26.3 C
Pare-Pare
Senin, November 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 617

Airlangga Hartarto Jabat Ketua Tim Pengendalian Inflasi Pusat, Taufan Pawe: Pak Jokowi Sudah Akui

0

SURABAYA, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) menemui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (AH). Pertemuan tersebut berlangsung saat keduanya menghadiri Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Hotel Shangri La, Surabaya, Rabu, (14/09/22).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Golkar itu meminta Ketua Golkar Sulsel menjaga dan mengendalikan Inflasi di Kota Parepare. Mengingat, AH telah dipercaya oleh Presiden Jokowi memjadi Ketua Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP).

“Beliau mendapatkan amanah sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP). Ini bukan jabatan sembarangan. Ini jabatan strategis untuk kepentingan bangsa Indonesia. Pak AH memiliki kulitas yang mumpuni yang sudah diakui bapak Presiden Jokowi,” kata TP.

Wali Kota Parepare dua periode itu mengungkapkan, kualitas Airlangga Hartarto terbukti saat Presiden Jokowi mempercayainya sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

“Alhamdulilah saat ini kita rasakan manfaatnya. Covid mulai kita kendalikan dengan berbagai kegiatan dilongarkan. Begitupun pemulihan ekonomi, pertumbuhannya mulai naik lagi,” ungkapnya.

Dalam rapat itu, lanjut TP, Airlangga Hartarto mengungkapkan, dunia saat ini tengah menghadapi satu musuh. Musuh tersebut adalah inflasi yang melonjak tinggi di berbagai negara. Oleh karena itu, AH meminta laju inflasi di Tanah Air harus terus dijaga, terutama dengan memperhatikan komoditas penyumbang inflasi.

“Kita di Kota Parepare pasca kenaikkkan BBM naik, kami perintahkan OPD siap menggelar program sosial yang membantu meringankan beban masyarakat. Salah satunya dengan melakukan operasi pasar atau pasar murah melalui Dinas Perdagangan, dan menyalurkan bantuan sosial yang langsung menyentuh masyarakat melalui Dinas Sosial,” jelas Taufan Pawe.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta pemerintah daerah untuk menguasai data-data komoditas yang menjadi penyumbang inflasi agar inflasi secara nasional tetap terjaga.

“Data detail diharapkan kabupaten/kota menguasai semua sehingga tentu ada faktor pengendalian yang bisa mengakibatkan pada peningkatan angka kemiskinan,” katanya.

Menko Airlangga menuturkan, inflasi Indonesia saat ini 4,69 persen, namun inflasi tersebut masih terjaga karena transmisi inflasi impor belum masuk akibat subsidi. Oleh karena itu, pemerintah pusat harus siaga untuk menghadapi potensi kenaikan inflasi dengan memperhatikan komoditas-komoditas yang mendorong terjadinya inflasi.

“Beberapa komoditas yaitu bawang, cabe merah, cabe rawit, minyak goreng, daging dan khusus yang di administered price adalah tarif angkutan,” ujarnya.

Berdasarkan data BPS, sebanyak 27 provinsi berada di atas inflasi nasional (yoy) pada Agustus 2022, tertinggi Jambi yang diikuti Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Maluku, Papua, Bali, Bangka Belitung, Aceh, Sulawesi Tengah. Sedangkan ini adalah provinsi yang berada di bawah nasional adalah Banten, Kalimantan Barat, Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Utara, DKI Jakarta dan Papua Barat.

Seluruh daerah dengan inflasi yang masuk ke kelompok tertinggi dan terendah, lanjut Airlangga, telah diundang ke Istana oleh Presiden Jokowo untuk diingatkan dan diminta data lengkap mengenai komoditas yang menjadi penyumbang inflasi di masing-masing daerah. Mayoritas komoditas yang memberikan andil tertinggi terhadap andil inflasi (mtm) adalah bahan bakar rumah tangga, beras dan aneka ikan.

“Ini yang diminta kepada seluruh gubernur, bupati, wali kota agar seluruh komoditas ini di tracking dan diikuti,” ucap Airlangga.

BPC HIPMI Apresiasi Pelatihan Digital Marketing Disnaker

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua UMKM, Ekraf dan Koperasi Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) kota parepare Andi Haswan Saddade mengapresiasi Kegiatan Pelatihan Digital Marketing yang di selenggaran Dinas Ketenagakerjaan kota Parepare pada Selasa – Rabu (13-14/09/22).

