31.6 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 264

KP Asmaul Husna Sembelih 5 Sapi Qurban

0

AREPARE, RADIOMESRA. COM – Kelompok pengajian (KP) Asmaul Husna kembali menunjukkan kepeduliannya kepada sesama dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang telah menjadi tradisi tahunan.

Tahun ini, Kelompok Pengajian Asmaul Husna berhasil mengkumpulkan 5 ekor sapi untuk dikorbankan. Menurut salah seorang anggota KP Asmaul Husna Hj. HAsni korban kali ini merupakan hasil partisipasi aktif dari seluruh anggota kelompok pengajian.

“‘Kita kurban 5 ekor sapi,” kata Hj. Hasni

Daging hasil qurban akan distribusikan secara merata kepada masyarakat di wilayah bacukiki, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga sekitar. Hj. Hasni berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Asmaul Husna, dapat terus berlanjut di masa yang akan datang.

“Dan hasilnya nanti kita bagikan di daerah Bacukiki dan sekitarnya. Ini dilakukan setiap tahun, harapannya semoga lebih baik kedepannya.” Harap Hj. Hasni

Pesantren Al Ikhlas Siapkan Bantuan Finansial Bagi Santri Kurang Mampu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Selain menyiapkan sarana dan prasarana serta kurikulum yang bagus untuk para santri, pesantren Al ikhlas Ujung Lare juga memberikan fasilitas untuk santri yang berprestasi yang tidak mampu. Hal tersebut ditegaskan pembina Permana center yang juga pengasuh pondok pesantren Al ikhlas Ujung Lare Awaluddin pada Ruang Bincang Pendidikan beberapa waktu lalu.

“Satu lagi, saya tambahkan, kami juga berikan fasilitas untuk santri yang berprestasi yang tidak mampu, karena di sini ada uang pangkal, atau uang masuk bagi yang tidak mampu, ada kami dari lembaga sosial Permana center menyediakan subsidi. Nantinya subsidi ini nanti kita berikan kepada santri santri yang kurang mampu, ini fasilitas yang bersifat finansial.” Kata Awaludfin.

Lanjut Pria yang Akrab di sapa awal ini, program tersebut di namakan Program Obras atau orang Tua Santri di mana dana otas dari donatur yang terkumpul dari pengurusnya diserahkan ke bendahara pasantren.

“Kita beri nama programnya otas, ada Orang Tua Angkat Santri. Ini program dari Permana center, yang bermitra dengan ini yayasan Al ikhlas. pesantren nantinya dana otas dari donatur yang terkumpul dari pengurusnya, diserahkan ke bendahara pasantren. Oni fasilitas finansial untuk santri yang kurang mampu. Jadi Kadang kami dapat ada santri yang menghafal malam, mau ikut pasantren, tapi terbentur dengan finansial, maka kita ada program dari lembaga sosial Permana center yang bermitra dengan yayasan pesantren menyediakan.” Ungkap Awal

Legislator Gelora Minta Pemerintah Terbitkan SK Dan Gaji Tenaga P3K

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Komisi I DPRD kota Parepare yang juga Legislator dari dapil bacukiki Asy’ari Abdullah meminta pemerintah untuk segera mencairkan anggaran bagi tenaga P3K yang sudah di nyatakan Lulus. Hal tersebut di sampaikan Ari Di sela paripurna dewan yang di gelar baru baru ini.

“Yang saya ingin pertegas di sini, terkait beberapa keluhan tenaga P3K yang sudah dinyatakan lulus. Karena melihat, dari curhatan semua teman-teman P3K ini, beberapa daerah yang sudah terima SK, sudah diusulkan, sedangkan kota Parepare ini, seingat saya anggaran untuk gaji P3K ini sudah dianggarkan mulai bulan Juli 2025.” kata Ari.

Lanjut Ari, Dirinya berharap tenaga P3K ini sudah bisa dimanfaatkan atau digunakan untuk para tenaga P3K jangan tunggu harus bulan Oktober.

“Sekiranya ini bisa dimanfaatkan, digunakan untuk para tenaga P3K kita, jangan tunggu harus bulan Oktober. Saya lihat ini beberapa daerah sudah. Bahkan Kutai Timur sudah menyerahkan masih bulan April menyerahkan SK P3Knya, dan gajinya sudah berjalan. sekiranya kota Parepare pak wakil, bisa diakomodir segera. Semoga P3K ini bisa terima gaji di bulan Juli. Kalau misalnya bulan Juli tidak bisa terima, tapi minimal sk-nya sudah diterima di bulan Juli. bnt nya tanggal 1 Juli supaya di bulan Agustus sudah bisa di rapel mungkin itu saja.” Harap Ary.

Bappeda Parepare Hadiri Pembukaan Pendaftaran InTechSEA 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Zulkarnaen Nasrun mewakili Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menghadiri Pembukaan Pendaftaran Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025, melalui zoom meeting atau secara virtual, Selasa, (11/06/25). Zulkarnaen didampingi Kepala Bidang Litbang Bappeda Andi Pangurisan Walinono dan jajaran terkait mengikuti kegiatan dari ruang rapat Bappeda Parepare.

Universitas Hasanuddin menyelenggarakan InTechSEA 2025 sebagai ajang apresiasi dan diseminasi inovasi berdampak dalam bidang sosial dan lingkungan. Kegiatan ini juga untuk mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya:

• Cita ke-2: Penguatan kemandirian nasional melalui ekonomi hijau dan biru,
• Cita ke-4: Pembangunan SDM dan sains teknologi berbasis masyarakat inklusif,
• Cita ke-6: Pemerataan pembangunan dari bawah dan pengentasan kemiskinan, dan
• Cita ke-8: Harmonisasi manusia, lingkungan, dan budaya

Pesantren Al Ikhlas Ujung Lare Siapkan Fasilitas Modern

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Ruang Bincang Pendidikan yang di gelar radio mesra dan Yayasan Al ikhlas ujung lare kota Parepare, pengurus pesantren Al ikhlas kota Parepare Awaluddin Jalil mengatakan, pihak pengurus menyediakan fasilitas bangunan yang sangat mewah dan modern, dimana fasilitas untuk santri yang akan mondok di pesantren Al ikhlas Ujung Lare.

“Kita disini, ada berapa yang kenyamanan yang diberikan untuk santri, tempat tidur yang kita berikan, lemari dan fasilitas lainnya. Khusus menyangkut kurikulum, itu kami selaku pengurus disini menyediakan laboratorium komputer. Nantinya disini nanti anak-anak mengenal komputer, mungkin dibina oleh saudara pak Rizal. Ada laboratorium bahasa yang mungkin nanti beda dengan pesantren lain. Ada bahasa Inggris, bahasa Arab.” Kata Awaluddin.

Lanjut Awal, pengurus akan bermitra dengan Waterboom, nantinya di sini para santri akan dibekali belajar renang, untuk menjadi perenang yang lebih tangguh lagi.

“Jadi kami nanti ada ditugaskan mungkin begitu, guru olahraganya, yang akan mendampingi nanti anak-anak kita renang. Walaupun kita sebenarnya di pesantren kita ada, tapi di lingkungan kita ini ada waterboom yang jaraknya cuma 100 meter dari lokasi. Maka kami sebagai pengurus berniat bermitra, bekerja sama nantinya, dengan Waterboom dalam melatih anak anak kita ini dalam berenang. Karena renang ini adalah Sunnah dari Rasulullah, ajarilah anakmu berkuda, memanah, dan berenang. jadi kenapa kami memilih renang karena ini adalah bagian daripada sunnah nabi.” Ungkap Awal

Tambah Awal, Selain renang, pesantren juga membekali para santri dengan olahraga futsal, meski dari segi  lokasi memang tidak punya lokasi futsal yang khusus, tapi lagi-lagi bahwa niat mereka selaku pengurus akan bermitra nantinya.

“Kami sudah siapkan beberapa Armada, yang di wakafkan oleh para donatur, yang akan mengantar anak-anak kita nanti futsal, mungkin kita bermitra dengan mini soccer ini sementara masa pengurusan lobi-lobi dengan mini soccer. Ada berapa atau ada beberapa soccer yang lebih dekat dari lokasi pesantren kita.” Ungkap Awal

Parkir Di Masjid Tidak Ada Tarif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala UPTD parkir dinas perhubungan kota Parepare Aryun Handayana lewat program ngopi berjamaah belum lama ini menegaskan, untuk masyarakat yang singgah untuk beribadah sebenarnya untuk tarif parkir tidak ada, apalagi hanya singgah sebentar. Hal tersebut di sampaikan Aryun menjawab keinginan pengurus masjid raya terkait ada jukir yang mengatur arus lalu lintas didepan masjid raya kota parepare.

“Tempat ibadah kami free parkir, bebas parkiran, seperti di masjid raya, dan masjid terapung. Cuma di masjid terapung ini, terkadang dilema juru parkir di masjid terapung, karena dia bersebelahan dengan wahana.” Kata Aryun.

Lanjut Aryun, terkait parkir masjid terapung, terkadang pengguna jasa parkir menggunakan pelataran masjid walaupun sebenarnya area bermain ada parkiran sendiri.

“Kadang orang pengguna jasa parkir di pelataran masjid, padahal sudah ada disiapkan. Tapi alhamdulillah, juru parkir Kami tetap melakukan pelayanan, utamanya untuk orang yang ingin shalat, Kami tetap melakukan pelayanan. Tergantung dari kita, mau kasih, kalau tidak, kalau juru parkir yang minta serasa sudah tidak ada.” Ungkap Aryun

Parepare Kembali Raih WTP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Indonesia ketika mengaudit laporan keuangan instansi pemerintah tahun 2025. Hal tersebut di sampaikan oleh wakil walikota Parepare H. Hermanto saat membacakan sambutan pada pelaksanaan sholat Ied yang di selenggarakan pemerintah kota Parepare pada Jumat (06/06/25).

“Pemerintah kota Parepare dua hari yang lalu menerima opini atas laporan keuangan pemerintah daerah, dengan wajar tanpa pengecualian. Dari badan pemeriksa keuangan provinsi Sulawesi Selatan. Opini WTP, dapat memberikan kepercayaan kepada pemangku kepentingan, seperti investor, kreditor, dan pemangku kepentingan lainnya, bahwa laporan keuangan dapat diandalkan dan digunakan untuk pengambilan keputusan.” Kata Hermanto.

Predikat tertinggi dalam audit keuangan pemerintah ini diserahkan langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan kepada Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dalam acara resmi penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Penyerahan ini, juga dihadiri Wakil Wali Kota Hermanto, Sekretaris Daerah, Muh. Husni Syam, Ketua DPRD Kaharuddin Kadir di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Rabu, (04/06/25).

Wakili Walikota, Wawali Serahkan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, menegaskan bahwa Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 merupakan dokumen strategis yang menentukan arah pembangunan Kota Parepare dalam lima tahun ke depan.

Hal itu disampaikan H. Hermanto saat mewakili Wali Kota Parepare Tasming Hamid dalam Rapat Paripurna Penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang RPJMD 2025–2029 di Ruang Paripurna DPRD Kota Parepare, Selasa (10/06/25). “Penyerahan dokumen ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah awal dari proses penyusunan arah pembangunan Kota Parepare yang lebih terarah, terukur, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.” ujar Hermanto.

Hermanto mengatakan, RPJMD 2025–2029 disusun berdasarkan visi dan misi kepala daerah terpilih serta mengakomodasi berbagai aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat. “Dokumen ini memuat komitmen politik, sosial, dan pembangunan yang selaras dengan tantangan dan peluang daerah ke depan. Karena itu, penyusunannya dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” jelasnya.

Hermanto juga berharap pembahasan Ranperda RPJMD bersama DPRD berjalan dinamis dan konstruktif sehingga menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan mampu menjadi pedoman dalam mewujudkan Parepare yang terbaik, sejahtera dan maju.(*)

571 ASN PPPK Kemenag dari 5 Kabupaten/Kota se-Ajatappareng SK

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sebanyak 571 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) dari 5 Kabupaten/Kota se-Ajatappareng yang meliputi Barru, Enrekang, Parepare, Pinrang, dan Sidrap menerima Surat Keputusan (SK) di Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Beberapa waktu lalu. Raut wajah bahagia bercampur haru menggambarkan suasana auditorium selama prosesi penerimaan SK yang secara simbolis diserahkan oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid.

Tidak hanya PPPK yang menerima SK, namun kebahagiaan juga dirasakan seluruh keluarga, kerabat, rekan-rekan yang menghadiri Penyerahan SK yang dirangkaikan dengan Pembinaan kepada ASN yang telah dilantik oleh Menteri Agama secara daring pada 26 Mei 2025 tersebut. Kakanwil menyebut kedatangannya untuk menyerahkan SK adalah untuk menyaksikan wajah bahagia para PPPK yang telah lama menantikan momen ini.

Lebih lanjut ia menyampaikan harapannya, agar status ASN yang telah disandang dapat meningkatkan semangat dan kinerja dalam menjalankan tugas masing-masing. Kakanwil juga menyampaikan agar para PPPK ini mendukung seluruh program prioritas Kementerian Agama khususnya Asta Aksi Kemenag Sulsel.

Dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara, Mantan Kakan Kemenag Kab. Bulukumba ini mengatakan, bahwa ASN harus bisa menguasai teknologi agar lebih cepat dan mudah dalam melayani masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan agar dalam melayani, dahulukan etika, adab dan tata krama.

“Layani masyarakat dengan hati, layani Masyarakat dengan keikhlasan, dan layani masyarakat dengan ketulusan. Tapi saya bilang, setulus apapun Anda bekerja, seikhlas apapun anda bekerja, kamu tidak pernah terlepas perasangka buruk orang lain, dari kalau baik, silahkan kerja, biar orang bully, nanti berhenti sendiri. Dahulukan etika, dahulukan adab, dahulukan tata krama,”ujar Ali Yafid.

Selain Kakanwil, acara Pembinaan dan Penyerahan SK PPPK ini dihadiri Rektor IAIN Parepare, Pejabat lingkup Kanwil Kemenag Sulsel dan Kemenag Parepare, dan 5 Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota yakni Parepare, Pinrang, Enrekang, Sidrap dan Barru beserta para DWP. Hadir pula Pengelola Kepegawaian Kemenag Kab/Kota se-Ajatappareng.

Adapun rincian jumlah PPPK yang menerima SK sesuai daerah masing-masing yakni Parepare sebanyak 68 orang, Pinrang 156, Enrekang 147, Sidrap 134 dan Barru 66 orang.(*)

Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Kondisi Harga Kebutuhan Pokok

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H Kemarin, Wali Kota Parepare Tasming Hamid bersama Wakil Wali Kota Hermanto turun langsung memantau kondisi harga kebutuhan pokok di Pasar Semi Modern Lakessi, Rabu (04/06/25). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare. Wali Kota Tasming Hamid menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah kota dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok jelang hari besar keagamaan.

“Kita bersama forkopimda, mengecek harga di pasar, dan kita lihat bahwa, memang pada prinsipnya harga masih standarlah, tidak terlalu tinggi, biasanya seperti cabe biasanya harga 80.000 tadi ada 40.000, 45 dan 50. Begitu juga dengan daging, ternyata di kesepakatan pemotongan itu harganya 130. Makanya ada selebaran ditempel di penjual-jual, ternyata itu menjadi kesepakatan. Walaupun itu tadi kita mendengar bahwa ini bukan kesepakatan umum tapi nanti itu kita kroscek.” Kata Tasming.

Tasming juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Perdagangan terus berupaya menekan potensi inflasi dengan berbagai program strategis, seperti pasar murah dan Pasar Tani. Kegiatan ini rutin digelar sebagai langkah konkret pemerintah untuk memberikan solusi langsung kepada masyarakat. Kegiatan pemantauan ini mendapat respons positif dari pedagang dan pengunjung pasar. Mereka berharap upaya pemerintah ini terus dilakukan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Sementara Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto mengatakan bahwa langkah cepat dan responsif dari Pemerintah Kota Parepare ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal, sekaligus menjamin kenyamanan dan kesejahteraan warga menjelang perayaan Idul Adha.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare