PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare mencatat adanya peningkatan signifikan pada kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Memasuki minggu ke-31 tahun 2026, tren kenaikan kasus tercatat mencapai 40 hingga 50 persen dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, serta Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Parepare, Edi Kusuma Suhardi, mengonfirmasi bahwa lonjakan kasus ISPA ini terjadi secara merata di seluruh wilayah Kota Parepare tanpa terpusat pada satu kecamatan tertentu.
“Penyakit yang secara signifikan mengalami peningkatan saat ini adalah ISPA. Pada minggu-minggu sebelumnya, rata-rata tercatat 300 hingga 400 kasus per minggu. Namun pada minggu ke-31 tahun 2026 ini, angkanya melonjak drastis hingga mencapai 721 kasus,” ujar Edi Kusuma Suhardi saat memberikan keterangan di Parepare, Senin (24/08/26).
Menurut Edi, lonjakan ini berkaitan erat dengan kondisi musim kemarau dan suhu udara yang terik. Cuaca panas ekstrem berpotensi memicu dehidrasi serta penurunan imunitas tubuh, yang membuat masyarakat lebih rentan terserang infeksi pernapasan.
“Musim kemarau dengan suhu panas di luar sangat berpotensi mengakibatkan dehidrasi. Ketika kekebalan tubuh menurun, penyakit ISPA akan sangat gampang menyerang manusia. Oleh karena itu, stamina dan kecukupan konsumsi air minum harus betul-betul dijaga,” tambahnya.
Guna memutus mata rantai penularan dan mencegah dampak yang lebih luas, Dinas Kesehatan Kota Parepare mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan berikut:
1. Menjaga Vitalitas & Hidrasi: Mencukupi asupan air minum harian agar tubuh tidak mengalami dehidrasi di tengah cuaca panas.
2. Penggunaan Masker. Menggunakan masker saat beraktivitas di dekat anggota keluarga atau kerabat yang sedang bergejala batuk/flu.
3. Pemeriksaan Dini ke Puskesmas: Segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan jika gejala belum membaik dalam 2 hingga 3 hari.
Edi menegaskan bahwa seluruh Puskesmas di Kota Parepare siap memberikan pelayanan medis dan edukasi kesehatan secara optimal bagi masyarakat.
“Puskesmas selalu terbuka untuk masyarakat. Kami berharap warga tidak menunda pemeriksaan berobat agar penyakitnya tidak memburuk, sehingga aktivitas harian dan produktivitas ekonomi warga tetap terjaga,” pungkas Edi.




















