PAREPARE, RADIOMESRA . COM β Anggota Komisi II DPR RI yang juga Wali Kota Parepare periode 2013β2024, Dr. H.M. Taufan Pawe, menceritakan kembali kisah perjuangan panjang di balik berdirinya Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Parepare. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri puncak perayaan Dies Natalis ke-5 ITH yang berlangsung di Aula Kampus ITH, Sabtu (17/10/26).
Taufan Pawe mengungkapkan bahwa proses pendirian institut teknologi negeri pertama di luar ibu kota provinsi ini tidaklah mudah dan penuh dengan hambatan birokrasi. Berbagai persyaratan ketat dari pemerintah pusat, termasuk penyediaan lahan seluas minimal 30 hektare, berhasil dipenuhi berkat dukungan kuat dari masyarakat Parepare.
“Banyak yang bilang ITH mustahil berdiri. Namun, saya berkeyakinan bahwa ikhtiar besar tidak ada yang bisa mengalahkan kecuali petunjuk Allah SWT,” ujar Taufan Pawe di hadapan civitas akademika ITH.
Ia juga mengenang momen ketika perizinan ITH akhirnya ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, hanya beberapa jam sebelum masa jabatannya sebagai Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berakhir pada 19 Oktober 2014.
Melalui momentum Dies Natalis ke-5 ini, Taufan Pawe mengajak seluruh elemen masyarakat dan civitas akademika ITH untuk terus menjaga mutu pendidikan, sehingga ITH dapat menjadi mercusuar peradaban, ilmu pengetahuan, serta pusat keunggulan teknologi di Sulawesi Selatan hingga tingkat nasional.




