Pada tim liputan jelajah kota radio mesra, Andiz Sapaan Akrab Owner Petta Lolo ini mengatakan, mengurus 10 orang anggota BPC HIPMI Parepare untuk ikut serta Pada kegiatan tersebut.

“Disnaker menggandeng HIPMI Untuk kegiatan seminar/pelatihan digital marketing itu kami mengutus 10 orang. Yang pertama jujur kita apresiasi karena kepala digital marketing baru sekali ada karena ini wilayah tehnis ada pemateri daeng Faqih, beliau itu pakar digital marketing. Harapan besarnya semoga 50 orang UMKM yang hadir hari ini bisa skill up bisnisnya dan kalau bisa buat digital dan go nasional.” Kata Andiz.

Lanjut Sekertaris mantan Ketua TDA Parepare ini Disnaker ini memberikan wadah pembelajaran untuk UMKM mengingat sekarang geliat ekonomi di Parepare itu sudah semakin bagus

“Disnaker sebagai patron UMKM harusnya memang patut untuk menfasilitasi UKM di kota Parepare jadi sudah sejatinya Disnaker ini memberikan wadah pembelajaran untuk UMKM, mengingat sekarang geliat ekonomi di Parepare itu sudah semakin bagus sisa SDMnya yang kurang makanya Disnaker harus tunjukkan bahwa dia harus menjadi patron penguatan SDM kota parepare.” Terang Andiz

 

Dinasker Siap Sertifikasi Peserta Pelatihan Digital Marketing

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Ketenagakerjaan kota Parepare melaksanakan pelatihan Digital Marketing bagi kurang lebih 50 peserta UKM kota Parepare selasa-rabu (13-14/09/22).

Kepala Disnaker Parepare Basuki Busrah mengungkapkan, mereka punya skill yang terstandarisasi habis ini mereka mengikuti ujian sertifikasi yang dilakukan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi)

“Harapan saya mereka punya skill yang terstandarisasi, habis ini mereka mengikuti ujian sertifikasi yang dilakukan oleh BNSP (Badan Nasional sertifikasi Profesi). Jadi tak ada bedanya dengan seperti dokter, insinyur akuntan dan lain-lain. Latihan hanya pelatihan hanya 2 sampai 3 hari bisa bersertifikasi dan itu jadi portofolio, mereka dan banyak sekarang perusahaan yang mencari digital marketing sekarang profesi yang paling dicari itu digital marketing. Dengan ilmu yang mereka dapatkan mereka bisa menjual produk sendiri, dan juga mampu menjual produk orang lain.” Jelas Basuki

Basuki menambahkan Pelatihan dan sertifikasi merupakan salah satu solusi pemulihan ekonomi. Ia juga menyebut pelatihan itu sebagai jawaban visi Walikota menjadikan Parepare sebagai kota industri tanpa cerobong asap.

Pemkot Parepare Tingkatkan Kualitas Kota Layak Anak menuju kategori utama

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare berupaya meningkatkan kualitas Kota Layak Anak menuju kategori utama. Sasaran yang menjadi prioritas kali ini adalah sekolah. Itu untuk menjadikan sekolah ramah anak yang menunjang Kota Layak Anak (KLA) kategori utama.

Karena itu, Pemkot Parepare membentuk tim dari beberapa SKPD teknis ditambah Forum Anak dan Duta Anak Parepare untuk melakukan pembinaan dan pendampingan di beberapa sekolah. Pembinaan dilakukan dalam enam hari terhadap 18 sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat secara bergilir. Pada hari pertama, Senin, (12/09/22), tim mengunjungi tiga sekolah yakni SDN 19, SMPN 12, dan SMAN 3 Parepare.

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang saat di hubungi tim liputan jelajah kota Radio mesra yang menjadi salah satu anggota tim mengatakan, tim yang dibentuk ini bernama Tim Pembinaan Sekolah Ramah Anak Gugus Tugas KLA Kota Parepare.

“Kami melakukan pembinaan dan monitoring dalam rangka persiapan penilaian kota layak anak tahun 2022. Kami melakukan pembinaan dan pengawasan sekaligus melakukan edukasi ke sekolah-sekolah, antara lain adalah SD 19, SMP 12, dan SMA 3. Dalam pembinaan kali ini kami mengajak beberapa SKPD yang tergabung dalam tim gugus kota layak anak, diantaranya adalah ada Dinas kesehatan, ada dinas ketahanan pangan, kemudian ada dinas DP3A, Bappeda, kecamatan serta BPBD dan Dinas pemadam kebakaran.” Terang Dede.

Lanjut Dede, Dalam pembinaan ini juga beberapa SKPD itu memberikan masukan maupun edukasi kepada sekolah-sekolah dimaksud. Contoh dari dinas kesehatan memberikan edukasi dan pembinaan terkait kesehatan yang ada di sekolah misalnya bagaimana jajanan yang ada di sekolah itu bebas dari bahan pengawet kemudian bagaimana melengkapi UKS yang ada di sekolah.

“Selanjutnya juga dari DP3A itu memberikan masukan bagaimana pemilahan gender di sekolah, bagaimana WC maupun perlakuan terhadap anak-anak perempuan maupun anak-anak laki-laki. Dari dinas ketahanan pangan itu lebih memberikan edukasi terkait adanya tanaman obat dilakukan di sekolah untuk menambah pengetahuan anak-anak terkait tanaman obat. Dari dinas perpustakaan itu memberikan masukan dan edukasi terkait bagaimana menciptakan minat baca terhadap anak-anak sehingga anak-anak itu cenderung untuk datang ke perpustakaan dan bagaimana anak-anak itu bisa menikmati hari-harinya di dalam perpustakaan.” Terang Dede

Tambah Dede, Juga ada masukan dari BPBD terkait bagaimana anak-anak apabila ada bencana di sekolah anak-anak itu melakukan seperti apa, sementara dari kemenag dan bagian kesra juga memberikan masukan kepada sekolah-sekolah bagaimana mushola di sekolah itu lebih dihidupkan lagi supaya anak-anak bisa menambah pengetahuan terkait keagamaan kemudian selanjutnya kemenag juga memberikan masukan terkait bagaimana anak-anak yang non muslim itu bisa mendapatkan siraman rohani terkait dengan agama yang dianutnya.

“Dalam pembinaan kali ini, teman-teman dari kominfo juga memberikan masukan terkait bagaimana mengantisipasi dan mencegah prostitusi online yang sedang marak kali ini. Jadi apa yang kami lakukan pada hari ini merupakan satu langkah bagaimana kota Parepare memenuhi .” Jelas Dede.

Evaluasi Kinerja dan Eratkan Silaturahmi Pengurus, Erna Taufan Pimpin Penilaian Lomba Administrasi PKK di 13 Titik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan memimpin langsung pelaksanaan penilaian Lomba Tata Kelola Administrasi PKK, baik di tingkat Kecamatan maupun Kelurahan. Rabu, (14/09/22). Sebanyak 13 titik kantor Kecamatan hingga kelurahan disasar Erna didampingi Sekretarisnya, Wahyuni Chalik dan sejumlah Pengurus PKK Kota Parepare.

Dalam penilaian itu, Erna menyapa satu persatu pengurus kecamatan dan kelurahan sembari memberikan arahan. Peningkatan hasil produk warga menjadi pesan sentral Erna. Ia pun mengapresi sejumlah kelurahan yang berhasil menghasilkan produk oleh-oleh layak promosi dan diperjualbelikan, seperti produk Rengginang di kantor Kelurahan Labukkang.

“Sejak saya menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare saya melihat selalu ada perkembangan produk yang dihasilkan warga di bawah binaan PKK. Seperti Rengginang ini sudah memenuhi target rasa, sudah sangat layak dipasarkan sisa kemasan yang perlu menjadi perhatian,” ujar Erna disambut Camat dan para Lurah dan Ketua TP PKK setempat.

Penilaian lomba tata kelola administrasi PKK sebagai agenda peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50 ini tidak hanya menjadi ajang dalam mengevaluasi kinerja para pengurus, namun juga sebagai ajang dalam merekatkan tali silaturahmi.

“Ini juga menjadi wadah silaturahmi bersama para pengurus serta mengedukasi mereka bagaimana tata kelola administrasi yang baik,” papar Erna.

