26.3 C
Pare-Pare
Senin, November 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 179

Wali Kota dan Forkopimda Parepare Tinjau Pelabuhan Nusantara 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM. – Dalam rangka memastikan kelancaran serta keselamatan arus mudik, Wali Kota Parepare dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Parepare melakukan peninjauan langsung arus mudik di Pelabuhan Nusantara Parepare, Selasa, (23/12/25).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang menggunakan transportasi laut. Peninjauan dilakukan dengan melihat langsung kesiapan fasilitas pelabuhan, pengaturan arus penumpang, serta penerapan standar keselamatan pelayaran.

Selain melakukan pemantauan, dalam mendukung kelancaran arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Walikota turut melihat melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pemudik. Layanan ini meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi fisik, serta pemberian imbauan kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan, sebagai upaya pencegahan kelelahan dan gangguan kesehatan selama mudik.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menyampaikan bahwa keselamatan pemudik menjadi prioritas utama Pemerintah Kota selama periode arus mudik.

“Kami lihat Alhamdulillah berjalan lancar, sesuai dari KSOP, Pelni, menjelaskan secara detail ruangan, berjalan lancar walaupun ada peningkatan penumpang tetapi paling menarik karena tahun ini berbeda karena sudah ada X-Ray sehingga kedatangan kalo kemarin baru pemberangkatan sudah ada X Ray.” ujar Wali Kota Parepare.

Sementara itu, Kepala KSOP Parepare Saiful Horry telah mendirikan posko sejak tanggal 18 Desember lalu hingga 05 Januari 2026 dan mengungkapkan puncaknya pada Selasa dan Rabu kemarin sekitar 10.000 Penumpang.

“Dari awal antisipasinya, kalau kita lihat kita mulai posko itu tanggal 18 sampai nanti tanggal 5 Januari. Memang puncaknya hari kemarin dan hari ini total kurang lebih kapal 15, kira-kira sudah 10 ribuan penumpang, ada peningkatan meskipun tidak banyak ada sedikit peningkatan.” Kata Saiful

Forkopimda Kota Parepare turut memastikan kesiapan personel pengamanan, layanan kesehatan, serta pengawasan di kawasan pelabuhan guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan potensi gangguan selama masa mudik.

Dengan adanya peninjauan langsung serta pelaksanaan kegiatan MUKL, diharapkan arus mudik di Pelabuhan Nusantara Parepare dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi seluruh pemudik.[]

Triwulan IV Pembangunan Parepare, Kinerja Fisik Capai 89,70 Persen dan Realisasi Belanja 75,35 Persen

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Kota Parepare Triwulan IV Tahun 2025.

Rapat yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (24/12/25) itu dipimpin langsung Wali Kota Tasming Hamid, didampingi Inspektur Daerah Iwan Asaad yang mengarahkan jalannya rapat, serta Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun selaku pelaksana kegiatan.

Dalam Monev yang meneropong dan mengevaluasi kegiatan pembangunan hingga akhir tahun ini terungkap jika realisasi pelaksanaan kegiatan pembangunan sampai pada triwulan IV memotret capaian kinerja fisik berada di angka 89,70 persen. Capaian ini lebih tinggi dibanding periode sama tahun lalu yang hanya berada di angka 88,82 persen.

Sementara realisasi belanja atau serapan anggaran hingga triwulan IV tahun ini berada di angka Rp743 miliar lebih atau sama dengan 75,35 persen. Belanja daerah tahun ini membiayai 158 program, 468 kegiatan dan 1.553 sub kegiatan yang tersebar di 34 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Parepare. Dibanding periode sama pada 2024 capaian kinerja keuangan berada di angka 77,61 persen.

Wali Kota Tasming Hamid di hadapan para peserta Monev menekankan capaian realisasi kegiatan fisik dan serapan keuangan pada Monev Triwulan IV menjadi bahan koreksi untuk dievaluasi. Evaluasi terutama bagi OPD dengan kinerja dan serapan anggaran rendah.

Yayasan PIN Salurkan Donasi Bencana 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Setelah membuka posko kemanusiaan untuk bencana Sumatra dan Aceh, relawan pemuda inspirasi negeri (PIN) berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir bandang dan longsor di kampung balingkarang dan desa kesehatan Aceh. Pada Senin21/12/25).

Ketua PIN Parepare Sudi pada tim liputan jelajah kota radio mesra Selasa (22/12/25) mengatakan, bantuan tersebut berupa puluhan tikar, paket sembako, susu, snack untuk anak-anak, pakaian dalam wanita dan pria, pembalut, popok, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. penyaluran bantuan dilakukan di tengah kondisi Medan yang sangat sulit akibat terdampak bencana yang melanda wilayah Sumatera.

“Para relawan harus menempuh perjalanan berat, dan menggunakan motor trail, serta menyeberangi sungai menggunakan sampan rakitan, untuk menjangkau daerah-daerah terisolir yang tidak dapat diakses oleh kendaraan roda empat. Wilayah tersebut sebelumnya dilaporkan nyaris tidak tersentuh bantuan, sehingga harapan warga sempat meredup. Kehadiran relawan pemuda inspirasi negeri membawa harapan Baru bagi masyarakat yang terdampak, sekaligus menegaskan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini.” Kata Sudi

Ketua Yayasan Pemuda Inspirasi Negeri menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak yang telah berkontribusi. Dirinya pun mamastikan donasi dan bantuan tersebut salurkan sebaik-baiknya kepada korban yang membutuhkan.

“Yayasan pemuda inspirasi negeri berkomitmen untuk terus hadir, dan bergerak dalam aksi-aksi kemanusiaan, khususnya aksi-aksi kemanusiaan khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan di saat paling sulit, dukungan dan partisipasi masyarakat luas sangat dibutuhkan, agar bantuan dapat terus disalurkan secara berkelanjutan. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi bisa melalui WhatsApp admin 0821 1777 4491.” Jelas Sudi

Flu, Pilek, Batuk, Demam berdarah, serta Tipus Penyakit Yang Jadi Langganan Pancaroba, Dinkes Harap Warga Tetap Menjaga Pola Hidup Sehat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kabid Pelayanan, Promkes dan Sumber Daya Kesehatan Dr. H. Kasman Makkasau, ST.M.Kes sebagai salah satu narasumber pada program rutin Ngopi berjamaah Jumat (20/12/25) mengatakan ada beberapa penyakit yang kerap hadir musim hujan seperti Flu, Pilek, Batuk, Demam berdarah, serta Tipus.

“Orang flu dan batuk, kemudian terik panas matahari virusnya bisa mati, dan tidak bertahan lama di udara. Tapi kalau suasana seperti ini, virus yang ada itu bisa bertahan lama, sehingga bisa menjangkiti banyak orang. Kemudian demam berdarah, tinggi Karena pada saat musim hujan ini tentunya banyak genangan air di rumah. Demam berdarah ini sifatnya genangan air jernih, tinggal di pot-pot bunga, di barang-barang bekas, ban, dan sebagainya. Disitulah nyamuk berkembang biak, kemudian ada penyakit tipes dan sebagainya.” Kata Dr. H. Kasman.

Untuk menghindari penyakit tersebut menulari masyarakat, tipsnya menurut H. Kasman diantaranya tipsnya adalah tetap masyarakat harus aktivitas olahraga, menjaga daya imun, karena setiap hari itu virus banyak tapi kalau imun kuat, bisa menangkal penyakit di dalam tubuh.

“Allah menitipkan imun yang bisa menangkal virus penyakit, makanya ada namanya vaksinasi, vaksinasi itu adalah memasukkan virus yang sudah dilemahkan, supaya imun tubuh kita ini mengenal musuhnya, sehingga yang kedua adalah perkembang biakan nyamuk juga tinggi, jadi kita juga harus antisipasi, misalnya tidur memakai kelambu, keluar memakai lotion untuk anti nyamuk, dan konsumsi makanan dan minuman yang higienis tentunya di musim hujan, hindari makanan minuman dingin berlebihan memperbanyak vitamin.” Ungka H. Kasman

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 dengan menggelar Gerak Jalan Kerukunan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 dengan menggelar Gerak Jalan Kerukunan yang penuh semangat toleransi. Acara ini berlangsung di Lapangan Andi Makkasau pada Selasa (23/12/25), mengajak warga dari berbagai kalangan untuk mempererat silaturahmi.

Walikota Parepare, H. Tasming Hamid, hadir untuk memberikan dukungan penuh. Ia menekankan pentingnya kerukunan sebagai kunci kemajuan kota, sejalan dengan visi pembangunan yang inklusif.

“Atas nama pemerintah kota mengucapkan terima kasih dengan apresiasi tingginya, karena Kemenag kota Parepare betul-betul menempatkan diri sesuai dengan aturan yang berlaku. Ini menjadi penting, kita refleksi di bahwa beberapa bulan yang lalu, Parepare ini dikatakan kota intoleran, walaupun masyarakat kota Parepare tidak merasakan seperti itu.” Kata Tasming

H. Tasming Hamid juga menceritakan semasa SD tinggal di Takkalao Kota Parepare yang kebanyakan ummat Nasrani bermukim di wilayah tersebut

“Saya ini sebagai informasi, saya waktu SD tinggal di takolao, Takkalao ini adalah kebanyakan umat Nasrani di situ. dan saya juga waktu SMP tidak lagi panyanya, rumah saya samping gereja, langsung, saya tidak mendengar pendapati orang berkelahi karena persoalan agama di parepare, sehingga waktu itu di cap intoleran, saya juga heran oleh karena itu tidak apa-apa orang mau apa-apa, yang penting masyarakat tidak merasakan apa yang mereka tentu itu semua tidak lepas dari kerja-kerja dari kementerian agama kota Parepare, oleh karena itu sekali lagi atas nama pemerintah mengucapkan apresiasi tinggi-tingginya kepada kemenag termasuk juga sinergitas antara pemerintah. kemenag ini tidak bisa dipisahkan, dan kita berharap kedepan jauh lebih maksimalkan. Oleh karena itu sekali lagi selamat pagi dan ke-80 semoga kementerian agama khususnya kota Parepare selalu memberikan edukasi positif kepada masyarakat kota Parepare.” Harap Tasming

Turut hadir menambah kemeriahan kegiatan, Kakan Kemenag Kab. Sidenreng Rappang, H. Fitriadi, Kakan Kemenag Kab. Pinrang, H. Muhammad Idris, serta Forkopimda Kota Parepare. Juga dimeriahkan dengan pertunjukan Barongsai Vihara dari Konghucu.

Secara keseluruhan, Gerak Jalan Kerukunan HAB ke-80 ini sukses membangun semangat positif, mengingatkan semua pihak bahwa keragaman justru menjadi kekuatan utama bagi kemajuan bersama.

Baseline Periode Pertama Jabatan RT/RW 2019

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir mengatakan, dalam perwali disebutkan untuk periodisasi RT/RW berhitung pada ketentuan perwali nomor 40 2019 sebagai baseline. Hal tersebut di sampaikan saat di temui media pada kegiatan Peringatan Milad PD Muhammadiyah Sabtu (20/12/25).

“Di sebutkan di perwali itu, bahwa untuk periodisasi, kita berhitung, kita ambil perwali nomor 40 2019 sebagai baseline. Jadi dihitung mulai periode pertama walaupun sebelumnya pernah menjabat sebagai ketua RT atau RW, tapi perwali nomor 40 tahun 2019 itu kita jadikan baseline sebagai pedoman pertama, bagi mereka sebagai perediosasi pertama.” Kata Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Lanjut Dr. H. Kamaluddin, Dan kalau maju sekarang ini dianggap periode kedua, karena dihitung sebagai baseline periode pertama.

“Jadi kalau ada yang mengatakan sudah berapa kali itu tidak menjadi masalah, karena perwali nomor 40 2019 kita jadikan baseline periode pertama, jadi kalau mencalonkan ini dan terpilih periode kedua. Saya kira tidak ada masalah dengan adanya regulasi antara perda dan perwali, yang jelas perda yaitu secara hukum, itu tidak berlaku dengan sendirinya, tapi oleh pemerintah daerah melalui Kabag hukumnya agar ini dicabut, saya sudah sampaikan agra  supaya dibuatkan berita acara pencabutan sekaitan dengan dicabutnya  Permendagri nomor 5.” Jelas Dr. H. Kamaluddin Kadir

HAKORDIA 2025, Pemkot Parepare Sepakat Satukan Aksi Basmi Korupsi, Implementasikan Kurikulum Anti Korupsi dan Optimalisasi PAD Melalui Sistem Parkir Tahunan

0

PAREPARE , RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Inspektorat Daerah memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 yang mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”.

Kegiatan dibuka resmi oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, S.E., M.H., yang dipusatkan di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Selasa (23/12/25).

Peringatan Hakordia sebagai bentuk komitmen Pemkot Parepare dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi secara kolaboratif dan berkelanjutan. Itu sejalan dengan tema Satukan Aksi Basmi Korupsi.

Sebagai bentuk aksi nyata, kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antara Inspektorat Daerah dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terkait implementasi Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi bagi peserta didik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Parepare.

Selain itu, dilakukan pula pernyataan komitmen simbolis oleh delapan instansi untuk mengimbau ASN dan karyawan agar menggunakan Sistem Parkir Tahunan (Siparta) mulai 2026. Delapan instansi itu adalah Inspektorat, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, RS dr Hasri Ainun Habibie (HAH), Dinas Kesehatan, RSUD Andi Makkasau, Bappeda, serta Bank Sulselbar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare Tasming Hamid menegaskan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan sinergi lintas sektor, penguatan sistem, serta keteladanan aparatur. Dia juga menekankan bahwa peningkatan pengetahuan melalui forum FGD sangat penting, karena ketidaktahuan terhadap prosedur dan aturan berpotensi menjerumuskan aparatur ke dalam kasus korupsi, meskipun tanpa niat. Oleh karena itu, menurutnya, penguatan pemahaman regulasi dan tata kelola harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

D3 STIKES Fatimah Parepare Menuju Unggul

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua STIKES Fatimah Parepare Dr. Ners. Hendrick Sampeanging lewat ruang bincang kesehatan yang tayang Selasa (23/12/25) mengatakan mahasiswa tingkat 3, baru saja penutupan dua minggu itu praktek klinik keperawatan keluarga dan lansia di Soreang kelurahan bukit indah.

“Info terkini, mahasiswa tingkat 3 baru saja penutupan dua minggu itu praktek klinik keperawatan keluarga dan lansia (Grontik) di Soreang kelurahan bukit indah, tadi juga sudah MOU dengan pak camat, untuk 5 tahun ke depan itu, kita akan melaksanakan praktek klinik keperawatan lansia, kemudian keluarga, dalam keluarga itu mungkin ada yang stunting atau buat penyakit menular, metabolik seperti diabetes jantung dan stroke dan juga kesehatan jiwa dan edukasi promosi kesehatan.” Kata Ners Hendrick.

Lanjut Hendrick, STIKES Fatimah parepare 5 tahun akan fokus ke wilayah bukit indah atau lingkup kecamatan Soreang, berikutnya tidak kalah pentingnya STIKES Fatimah juga persiapan akreditasi D3, mereka sudah mendapat SKB, dan menuju unggul

“Itu lompatan dengan kondisi kita yang juga tentu masih punya keterbatasan, tentu membuat para dosen Tenaga Pendidik (tendik) dan mahasiswa kita juga penuh dengan aktivitas yang extra, dan sampai saat ini masih berapa dosen yang tinggal untuk mempersiapkan itu.” Jelas Ners. Hendrick

Dinkes Adukasi Jamaah Masjid Raya Sehat Di Musim Hujan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Hadir sebagai narasumber pada kegiatan Ngopi berjamaah kerjasama Radio Mesra dan Pengurus Masjid Raya pada Jumat (20/12/25) lalu Kabid Pelayanan, Promkes dan Sumber Daya Kesehatan Dr. H. Kasman Makkasau, ST.M.Kes hadir berbagi tips sehat di musim hujan

“Di bulan-bulan 12 saat sampai bulan Januari Februari itu, biasanya kita masuk dalam pancaroba, dari musim kemarau ke musim hujan. Kita mengimbau juga, dengan pancaroba itu biasanya ini banyak penyakit-penyakit. Tentu kita bertanya kenapa musim hujan itu identik dengan timbulnya berbagai penyakit, Karena pada saat musim hujan, suhunya itu bagus, dan kondusif bagi virus untuk berkembang biak. Jadi bukan cuma manusia yang biasa berkembang biak di musim hujan, virus juga pada waktu musim hujan dengan suhu tertentu, itu banyak virus yang bisa hidup lebih lama di udara bebas.” kata Dr. Kasman.

Lanjut Dr. Kasman, hal yang berpengaruh juga adalah daya tahan tubuh menurun. Kenapa pada saat musim hujan tubuh menurun, karena hujan biasanya malas bergerak, bangun makan tidur, makan tidur makan lagi dan sebagainya, akhirnya tidak bangun-bangun. Jadi biasanya pada masa musim hujan itu, daya tahan tubuh menurun karena aktivitas fisik yang jarang, yang biasanya rajin olahraga, rajin bergerak akhirnya tidak bergerak karena tadi kondisi hujan. Sedangkan terkait lingkungan pemicu penyakit, banyaknya genangan air tentunya menjadi pemicu penyakit.

“Contohnya banyak genangan air, tentu ini menjadi pemicu penyakit, jika di sekeliling kita banyak genangan air, apalagi dalam situasi banjir, pasti banyak bibit-bibit penyakit yang mengalir, melalui air. Jadi ada namanya penyakit yang penyebarannya melalui air waterborne disease. Jadi dia sangat mudah menyebar melalui air, kemudian air dan makanan dan minuman itu banyak terkontaminasi itu tadi. Kalau musim hujan virus berkembang biak, biasanya lalat dan nyamuk juga berkembang biak. Jadi memang sunnatullah musim hujan itu semua makhluk hidup berkembang biak pada musim hujan. Jadi selain virusnya tadi, ternyata lalat dan nyamuk juga banyak kita lihat pada musim hujan, sehingga bahwa hal-hal tersebut yang bisa menyebabkan timbulnya penyakit ini musim hujan.” Jelas H. Kasman

Jembatan Sumpang Siap Di intervensi Balai Provinsi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjawab pertanyaan pendengar radio mesra lewat program Obras Selasa (23/12/25) terkait pengerjaan jalan Bau Massepe Sumpang Bacukiki Barat kota Parepare Kabid Bina Marga PUPR Widin Wijaya mengatakan khusus untuk jalan Bau Massepe, mulai dari jembatan sumpang minangai sampai dengan patung pemuda itu mulai kemarin di kerja oleh Bali jalan nasional dengan nilai anggaran 3 miliar.

“Menurut informasi dari PPK-nya. Jadi yang di aspal itu satu badan jalan, bukan setengah-setengah, satu badan jalan itu anggarannya 3 miliar. Informasi dari PPK, Balai jalan nasional bapak Andre, sehingga kami tidak intervensi. Kemarin sumpang sempat kami tangani sementara, tetapi setelah kami koordinasi, mereka akan intervensinya, jadi diharapkan kesabaran, persebarannya bagi warga masyarakat karena sementara jalan kegiatannya balai jalan ini.” Kata Widin.

Sementara Untuk mekanisme pengerjaan, memang pekerjaannya aspal begitu, separuh badan jalan dulu, sehingga sambungannya nanti itu cuma di tengah yang kelihatan. Karena jika dikerja per 50 meter, baru disambung lagi, 50 meter jadi banyak sekali sambungan kelihatan. Kalau langsung full di kerja nantinya akan satu kali jalan cuma di tengahnya itu yang kelihatan sambungannya. Sedangkan terkait jembatan Sumpang, PUPR juga akan mengintervensi serta hasil koordinasi bahwa jembatan sumpang ini memang sudah terjadi goyangan, sehingga sambungan-sambungan jembatan itu apabila ada mobil bermuatan berat yang lewat itu akan terjadi goyangan.

“Sehingga struktur jembatan itu sendiri tidak bisa lagi menahan apa bila ada material yang kami tutup. Apabila ada materi-material yang kami tutup di atasnya. Jadi insya Allah mereka akan intervensi itu, sehingga jembatan Sumpang bisa aman, lancar, dan berfungsi sebagaimana mestinya sehingga pengendara yang lewat akan merasa nyaman.” Jelas Widin Wijaya

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare