PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Landasan Penguatan Integritas dan Amanah dalam Pengawasan Pemilu yang Berkeadilan”, Senin, (14/09/26), di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Parepare.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Parepare yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare, Ketua dan Anggota KPU Kota Parepare, Sekertaris Disdukcapil, Camat Bacukiki Barat, perwakilan Kementerian Agama Kota Parepare, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, jajaran sekretariat Bawaslu Kota Parepare, serta mahasiswa IAIN Parepare yang sedang melaksanakan kegiatan di Bawaslu Kota Parepare.
Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengingat dan meneladani sosok Rasulullah SAW sebagai teladan bagi seluruh umat manusia.
“ Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingat, merayakan, dan memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW yang menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Zainal.
Menurutnya, terdapat banyak keteladanan Rasulullah SAW yang relevan untuk diterapkan dalam menjalankan tugas sebagai pengawas pemilu, khususnya dalam menjaga integritas dan netralitas.
“Sebagai pengawas pemilu, tentunya ada hal-hal yang dapat kita ambil dari sifat beliau, yaitu sifat yang berintegritas dan bernetralitas,” lanjutnya.
Zainal menilai keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalankan amanah kepemimpinan juga memiliki relevansi dengan tugas penyelenggara dan pengawas pemilu. Kepemimpinan Rasulullah SAW menunjukkan pentingnya kejujuran, amanah, keadilan, serta konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab.
Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Maulid, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari oleh seluruh jajaran Bawaslu Kota Parepare.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan hikmah Maulid yang disampaikan oleh Dr. Zulfajar Najib Haddade, M.Sos. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan pekerjaan dan amanah yang diberikan.
Salah satu nilai yang disampaikan adalah pentingnya kareso atau kerja keras. Menurutnya, akhlak Rasulullah SAW menunjukkan bahwa doa dan tawakal kepada Allah SWT harus berjalan beriringan dengan ikhtiar dan kerja nyata.
“Kalau mau melihat etos kerja Nabi Muhammad SAW, beliau memang meminta dan berdoa kepada Allah SWT, tetapi Nabi tetap bekerja. Beliau pernah menjadi penggembala. Artinya, doa harus disertai dengan usaha dan kerja,” jelasnya.
Nilai kareso tersebut dinilai relevan dengan pelaksanaan tugas jajaran Bawaslu. Menurutnya, setiap amanah membutuhkan kesungguhan, ketekunan, dan etos kerja yang baik agar dapat dilaksanakan secara maksimal.
Selain kareso, hikmah Maulid juga mengingatkan pentingnya nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan keteladanan dalam menjalankan peran di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pribadi yang berintegritas sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.
Dalam konteks pengawasan pemilu, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW menjadi relevan untuk memperkuat komitmen jajaran pengawas dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan netral. Meskipun tahapan pemilu tidak selalu berlangsung setiap saat, etos kerja dan kesiapan jajaran pengawas tetap harus dijaga.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bawaslu Kota Parepare diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang berlandaskan integritas, amanah, kejujuran, kerja keras, serta kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Parepare juga memperkuat silaturahmi dan sinergi bersama pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, instansi terkait, serta masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pengawasan pemilu yang berintegritas dan demokrasi yang berkeadilan.




