Secara teknis, Sekretaris TP PKK Kota Parepare, Wahyuni Chalik memaparkan, selain lomba Administrasi, TP PKK Kota Parepare juga turun melakukan penilaian Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), dan Lomba HATINYA PKK.

“Untuk penilaian lomba Administrasi PKK hari ini kita lakukan di 13 titik, yaitu menyasar semua kantor kecamatan dan kelurahan di Ujung, dan Bacukiki Barat. (*)

Wali Kota Taufan Pawe Resmi Luncurkan Alake Jadikan Parepare yang Pertama Terapkan Ecology Fiscal Transfer di Indonesia

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kota Parepare menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan Ecology Fiscal Transfer. Itu ditandai dengan peluncuran resmi (launching) Alokasi Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi (Alake) oleh Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe, Selasa, (13/09/22).

Peluncuran Alake ini sekaligus memperkuat agenda perubahan iklim menuju kota hijau bebas sampah Kota Parepare di Sulawesi Selatan, yang menjadi tema kegiatan.

Peluncuran secara luring berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Parepare, M Rahmat Sjamsu Alam, Sekda Kota Parepare, H Iwan Asaad, The Asia Foundation, Alam Surya Putra, dan Direktur Pilar Nusantara (Pinus) Sulsel, Syamsuddin Awing.

Sementara secara daring hadir menjadi penanggap, Direktur Dana Transfer Umum Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Adriyanto PhD, Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Bima Arya Sugiarto, Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang, hingga Direktur Indonesian Budget Center (IBC), Elizabeth Kusrini.

Wali Kota Taufan Pawe dalam pemaparannya mengungkapkan, pembangunan yang juga memperhatikan aspek lingkungan seperti Alake berguna bagi kehidupan ekosistem.

“Karena itu kami memiliki roadmap yang jelas dalam mengganggarkan pagu indikatif wilayah, yang melahirkan alokasi anggaran kelurahan berbasis ekologi. Sama dengan TPP (tambahan penghasilan pegawai) yang memiliki tatanan dalam pengelolaan anggaran,” kata Taufan Pawe (TP).

Taufan Pawe menekankan, Pemkot Parepare memiliki komitmen tinggi untuk kelanjutan pagu indikatif wilayah (PIW). Apalagi dalam RAPBD mengacu pada KUA-PPAS secara transparan.

“Insentif fiskal Alokasi Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi ini merupakan program inovasi Pemkot Parepare. Yang di dalamnya ada Bank Sampah, dan hampir semua Kelurahan memiliki Bank Sampah aktif. Itu bernilai ekonomis bagi masyarakat. Karena kami bekerjasama dengan Pegadaian, jadi masyarakat yang menabung sampah bisa menukarnya dengan emas,” papar Taufan Pawe.

Hadirnya Bank Sampah ini juga membuat produksi sampah di Parepare menurun. Dari sebelumnya hampir 100 ton per hari, kini turun menjadi 76 ton per hari.

“Itu karena berfungsinya Bank Sampah, dan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah,” ulas Taufan Pawe.

Aspek lain yang menjadi perhatian dalam Alake adalah ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Secara khusus Taufan Pawe memuji Forum Komunitas Hijau (FKH) Parepare, mitra Pemkot yang mengawal dan memastikan pembangunan di Parepare memenuhi ketentuan RTH.

“Ada Pak Bakhtiar Syarifuddin (Ketua FKH), mitra Pemkot yang mengawal dan memastikan RTH sesuai ketentuan. Karena kadang ada pengembang yang membangun tidak sesuai ketentuan RTH 20 persen,” ungkap Taufan Pawe.

Karena itu, Taufan Pawe menegaskan, yang terpenting dalam Alake ini adalah optimalisasi persampahan dan ruang terbuka hijau, ditambah kesadaran masyarakat.

Secara umum, pagu indikatif wilayah Parepare tahun anggaran 2023 adalah senilai Rp7,318 miliar. Dari angka itu, dialokasikan 10 persen atau senilai Rp700 juta untuk Alake, yang terbagi untuk pengelolaan persampahan 5 persen dan RTH 5 persen.

Dalam Perwali PIW tentang Alake terdapat kriteria pengelolaan sampah dengan indikator penilaian yaitu setiap Kelurahan ada bank sampah, pengelolaan sampah, kelompok perempuan secara komunitas melakukan kegiatan pengelolaan sampah, serta sarana dan prasarana persampahan di Kelurahan.

Sementara kriteria RTH dengan indikator penilaian yaitu pembinaan dan pengelolaan RTH yang responsif gender, jumlah luasan RTH yang responsif gender, dan proporsi anggaran kegiatan Kelurahan yang mendukung RTH.

Direktur Pinus Sulsel, Syamsuddin Awing mengapresiasi komitmen kuat Pemkot dan DPRD Parepare dalam menghadirkan Alake. Itu menjadikan Alake di Parepare lokomotif percontohan nasional.

“Karena itu, dalam optimalisasi implementasi kebijakan Alake Kota Parepare perlu dilakukan diseminasi untuk mensosialisasikan Alake kepada seluruh stakeholder dan Pemerintah Kota se-Indonesia. Parepare yang pertama di Indonesia terapkan ecology fiscal transfer,” tegas Syamsuddin.

Launching Alake di Parepare, dirangkaikan dengan kegiatan Festival EFT Sulsel yang digagas oleh Pinus Sulsel, Pattiro, IBC, dan didukung oleh The Asia Foundation.

Launching Alake ini dihadiri oleh para Kepala SKPD lingkup Pemkot Parepare, para Camat dan Lurah, LPMK dari 22 Kelurahan se-Parepare, dan para stakeholder lingkungan hidup. (*)

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Jadi Wadah Investasi Generasi Muda

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM –– Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai, Gerakan Pramuka bisa menjadi wadah investasi dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan tahan banting.

“Setiap ada kegiatan, Pramuka selalu hadir. Mudah-mudahan ini menjadi benteng generasi yang tangguh, tahan banting menghadapi masa depan. Ini adalah investasi,” kata Ridwan Kamil usai Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-61 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022 di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/09/22).

Menurutnya, apabila tidak ada Gerakan Pramuka  kemungkinan masa depan bangsa akan semrawut. Untuk itu ia berharap lewat Gerakan Pramuka bisa melahirkan generasi muda yang cinta pada negara.

“Tanpa Gerakan Pramuka, saya tidak melihat yang bisa jadi benteng di level anak-anak seusia mereka untuk cinta pada negara, sesama, etos kedisiplinan, dan semangat berbagi. Pramuka ini luar biasa,” ujar pria yang kerap disapa Kang Emil.

“Di tengah gempuran guncangan-guncangan, dan begitu banyaknya godaan melalui teknologi yang memengaruhi siapa kita, Gerakan Pramuka menjadi oasis, bahwa kita masih mempunyai wadah generasi muda agar hidupnya bermanfaat,” harapnya.

“Di mana ada ladang pahala, di situ ada Gerakan Pramuka, sehingga Gerakan Pramuka menjadi relevan mau urusan ekonomi kreatif, krisis pangan, pemanasan global, dan lain-lain, pasti direspons,” sebut Kang Emil.

“Jawa Barat pun terbukti paling adaptif, salah satunya mempunyai Super Apps, yang pertama terbesar se-Indonesia juga dilahirkan di Jawa Barat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Jabar Atalia Praratya Kamil mengutarakan hadirnya perayaan HUT Pramuka Tngkat Jawa Barat sebagai upaya mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai kepramukaan.

“Hari ini adalah salah satu upaya untuk terus menggelorakan semangat kepramukaan di masyarakat, dengan tujuan untuk mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai kepramukaan, serta meningkatkan peran Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda yang berkualitas,” ungkap Atalia.

Maka dari itu, Atalia menyebut, Kwarda Jabar mempunyai tugas memimpin dan mengendalikan Gerakan Pramuka dan kegiatan kepramukaan di Jawa Barat bersama kwartir cabang, serta seluruh komponen kepramukaan di Jabar.

“Tentunya atas dukungan Pemda Povinsi Jabar, serta Pemerintah Kabupaten/ Kota akan terus-menerus meningkatkan kualitas kepramukaan di Jawa Barat dengan berbagai metode baik melalui metode yang telah ditetapkan dalam ketentuan kepramukaan, maupun terobosan yang dikembangkan oleh kwarda dan kwarcab berkolaborsi dengan berbagai unsur terkait,” tandasnya.

Jawa Barat Raih Penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah Terbaik Wilayah Jawa-Bali

0

SURABAYA, RADIOMESRA. COM — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Hotel Shangri-La Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (14/09/22).

Pada kesempatan tersebut Pemda Provinsi Jabar menerima penghargaan sebagai Tim Pengendali Inflasi Darah (TPID) Provinsi Terbaik Wilayah Jawa-Bali melalui Program Petani Milenial.

Pak Uu -sapaan karib Uu Ruzhanul Ulum- sangat bersyukur atas penghargaan yang diterima Pemda Provinsi Jawa Barat karena oleh Pemerintah Pusat dinilai inflasi di Jabar stabil rendah dan terjaga.

Melalui Program Petani Milenial, Jawa Barat mampu bangkit, bahkan meningkatkan ekonomi dari hari ke hari di masa pandemi COVID-19.

“Jadi para bupati dan wali kota tolong ada prioritas pemberian hibah untuk insan-insan pertanian di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, Pak Uu berharap Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk lebih diberdayakan karena sangat penting keberadaannya bagi petani.

PPL yang turun ke masyarakat memberikan edukasi bagaimana bertani yang baik, agrobisnis, dan penggunaan alsintan modern.

“Saya juga minta supaya ada kemudahan permodalan dari pihak perbankan di Jawa Barat untuk dapat diakses oleh petani karena petani butuh modal untuk memproduksi pangan,” kata Pak Uu.

“Oleh karena itu harus ada keberpihakan perbankan pada pertanian,” pungkasnya.

Pengendalian dengan inovasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) Airlangga Hartarto menuturkan, TPID Award ini merupakan apresiasi pada daerah-daerah yang berhasil mengendalikan inflasi melalui inovasinya di tahun 2021.

Gubernur Ridwan Kamil Tandatangani Perubahan KUA dan PPAS Anggaran 2022

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Nota Kesepakatan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (14/09/22).

Menurut Gubernur, penyusunan perubahan KUA dan perubahan PPAS tahun anggaran 2022 berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Dalam Rapat Paripurna tersebut, Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — juga mengungkapkan bahwa pembelanjaan daerah akan difokuskan dengan pola yang akuntabel, proporsional, dan efektif.

“Efektif sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah serta kemampuan pendapatan daerah,” tutur Kang Emil.

Adapun kebijakan belanja daerah, meliputi pemenuhan belanja wajib, mengikat dan standar pelayanan minimal (SPM), pemulihan ekonomi daerah, peningkatan kualitas layanan kesehatan, peningkatan konektivitas, dan infrastruktur daerah, serta penanggulangan dampak kenaikan harga BBM.

“Pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Jawa Barat pada hakikatnya mempunyai tanggung jawab yang sama melalui fungsi dan kewenangannya masing-masing untuk mengawal pembangunan untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan tahun anggaran 2022,” tutupnya.

Masjid Al-Jabbar, Ridwan Kamil Targetkan Desember Bisa Dipakai Salat

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan Masjid Raya Al-Jabbar sudah bisa dipakai masyarakat untuk salat setidaknya Desember 2022.

“Insya Allah akhir Desember akan kita resmikan. Akhir Desember sudah bisa salat, sekarang udah 60 persen tinggal September, Oktober, November masih ada empat bulan lagi,” kata Ridwan Kamil usai mengecek progres pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar, di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (14/09/22).

“Sudah ditentukan tanggalnya, antara tanggal 29/30/31 Desember 2022. Berarti Insya Allah semuanya sedang dikebut agar bisa dipergunakan,” ujar Kang Emil.

Sementara itu, ia tak menampik ada beberapa bagian yang memang masih belum selesai dan akan menjadi prioritas utama di empat bulan mendatang. Bagian yang dimaksud plafon dalam bangunan masjid. Gubernur menekankan kepada pekerja pengerukan danau yang mengelilingi bagian luar masjid.

“Plafon dalam masih belum, lanskap juga sedang proses, saya perintahkan yang kering-kering diganti, yang paling luar biasanya adalah mengeruk danau karena kita ada peninggian,” jelasnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare