25.4 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 115

Lapas Parepare Laksanakan Rangkaian Hari Pertama Idul Adha 1447 H dengan Khidmat dan Penuh Kebersamaan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat dan kebersamaan bersama petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Rabu (27/05/26).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Idul Adha berjamaah yang diikuti oleh petugas dan WBP di lingkungan Lapas Parepare. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan salat tersebut yakni Ustadz Sultan Muhtasum, S.H., yang menyampaikan khutbah tentang makna pengorbanan, keikhlasan, serta pentingnya memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.

Setelah pelaksanaan salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban sebanyak 2 ekor sapi. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar Lapas, panti asuhan, serta kepada warga binaan di dalam Lapas untuk diolah dan dikonsumsi bersama.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa momentum Idul Adha menjadi sarana mempererat rasa kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi antar sesama. “Hari Raya Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain rangkaian ibadah dan penyembelihan hewan kurban, layanan kunjungan Khusus bagi keluarga warga binaan juga tetap dilaksanakan dan dibagi menjadi dua sesi guna menjaga ketertiban dan kenyamanan layanan.

Pada hari pertama Idul Adha tersebut, tercatat sebanyak 666 orang pengunjung hadir untuk melaksanakan kunjungan kepada warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi petugas pengamanan dan pelayanan di Lapas Parepare.

Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Parepare Qurbankan 10 Sapi dan 1 Kambing

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polres Parepare melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk penanaman nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Penyembelihan hewan kurban berlangsung di halaman Markas Polsek Ujung dan dihadiri Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda, Wakapolres Kompol Saharuddin, Kabag Ops Kompol Slamet Paryanto, para pejabat utama Polres Parepare, panitia pelaksana, serta warga setempat seusai pelaksanaan Salat Idul Adha, Rabu (27/05/26).

Pada Idul Adha tahun ini, Polres Parepare mengurbankan 10 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang berasal dari partisipasi personel Polres Parepare, mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Iman, Rela Berkorban dan Kepedulian Sosial Personil Polres Parepare

Daging hewan kurban kemudian didistribusikan kepada kalangan fakir miskin, anak yatim piatu, dan warga yang berhak menerima, sehingga manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus ditanamkan di lingkungan Polres Parepare.

“Momen Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan pengorbanan. Melalui kegiatan kurban ini, prioritas utama penerima daging kurban adalah kalangan fakir miskin, anak yatim piatu, dan warga yang berhak menerima agar manfaat kurban lebih dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kasi Humas Polres Parepare AKP Suhendarwadi mewakili Kapolres Parepare.

Refleksi Iduladha di Parepare: Ketua MUI Bali Tekankan Pentingnya Parenting dan Dialog dengan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota Parepare di Lapangan Andi Makkasau berjalan dengan khidmat pada Rabu pagi (27/05/2026). Bertindak sebagai khatib, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali, Kiai Haji Dr. Masrur Makmur Latanro, M.Pd.I., menyampaikan pesan mendalam mengenai tantangan generasi masa depan.

Dalam khotbahnya, KH Masrur Makmur menyoroti proyeksi Indonesia Emas tahun 2045. Menurutnya, dalam kurun waktu tersebut Indonesia akan menyambut bonus demografi yang membutuhkan jutaan tenaga kerja terampil. Namun, keterampilan intelektual saja tidak cukup tanpa dibentengi oleh keimanan.

“Tenaga kita ini pada bonus demografi diharapkan adalah tenaga-tenaga yang otaknya berisi dengan ilmu pengetahuan, hatinya itu diisi dengan iman dan takwa, dan tangannya itu adalah tangan-tangan yang bermetamorfosis menjadi generasi penerus, menjadi generasi emas.”

Beliau juga mengingatkan para orang tua di Parepare mengenai pentingnya pola asuh (parenting) di tengah gempuran era modernisasi yang cair (liquid modernity). Mengutip kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam saat diperintah untuk menyembelih putranya, Ismail, KH Masrur menekankan bahwa kurikulum pertama dalam mendidik anak adalah membangun ruang dialog.

“Kurikulum yang diberikan oleh Nabi Ibrahim kepada kita, yang pertama, ajaklah anak kita itu berdialog,” tegasnya. Dialog yang sehat dan apresiatif dipercaya akan melahirkan anak-anak yang memiliki rasa percaya diri, toleransi yang tinggi, serta mampu menjadi pemecah masalah (problem solver) di tingkat global.

Selain aspek dialog, khatib juga mengimbau masyarakat untuk menciptakan lingkungan (habitus) yang saleh bagi tumbuh kembang anak-anak. Beliau mengibaratkan karakter anak ideal seperti ikan di laut, yang tetap tawar meskipun dikelilingi oleh air yang asin.

Pelaksanaan salat Id ini diikuti oleh ribuan jemaah lokal, unsur Forkopimda, serta pejabat di lingkup Pemkot Parepare yang memadati lapangan sejak pagi hari.

Iduladha 2026: Wali Kota Parepare Ajak Warga Jaga Persatuan dan Soroti Capaian Pembangunan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Andi Makkasau pada Rabu pagi (27/05/26) saat ribuan umat Islam berkumpul melaksanakan salat Iduladha. Dalam kesempatan tersebut,  Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, menyampaikan sambutan hangat yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat esensi pengorbanan dan kepedulian sosial.

Dalam pidatonya, Tasming menekankan bahwa Iduladha bukan sekadar ritual, melainkan momentum untuk meningkatkan kebersamaan melalui ibadah kurban. Beliau mengajak warga untuk saling berbagi, terutama kepada fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan semangat Iduladha, mari kita meningkatkan kepedulian kepada saudara-saudari kita yang membutuhkan, terutama merawat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Kebersamaan adalah kekuatan utama untuk membangun Kota Parepare,” ujar Tasming di hadapan para jemaah.

Selain pesan sosial, Tasming juga memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan Kota Parepare yang menunjukkan tren positif dari tahun 2024 ke 2025, di antaranya: Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat dari 80,97 menjadi 81,50. Angka Kemiskinan: Menurun dari 5,27% menjadi 4,44%. Tingkat Pengangguran Terbuka: Turun dari 5,23% menjadi 4,98%. Pendapatan Per Kapita: Naik dari Rp61,97 juta menjadi Rp65,2 juta. Gini Ratio (Ketimpangan Pendapatan): Menurun dari 0,376 menjadi 0,344.

Meski mencatatkan tren positif, Tasming secara terbuka mengakui adanya tantangan berat, seperti kebijakan efisiensi anggaran dan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak pada belum optimalnya perbaikan infrastruktur. Kendati demikian, ia menegaskan keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk terus mengabdi.

Di akhir sambutannya, mewakili pribadi, keluarga, dan pemerintah kota, Tasming menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah serta memohon doa agar langkah pemerintah daerah senantiasa diberkahi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Melalui IT Makassar Perkuat Peran Keluarga Lewat Parenting Class untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar terus memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Parenting Class bagi orang tua dan pendamping anak di wilayah Ring 1 perusahaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan keluarga yang lebih aman, suportif, dan ramah anak di tengah masih tingginya tantangan sosial terhadap perempuan dan anak di sejumlah wilayah pinggiran Kota Makassar.

Program ini dijalankan bersama Kelompok Puanmakari (Perempuan Mandiri Anak Percaya Diri), komunitas yang aktif melakukan pendampingan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan serta mengelola Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) sebagai ruang aman dan ruang belajar bagi anak-anak.

Pelaksanaan Parenting Class melibatkan sekitar 60 orang tua dan pendamping siswa SAPD. Kegiatan menghadirkan Psikolog UNICEF Kota Makassar, Amelia Tristiana, M.Si., Psikolog, yang memberikan edukasi terkait pola pengasuhan positif, komunikasi dalam keluarga, serta pentingnya menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang sehat secara emosional dan sosial.

Selain sesi edukasi parenting, peserta juga mendapatkan ruang diskusi interaktif untuk berbagi pengalaman mengenai tantangan pengasuhan anak di lingkungan keluarga maupun sosial. Suasana diskusi berlangsung aktif dengan tingginya partisipasi peserta dalam menyampaikan pertanyaan maupun pengalaman pribadi selama mendampingi anak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komunitas KITA Bhinneka Tunggal Ika yang berbagi pengalaman terkait program pemberdayaan perempuan di berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran komunitas tersebut diharapkan dapat memperluas perspektif peserta mengenai pentingnya penguatan peran perempuan dalam membangun ketahanan keluarga dan lingkungan sosial yang lebih sehat.

Program ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 tentang Gender Equality atau Kesetaraan Gender melalui penguatan perlindungan perempuan dan anak, poin 4 mengenai Quality Education atau Pendidikan Berkualitas melalui edukasi keluarga dan pengasuhan anak, serta poin 16 terkait Peace, Justice and Strong Institutions dalam mendorong terciptanya lingkungan sosial yang aman dan inklusif bagi masyarakat.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa penguatan keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Pertamina mendorong program pemberdayaan yang tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pembangunan kualitas sosial masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap para orang tua memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai pola pengasuhan yang positif serta mampu menciptakan ruang yang aman dan suportif bagi perempuan dan anak,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, kolaborasi bersama komunitas dan stakeholder menjadi langkah penting agar program sosial yang dijalankan dapat memberikan dampak berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, termasuk saat sesi diskusi kelompok dan berbagi pengalaman antar peserta. Pertamina IT Makassar berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam pembentukan karakter generasi masa depan.

Media Contact :
Lilik Hardiyanto
Area manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Melalui IT Makassar Dorong Kesadaran Pengelolaan Limbah Lewat Edukasi Lingkungan di Sekolah

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Makassar bersama komunitas penggiat lingkungan Biourban dan Berdaur.id menggelar rangkaian pelatihan pengolahan limbah organik dan anorganik di sejumlah sekolah di Kota Makassar sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Program edukasi ini menjadi salah satu langkah kolaboratif dalam merespons meningkatnya timbulan sampah di TPA Antang sekaligus mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11 tentang Sustainable Cities and Communities atau Kota dan Komunitas Berkelanjutan serta poin 12 mengenai Responsible Consumption and Production atau Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Kegiatan pertama dilaksanakan di SMA Negeri 17 Makassar dengan melibatkan sekitar 360 siswa. Pada kesempatan tersebut, Shift Supervisor II HSSE Pertamina IT Makassar, Panji Trinayu Hermawan, membuka kegiatan dan mengajak para siswa untuk mulai membangun kepedulian terhadap pengelolaan limbah di lingkungan sekitar.

Materi pelatihan kemudian dilanjutkan oleh tim Biourban yang dibawakan oleh Al Alif dengan pembahasan mengenai pengolahan limbah organik menjadi maggot dan pupuk. Melalui sesi tersebut, siswa diperkenalkan pada potensi limbah rumah tangga yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus bermanfaat bagi lingkungan.

Sebagai bentuk implementasi langsung, benih tanaman dan pupuk turut dibagikan kepada peserta untuk digunakan di rumah masing-masing.

Kepala SMA Negeri 17 Makassar, Asmar Achmad, S.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap edukasi lingkungan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan berlanjut di MTs Negeri 1 Makassar dengan fokus edukasi pengolahan limbah anorganik, khususnya daur ulang plastik. Bersama tim Berdaur.id, para siswa mendapatkan materi mengenai pemanfaatan limbah plastik sekaligus praktik langsung membuat gantungan kunci dari tutup botol dan kemasan plastik bekas.

Kepala MTs Negeri 1 Makassar menyampaikan bahwa sekolah telah memiliki duta lingkungan dan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak gerakan pengelolaan sampah di lingkungan madrasah.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan edukasi lingkungan di sekolah menjadi bagian penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di tengah masyarakat.

“Kesadaran lingkungan perlu dibangun sejak dini agar generasi muda memiliki kepedulian dan keterampilan dalam mengelola limbah di lingkungan sekitarnya. Melalui kolaborasi ini, Pertamina ingin mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif kreatif yang memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Lilik.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, termasuk saat sesi praktik dan pembagian doorprize bagi siswa aktif. Pertamina IT Makassar berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang lebih peduli lingkungan serta kreatif dalam mengelola limbah di kehidupan sehari-hari.

Media Contact :
Lilik Hardiyanto
Area manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Perkuat Demokrasi, Bawaslu Parepare dan Pemerintah Kota Parepare Teken MoU Pendidikan Politik

0

PAREPATE, RADIOMESRA. COM -;Bawaslu Kota Parepare menghadiri penandatanganan MoU bersama Pemerintah Kota Parepare di Ruang Lounge TSM Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Selasa (26/05/26). Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat pendidikan politik dan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Parepare, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Parepare, Kepala Badan Kesbangpol Parepare, serta panitia dari Pemerintah Kota Parepare.

Pada kesempatan itu, Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu melibatkan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pendidikan politik demi terciptanya demokrasi yang lebih baik di masa mendatang.

“Melalui kerja sama ini, kami meyakini langkah yang dilakukan menjadi arah yang tepat dalam menanamkan pemahaman politik kepada masyarakat sejak dini demi terciptanya demokrasi yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa tahapan Pemilu akan kembali dimulai pada tahun depan. Karena itu, pendidikan politik dinilai menjadi hal yang sangat penting, sebab Pemilu bukan hanya sekadar proses pencoblosan, tetapi merupakan proses panjang yang membutuhkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Untuk itulah, saat ini kami terus membangun pendidikan politik sebagai bagian dari pengawasan partisipatif,” tambahnya.

Muh. Zainal Asnun turut menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Parepare atas sambutan dan penerimaan yang baik, serta kesediaannya menjalin kerja sama melalui penandatanganan MoU tersebut. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat memberikan manfaat bagi penguatan demokrasi dan peningkatan partisipasi masyarakat di Kota Parepare.

Sementara itu, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menyampaikan bahwa generasi muda, khususnya pelajar, terkadang masih kurang aktif dalam mengikuti kegiatan seremonial dan memiliki pemahaman politik yang terbatas sehingga cenderung apatis terhadap dunia politik.

Menurutnya, pendekatan pendidikan politik perlu disesuaikan dengan gaya dan karakter anak muda masa kini agar lebih mudah diterima dan dipahami.

Pemerintah Kota Parepare juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum atas upaya pelaksanaan pendidikan politik di tengah masyarakat. Ia berharap program tersebut dapat diterima dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Parepare.

PT Kelapa Gading Berlian Catat Penjualan Rumah Tertinggi di Sulsel, Siapkan Promo Gratis Biaya untuk Warga Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perusahaan properti terkemuka, PT Kelapa Gading Berlian, mencatat prestasi gemilang dengan meraih predikat sebagai salah satu pengembang dengan penjualan rumah terbanyak di wilayah Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2025 lalu.

Pimpinan PT Kelapa Gading Berlian, Achmad Ariady, mengungkapkan bahwa saat ini perusahaannya terus melakukan ekspansi dan telah mengoperasikan 11 titik proyek perumahan yang tersebar di beberapa daerah, mulai dari Kota Parepare, Kabupaten Barru, Pinrang, Luwu Timur (Malili), hingga ke Mamuju.

“Alhamdulillah, kami masuk sebagai salah satu pengembang dengan penjualan terbanyak di Sulawesi Selatan pada tahun 2025 kemarin. Sekarang kami sudah memiliki 11 titik proyek perumahan,” ujar Achmad Ariady saat dikonfirmasi.

Sebagai bentuk apresiasi dan kemudahan bagi masyarakat, khususnya di Kota Parepare, PT Kelapa Gading Berlian menghadirkan promo khusus berupa pembebasan seluruh biaya akad atau pengurusan bagi warga yang ingin memiliki hunian, baik untuk tipe subsidi maupun komersil. Promo ini direncanakan akan berlaku untuk beberapa bulan ke depan.

“Bagi warga yang berminat mengambil rumah, baik subsidi maupun komersil, kami menggratiskan seluruh biaya-biayanya untuk beberapa bulan ke depan,” tambahnya.

Untuk fasilitas di dalam kawasan perumahan, pihak pengembang telah menyiapkan berbagai sarana penunjang demi kenyamanan penghuni, seperti tempat ibadah (masjid) dan lapangan olahraga (voli). Adapun tipe hunian yang ditawarkan saat ini cukup variatif, mulai dari tipe 36, tipe 70, hingga tipe 90. Sementara untuk urusan uang muka (DP), masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan tim pemasaran yang siap memberikan kemudahan khusus bagi warga yang berminat.

Selain fokus di bisnis properti, pengusaha muda ini juga terus melebarkan sayap usahanya di Kota Parepare ke berbagai sektor lain, di antaranya bisnis retail, kafe dan restoran, hingga usaha jasa laundry.

Bawaslu Kota Parepare dan HMI Jalin Sinergi Lewat MoU Pengawasan Partisipatif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare resmi menjalin kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Parepare. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Parepare pada Senin, (25/05/26).

Kerja sama ini berfokus pada ruang lingkup pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperkuat kualitas demokrasi, khususnya di Kota Parepare.

Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme dari jajaran pengurus HMI yang ingin berkolaborasi dalam mengawal pesta demokrasi. Ia berharap kegiatan edukasi ini tidak hanya bersifat temporer, melainkan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Bawaslu sangat berharap bahwa kegiatan ini akan berkesinambungan, baik di masa non-tahapan dan tahapan Pemilu nantinya,” ujar Zainal Asnun.

Menurutnya, kolaborasi ini merupakan sinyal positif bahwa organisasi kepemudaan memiliki kepedulian yang tinggi untuk mewujudkan pelaksanaan demokrasi yang bersih dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua HMI Parepare, Muh. Ilham, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa sangat penting untuk menekan potensi pelanggaran, salah satunya adalah praktik politik uang yang kerap menjadi ancaman bagi kualitas demokrasi di Indonesia.

“Kami ingin turut membantu Bawaslu dalam mengedukasi masyarakat dan mahasiswa agar lebih memahami pentingnya pengawasan partisipatif kepemiluan,” kata Ilham.

Lebih lanjut, Ilham menyatakan bahwa HMI Parepare siap memosisikan diri sebagai mitra strategis yang kritis bagi Bawaslu. Pihaknya berkomitmen untuk menyebarluaskan edukasi kepemiluan secara persuasif kepada masyarakat luas, khususnya menyasar generasi muda. Ia juga berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf Bawaslu Kota Parepare atas terlaksananya kerja sama ini.

Jelang Iduladha, DPKP Parepare Pastikan Ratusan Sapi Kurban Diperiksa dan Diawasi Ketat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Kota Parepare bergerak cepat memastikan kelayakan hewan kurban menjelang perayaan Iduladha 2026. Hingga saat ini, tercatat ada sekitar 1.160 ekor stok sapi yang tersedia di Kota Parepare.

Kepala Bidang Peternakan DPKP Kota Parepare, Luqman Hasan, S.Pt., mengungkapkan bahwa lebih dari separuh stok sapi tersebut merupakan hasil peternakan dan penggemukan lokal dari Parepare sendiri, salah satunya dari wilayah Bacukiki. Sementara sisanya didatangkan dari luar daerah, seperti Kabupaten Bone, oleh para pedagang pengumpul setempat.

“Hampir lebih dari sepertiga atau seperdua stok yang saya sebutkan tadi adalah produk Parepare. Selebihnya datang dari luar, tetapi itu dibeli oleh pedagang yang juga menjual di Parepare. Pedagang-pedagang seperti ini berada dalam pemantauan kami,” ujar Luqman Hasan dalam kegiatan “Ngopi Berjamaah” di halaman Masjid Raya Parepare, Jumat (22/05/26).

Luqman menjelaskan bahwa timnya yang dibagi menjadi empat kelompok terus bergerak aktif menyisir para pedagang. Dari total stok yang ada, sebanyak 945 ekor sapi telah selesai diperiksa kesehatannya secara langsung dan telah diberikan tanda khusus. Tersisa 215 ekor lagi yang ditargetkan rampung pemeriksaannya dalam waktu dekat.

Meski pengawasan terhadap pedagang dan pengumpul lokal berjalan ketat, DPKP mengaku masih memiliki tantangan dalam memantau sapi yang dibeli langsung oleh pengurus masjid ke luar daerah. Sapi-sapi tersebut biasanya baru tiba di Parepare pada H-2 atau H-1 Iduladha.

Perketat Jalur Perbatasan

Tidak hanya menyisir kandang pedagang, DPKP Kota Parepare juga akan memperketat pengawasan lalu lintas ternak. Mulai Sabtu malam, tim gabungan akan berjaga di tiga titik perbatasan utama, yaitu perbatasan Lapadde (Parepare-Sidrap), Parepare-Pinrang, dan Parepare-Makassar.

“Kita akan berada di tiga titik itu untuk menjaga dan mengecek sapi-sapi yang masuk, terutama yang tujuannya untuk dimasukkan ke Parepare. Kalau untuk yang sekadar melintas antar daerah, sepanjang mereka dilengkapi dokumen resmi, mereka dipersilakan lewat,” pungkas Luqman.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare