ke komisi III bahwa sebetulnya ada program pemerintah pusat yakni program hibah air minum yang dilaksanakan oleh kementerian PUPR yang beberapa hari lalu di sampaikan bahwa sebetulnya program itu bisa PDAM kota Parepare bisa mengakses cuman ada satu kendala ada satu syarat yang belum dimiliki yakni pagu penyertaan modal pemerintah itu sudah mentok mesti ada tambahan lagi jumlah pagu tersebut sehingga anggaran dari kementerian dan tahun ini bisa dilaksanakan.

“Kalau Perda penyertaan modal itu bisa dibahas dan anggarannya atau pagunya itu ditambahkan oleh DPRD kota Parepare yaitu solusi jangka panjang. Karena kalau berharap terus dengan kondisi pansimas, ini tentu ada problem karena biaya maintenecenya pasti tinggi, apalagi saya mendengar tadi bahwa harga yang diberikan keluarga sebesar 2000 per kubik itu kami yakin tidak akan bisa balik modal tidak bisa membiayai jika ada kerusakan. Sehingga perlu ada penanganan khusus dari Pemerintah daerah dan kebetulan pemerintah daerah tentu sudah mempercayakan ke PAM Tirta karajae bertanggung jawab penuh bagaimana distribusi air bersih di kota Parepare tidak mengalami krisis seperti yang dialami oleh daerah tersebut. Untuk itu untuk itu PAM Tirta karajae kota Parepare siap menyuplai air bersih kepada masyarakat setempat selama proses penanganan dari pamsimas ini belum tuntas atau belum ada jalan keluar.” Harap Firdaus.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,590PengikutMengikuti
20,300PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

  • https://radiomesra.com:8183/mesra
  • Radio Mesra Parepare