27.3 C
Pare-Pare
Minggu, November 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 352

Dewan Minta Pemerintah anggarkan Kembali Rastra Untuk Tahun 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Di temui saat menggelar Reses di tahun pertamanya menjabat sebagai Anggota Legislatif kota Parepare, Sappe yang merupakan Politisi PKS dari dapil Bacukiki barat Sabtu (02/11/24) mengungkapkan dirinya sudah meminta kepada pemerintah agar kiranya menganggarkan kembali Rastra untuk tahun 2025 meskipun di anggaran pokok 2024 itu rastra sudah tidak ada.

“Janji politik calon walikota 2024, maka kami meminta kepada pemerintah agar kiranya menganggarkan kembali rastra untuk tahun 2025. Meskipun di anggaran pokok 2024, itu rastra sebenarnya sudah tidak ada dalam batang tubuh anggaran pokok 2024, tapi bapak PJ Akbar Ali pada saat itu menganggarkan dalam anggaran perubahan 2024, yang tidak sempat kami bahas yang seharusnya kami bahas karena ada hajatan orang banyak di dalam, tetapi di waktu itu untuk membahas APBD perubahan tidak cukup, tidak sempat dibahas, memang dihilangkan di anggaran APBD pokok 2024 memang tida ada rastra.” Kata Sappe

Lanjut Anggota Komisi II DPRD kota Parepare ini, Akbar Ali sebagai PJ walikota langsung menganggarkan dalam anggaran perubahan, tapi sayang mereka tidak mempunyai kesempatan untuk membahas KUA PPAS, karena PJ walikota pada saat itu mendorong KUA PPAS pada tanggal 2 September di mana hari pelantikan Mereka sebagai anggota DPRD baru.

“Anggaran bocoran sesuai dengan flatporm Pemerintah kota Parepare 2025 itu sekitar 900 miliar lebih, sudah ada di dalamnya pakaian seragam gratis bagi siswa baru 2025 untuk tingkat SD SMP. Termasuk dengan rastra dan anggaran BPJS gratis untuk pemerintah daerah kota Parepare.” ungkap Sappe

Lanjut Sappe sedangkan untuk pembahasannya sudah sampai di tahap RKA masing-masing SKPD, ketuk palunya sebelum mereka akan cepat pembahasan ini karena memang ini di anggap sangat penting karena ini menyangkut persoalan orang banyak di kota Parepare.

KPU Parepare Siapkan Mekanisme Baru di Debat Kedua, Fokus pada Interaksi dan Tanya Jawab Antar Paslon

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare mengumumkan tema besar untuk debat publik kedua antar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota pada Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Tema yang diangkat adalah Strategi Kebijakan Pemerintah Terkait Ekonomi dan Pemerataan Kesejahteraan Sosial, tema ini disampaikan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Ahmad Perdana Putra, Ahad (03/11/24).

Ahmad menjelaskan bahwa koordinasi dengan Lembaga Operasional (LO) pasangan calon sangat penting. KPU Parepare meramu delapan tema berdasarkan masukan dari LO, menjadikan debat ini lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“ Debat kedua ini terdiri dari enam segmen dan kembali akan melibatkan tujuh panelis,” ungkap Ahmad.

Segmen pertama berupa pemaparan visi dan misi masing-masing pasangan calon. Segmen kedua dan ketiga menggunakan fishbowl, sementara segmen empat dan lima akan fokus pada sesi tanya jawab dan sanggahan.

“ Untuk segmen keempat, pasangan calon nomor urut tiga memiliki kesempatan pertama untuk bertanya kepada paslon lainnya, kemudian Menanggapi seluruh jawaban dari setiap Paslon dalam satu jawaban. Mekanisme ini telah disepakati setelah koordinasi dengan para LO dan masukan dari media serta berdasarkan tanggapan masyarakat,” tambah Ahmad.

Debat kedua ini dijadwalkan berlangsung di Islamic Centre Kota Parepare pada Jumat, 8 November 2024, pukul 20.00 WITA. Sehingga KPU juga mempertimbangkan jumlah massa yang akan hadir dalam ruangan debat.

Meskipun masih dalam tahap diskusi, ada beberapa masukan mengenai jumlah peserta yang diperbolehkan masuk, berkisar antara 50 hingga 70 orang, yang selanjutnya akan dibahas dalam rapat koordinasi dengan stakeholder termasuk pihak kepolisian.

“ KPU Parepare berharap dengan adanya perubahan mekanisme dan pertimbangan keamanan, debat ini dapat berjalan lancar dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat menjelang pemilihan,” tandas Ahmad.(*)

Lewat Reses Pertama, Masyarakat Ujung Apresiasi Perjuangan Dr. Kamaluddin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Legislator Gerindra Dapil Ujung yang juga Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir me gelar Reses atau temu konsituen di kediaman pribadinya di jl. Abu Bakar Lambogo Ahad (03/10/24).

Pada tim liputan jelajah kota radio mesra Dr. Kamaluddin Kadir mengatakan pada kegiatan tersebut dirinya menyempatkan waktu untuk menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di daerah pemilihan kecamatan ujung yang telah memberikan dukungan doa harapan kepada saya pada pelaksanaan pemilihan legislatif beberapa waktu yang lalu.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di daerah pemilihan kecamatan ujung, yang telah memberikan dukungan, doa, harapan, kepada saya, pada pelaksanaan pemilihan legislatif beberapa waktu yang lalu, sehingga saya kembali diberi amanah untuk kembali menjadi anggota DPRD pada periode kedua masa bakti 2024-2029.” Kata Dr. Kamaluddin

Legislator yang kembali di percaya untuk jadi salah satu anggota badan Anggaran ini lanjut mengungkapkan, Adapun poin-poin penting yang disampaikan oleh masyarakat daerah pemilihan kecamatan ujung pada pelaksanaan reses kali ini, yang pertama sebagian besar masyarakat di daerah pemilihan kecamatan ujung telah menyampaikan ucapan terima kasih kepada dirinya atas usulan warga beberapa warga yang telah disampaikan pada reses beberapa waktu yang lalu, telah terealisasi dengan baik, dan dapat dimanfaatkan. Serta pemberi manfaat kepada ekonomi keluarga nya,  seperti memberi bantuan yang sudah terealisasi, seperti pemberian bantuan pertukangan kayu, pertukangan batu, usaha perbengkelan, kemudian perbaikan beberapa ruas jalan setapak, drainase serta pengadaan lampu lorong.

“Jadi ucapan-ucapan masyarakat itu, di apresiasikan pada pelaksanaan reses kali ini kepada saya, dan masyarakat berharap agar supaya, saya dapat kembali mengawal usulan-usulan, dan saran dari seluruh masyarakat yang masuk pada pelaksanaan reses kali ini. Dan adapun poin-poin penting yang disampaikan oleh masyarakat kali ini, yang pertama, terkait dengan beberapa perbaikan sarana dan prasarana umum, seperti beberapa ruas jalan, beberapa jalan setapak, kemudian beberapa drainase, kemudian beberapa lorong untuk pengadaan lampu lorong.’ terang Dr. Kamaluddin.

Ketua Harian Partai Gerindra Kota Parepare ini lanjut menambahkan, kemudian yang kedua bantuan peralatan usaha seperti pengadaan bantuan usaha perbengkelan, usaha jual-jualan, usaha mesin jahit, usaha pertukangan batu, usaha pertukangan kayu, dan lain lain. kemudian selanjutnya masyarakat berharap agar supaya sebelum pemberian bantuan ini agar supaya masyarakat itu diberikan kursus sehingga apa yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan kursus itu dapat seiring dengan pemberian bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat tersebut.

“Dari usulan dan masukan masyarakat dan pada pelaksanaan usulan, saran dan masukkan dari masyarakat ini, selain bertanya langsung, kami juga menerima dalam berbentuk tertulis, sehingga kesemuanya dapat kami simpulkan dalam laporan pokok-pokok pikiran anggota DPRD, yang selanjutnya akan kami usulkan menjadi usulan yang ditetapkan paripurna oleh DPRD, untuk segera diusulkan kepada pemerintah daerah, untuk ditindaklanjuti. Mudah-mudahan apa yang kami usulkan, dari usulan-usulan dan saran serta aspirasi dari seluruh masyarakat, pada pelaksanaan reses saya kali ini semuanya dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah, dan dapat diberikan kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menerima manfaat dan dapat meningkatkan ekonomi rumah tangganya.” Harap Dr. Kamaluddin.

Reses Pertama Kali, Sappe Tekankan Persoalan Pendidikan Dan Kesehatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Legislator PKS dari dapil bacukiki Partai Keadilan Sejahtera Menggelar Reses pertama kalinya di kawasan patato Tonrangeng Bacukiki Barat Lumpue kota Parepare Sabtu (02/11/24). Di hadiri sekitar 550 undangan.

Saat di temui tim liputan jelajah kota radio mesra Wakil ketua Komisi 2 DPRD tersebut mengatakan pada reses pertamanya itu ada dua persoalan yang di sampaikan kepada masyarakat konsituennya terkait masalah pendidikan dan Kesehatan.

“Ada dua persoalan yang kami sampaikan. Pertama persoalan pendidikan, yang kedua persoalan kesehatan. Untuk persoalan pembangunan infrastruktur dan lainnya, saya serahkan kepada mereka hanya untuk mengusul, tapi tidak menggunakan anggaran pokir, Karna kami khususkan, untuk anggaran pokir, mereka bisa pakai, untuk pakai untuk beli alat-alat atau bahan-bahan yang mungkin bisa meningkatkan pendapatan ekonominya sendiri.” Kata Sappe.

Lanjut Anggota Banggar ini, reses ini bertujuan untuk menanggapi aspirasi masyarakat, keluh mereka yang selama ini menjadi hal yang mungkin buruk bagi mereka.

“Itulah yang menjadi tugas dan tanggung jawab kami untuk menerima aspirasi tentang itu. Alhamdulillah, Meskipun undangannya 550 untuk konstituen kami sudah bagi habis, namun tidak menutup kemungkinan kalau ada yang menelpon, bahwa kami dari kecamatan ini boleh bergabung silahkan, selama itu masyarakat kota Parepare itu menjadi tanggung jawab kami untuk menerima aspirasi mereka.”Jelas Sappe

 

KPPN Parepare Optimis Capai Target yang Dicanangkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Para Pejabat Administrator yang menjadi narasumber press release APBN Triwulan III tahun 2024 di KPPN Parepare seluruhnya optimis akan dapat mencapai target yang dicanangkan di awal tahun. Hal ini terungkap dalam diskusi panjang antara insan media dengan Kemenkeu Satu dalam press release APBN, Kamis (31/10/24) di KPPN Parepare.

KPPN Parepare menggelar Press Release APBN Triwulan III 2024 dengan menggandeng Kemenkeu Satu: Pajak, Bea Cukai dan KPKNL. Masing-masing pejabat administrator dari unit kemenkeu memaparkan progres kinerja Belanja negara dan penerimaan negara dalam tugas dan fungsinya. Belanja Negara merupakan core bisnis KPPN, sementara Penerimaan negara berupa pajak menjadi core bisnis KPP Pratama dan KPP Bea Cukai. Untuk Penerimaan Non Pajak (PNBP) menjadi core bisnis KPKNL.

Kepala KPPN Ferryal Resque mengatakan sementara pagu untuk transfer daerah sebesar 4,4 kalau di total yang kelola seajatappareng dalam nilai rupiah yang dikelola oleh 1,6 T

“Sementara pagu kita untuk transfer daerah sebesar 4,4 kalau di total yang kami kelola seajatappareng dalam nilai rupiah yang dikelola oleh kami 1,6 Trilyun. Realisasinya dari 1,078 kemudian transfer daerah 4,4 realisasinya 3,402. Kinerja kita Sampai anggaran penyerapan, belanja modal disini kami menyampaikan bahwa masih tercatat. masih terdapat gap Penyerapan dengan penyerahan kalau kita lihat disebelahnya belanja pegawai 8% masih kurang itu sekitar 70 miliar, kemudian belanja barang jumlahnya. Jadinya lumayan besar juga sekitar 17% dari total kalau nominalnya kurang 30,8 miliar. Sementara untuk belanja modal APBN itu masih kurang sekali.” Kata Ferryal.

Ferryal merilis kinerja APBN dengan menampilkan tabel data pagu dan realisasi untuk seluruh Kementerian/Lembaga. Jika dilihat dari tabel, realisasi terendah sebesar 33.68% pada Kementerian Dikbudristek, dari pagu sebesar 111.797.757.000 terealisasi sebesar 37.653.142.063.

Disamping belanja pemerintah pusat, Ferryal juga menyampaikan tentang Dana Transfer ke Daerah (TKD) dimana untuk wilayah Ajatappareng memiliki pagu sebanyak 4.497.091.710.000. Dari total pagu ini telah direalisasikan hingga 30 September 2024 sebesar 75.65% dengan total 3.402.215.788.944.

Press Release APBN Triwulan III 2024 Kemenkeu Satu Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – KPPN Parepare bersama Kemenkeu Satu menggelar Press Release APBN Triwulan III tahun 2024 di Aula KPPN Jalan Karaeng Burane Nomor 20 Parepare.

Press release APBN ini diselenggarakan secara rutin merupakan kegiatan standardisasi manajemen KPPN guna memberikan informasi kinerja APBN pada posisi terkini. Sebagaimana diketahui bahwa fungsi APBN antara lain menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala KPPN Parepare mengawali sambutannya dengan menyampaikan urgensi kegiatan dimana Menteri Keuangan mengamanatkan agar press release dimanfaatkan sebagai media publikasi tentang peran APBN di tengah-tengah masyarakat. Sehingga masyarakat dapat mendengar, mengetahui dan memberikan feedback atau masukan-masukan yang berguna bagi peningkatan ekonomi.

“Harapan ibu Menteri (yang sekarang masih Ibu Menteri lagi) agar kinerja APBN dapat dipublikasikan dan perannya di tengah masyarakat lebih terasa.” Kata Ferryal.

Dalam Press Release ini Kepala KPPN, Ferryal Resque menyampaikan tentang progres kinerja APBN Triwulan III tahun 2024 mulai dari belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah (TKD).

Beberapa hal yang di highlight antara lain tentang pagu anggaran terbesar dan realisasi nya pada Kementerian/Lembaga (K/L) lingkup Ajatappareng. Ditinjau dari Bagian Anggaran, disampaikan bahwa Kementerian Agama memiliki Pagu Anggaran tertinggi di lingkup KPPN, diikuti oleh KPU, Pertanahan, dan Dikbud Ristek.

Sementara itu, Realisasi terbesar belanja pemerintah pusat yakni sebesar 81,32% dilakukan Mahkamah Agung dengan nilai realisasi 36.431.110.793. Meskipun terbesar dari sisi persentase realisasi, namun secara nominal realisasi terbesar dilaksanakan oleh Kementerian agama dengan total realisasi 371.052.340.425 atau sebesar 77.51%.

Ferryal merilis kinerja APBN dengan menampilkan tabel data pagu dan realisasi untuk seluruh Kementerian/Lembaga. Jika dilihat dari tabel, realisasi terendah sebesar 33.68% pada Kementerian Dikbudristek, dari pagu sebesar 111.797.757.000 terealisasi sebesar 37.653.142.063.

Disamping belanja pemerintah pusat, Ferryal juga menyampaikan tentang Dana Transfer ke Daerah (TKD) dimana untuk wilayah Ajatappareng memiliki pagu sebanyak 4.497.091.710.000. Dari total pagu ini telah direalisasikan hingga 30 September 2024 sebesar 75.65% dengan total 3.402.215.788.944.

TKD disalurkan KPPN kepada Pemda Parepare, Pinrang, Barru, Sidrap dan Enrekang terdiri dari Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus (Fisik dan Non Fisik), Dana Desa dan Dana Insentif Fiskal. Hingga Triwulan III ini, dana terbesar disalurkan ke Pemda dalam bentuk DAU sebesar 2.970.944.713.000 atau sebanyak 82.29%.

Namun untuk realisasi terbesar yakni Dana Desa yakni 89.32%, dan ada beberapa desa di wilayah Ajatappareng telah mencapai 100%. Hal ini menunjukan adanya sinergitas yang baik antara KPPN, Pemda setempat yang terdiri dari BPKAD, SKPD dan aparat desa. (*)

Tq Bagi Cerita Sukses Di Forum Dialog Forkal IMM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Forum Keluarga Alunni ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FORKAL IMM) Kota Parepare, menggelar dialog publik terkait bedah visi misi pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, yabg digelar di Hotel Bukit Kenari Kota Parepare, Kamis (31/10/24).

Dalam dialog bedah visi misi Paslon, yang diikuti oleh para Akademisi, Mahasiswa serta sejumlah Ormas, dihadiri langsung Pasangan Calon Wakil Wali Kota Parepare nomor urut 1, Taqyuddin Djabbar.

Dalam pemaparannya Tq mengungkapkan Ketika diri menjadi salesman mobil dirinya bertekad 3 tahun di Haji Kalla harus menjadi pengusaha mobil.

“Dan saya beli 280 unit mobil. 3 tahun, uang saya tidak banyak, tapi trust, kepercayaan, begitulah visi membangun daerah, tidak bisa kita menghitung uang di kantong tapi berapa konvensi kepercayaan orang terhadap kita maka yang paling utama membangun daerah bukan jumlah APBD. Saya dengan ANH sudah punya kesepakatan, bangun lapangan kita tidak gunakan APBD tetapi menggunakan jaringan.” KataTaqyuddin Djabbar .

Lanjut Taqyuddin Djabbar, bangun usaha mikro kecil di membangun melalui jaringan tidak ada menggunakan uang APBD.

“Saya juga Ketua PMI Parepare kita tidak gunakan APBD, APBD 10 tahun, kita bisa memberikan 3000 kacamatan. disetiap liburan, kita sunnat mereka, kita operasi katarak, kita berikan bantuan mobil bus, dan segala macam yang paling penting visi optimisme dan membangun kepercayaan.” Ungkap Tq.

 

KPPN Parepare bersama Kemenkeu Satu menggelar Press Release APBN Triwulan III tahun 2024

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – KPP Pratama bersama Kemenkeu Satu menggelar Press Release APBN Triwulan III tahun 2024 di Aula KPPN Jalan Karaeng Burane Nomor 20 Parepare. Kamis (31/10/24)

Press release APBN ini diselenggarakan secara rutin merupakan kegiatan standardisasi manajemen KPPN guna memberikan informasi kinerja APBN pada posisi terkini. Sebagaimana diketahui bahwa fungsi APBN antara lain menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kepala KPP Pratama Helmy Afrul, mengingatkan bahwa APBD parepare itu masih dominan kontribusi nya dari belanja pemerintah

“Saya mengingatkan bahwa APBD parepare itu masih dominan kontribusi nya dari belanja pemerintah yaitu sebesar 56%. tahun 2023, Saya secara pribadi berharap, tahun ini kontribusi dari belanja pemerintah itu tidak turun. Tapi sektor swastanya harap kita naik. Alhamdulillah naik, apa yang disampaikan bahwa di tahun 2024 ini kita ditarget 565 milyar. Kalau dibanding nasional angka ini tidak ada artinya, karena di nasional itu kita dibatas 1989 triliun. Kita juga ingin menyampaikan bahwa masyarakat melalui media yang ada, mari kita sama-sama berpartisipasi proses ini kita kawal. Alhamdulillah KPP Pratama parepare Tahun kemarin kita mendapatkan 503 miliar 102% dari yang kita realisasi. Tahun kemarin 500 miliar itu kita diuntungkan kurang lebih 12%. 595 miliar sampai 30 September mencapai 63.17%.” Kata Ferryal

Pada kegiatan tersebut, selain di hadiri Kepala KPPN Ferryal Resque hadir juga, Kepala KPP Pratama Helmy Afrul, Kepala KPBC diwakili oleh syamsul Bahri (kepala seksi Kepabeanan dan Cukai) Serta Kepala KPKNL diwakili oleh azhar hamka (kepala seksi Hukum dan Informasi)

Dewan Keberatan Disdukcapil Umumkan Kesiapan.Perekaman KTP El Jelang Pilkada

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD kota Parepare Dapil Soreang yang juga ketua DPC PKB kota Parepare Andi Muhammad Fudail pada tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (01/11/24) mengungkapkan Keberatan dengan langkah yang dilakukan oleh Disdukcapil dengan pengumuman kesiapan dalam perekaman KTP untuk pemenuhan kebutuhan pilkada. Langkah tersebut bisa menimbulkan kecurigaan dan bernuansa ada itikad yang terselubung.

“Setelah kami membaca, pengumuman yang disampaikan oleh dinas catatan sipil, karena waktu yang disampaikan itu sampai tanggal 24 pendaftaran dan pencetakan kartu. Sedangkan pilkada tanggal 27. pengumuman ini sangat tendensius, karena melihat pendataan ini ada apa dengan dengan jadwal yang sangat mepet.” Kata Andi Fudail.

Lanjut Fudail, dirinya berharap untuk itu jangan sampai ini membuat masyarakat ribut, dirinya menilai cukuplah issu yang kemarin ada yang mengatakan suket untuk mereka sampaikan kepada untuk menghentikan pengumuman ini.

“Biarlah apa adanya, biarlah masyarakat menikmati, memasuki masa-masa hari-hari terakhir menjelang Pilkada. Pengumuman ini dikhawatirkan akan memicu keresahan masyarakat. Sekali lagi saya berharap kepada disdukcapil menghentikan. Jangan melakukan langkah-langkah yang bisa membuat masyarakat Parepare saling mencurigai, mengeluarkan kata-kata yang bisa mengarah kesalah satu kandidat dan ini tidak bagus. Dan ini bisa memicu kondisi yang sangat kondusif di Parepare bisa menjadi ribut. Jadi sekali lagi pengumuman ini jangan dilanjutkan lagi dan ini jangan diekspos karena ini sudah menciderai menjelang Pilkada.” Harap Andi Fudail

Anggota DPRD Masa Bakti 2024-2029 Gelar Reses Pertama

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM.- Anggota Badan Anggaran DPRD kota Parepare yang juga politisi partai Gerindra Dr. Kamaluddin Kadir lewat program Obras Jumat (01/11/24) mengatakan berdasarkan jadwal yang telah di susun badan musyawarah DPRD kota Parepare selain membahas Anggaran lewat KUA PPAS anggota DPRD kota Parepare juga melakukan reses pertama untuk anggota DPRD periode masa bakti 2024+2029.

“Jadwal yang sudah ditetapkan oleh bamus, hampir minggu ini kita bahas anggaran. Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan badan musyawarah DPRD kota Parepare, mulai Sabtu besok, Minggu, dan Senin, kita ada reses untuk kembali ke konsituen masing-masing untuk turun mendengarkan. Ini reses pertama setelah dilantik anggota DPRD. Hari Sabtu besok, Minggu, Senin. Selasa lanjut banggar sampai kita membahas kembali, setelah Bamus itu kita rapat kembali melalui Bamus untuk kegiatan selanjutnya.” Kata Dr. Kamaluddin

Reses adalah istilah yang merujuk pada kegiatan anggota legislatif diluar waktu sidang untuk berinteraksi langsung dengan konstituennya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare