PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare resmi membuka pendaftaran Program Pencatatan Nikah Massal Gratis mulai Senin (03/08/26). Program ini dihadirkan khusus bagi pasangan suami-istri yang telah menikah secara agama namun belum tercatat secara resmi oleh negara.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Parepare Hj. Sry MerIani menegaskan, program ini berfokus pada legalitas hukum bagi warga yang belum memiliki buku nikah.
“Kami garis bawahi, sasaran utama program ini adalah warga yang betul-betul sudah menikah tetapi pernikahannya belum tercatat secara administrasi negara, bukan untuk yang baru mau menikah pertama kali. Mereka cukup memenuhi syarat formil seperti KTP, KK, dan kejelasan status pernikahan,” tegas Kabid PIAK Disdukcapil Parepare, Senin (03/08/2026).
Pendaftaran dibuka dalam durasi terbatas, yakni mulai 3 hingga 7 Agustus 2026. Waktu pendaftaran yang singkat ini mempertimbangkan ketatnya alur verifikasi data sebelum diajukan ke Kantor Urusan Agama (KUA).
Mengenai mekanisme pendaftaran, Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Parepare, Ayatullah KH, menjelaskan bahwa masyarakat diberikan beberapa pilihan lokasi pendaftaran demi kemudahan akses.
“Untuk pendaftaran kami buka beberapa opsi. Bisa dilakukan langsung di Kantor Disdukcapil, Kantor KUA, atau di Kantor Kelurahan setempat sesuai domisili pemohon,” terang Ayatullah KH.
Ayatullah menambahkan, seluruh data peserta yang masuk akan divalidasi terlebih dahulu melalui sistem SIAD sebelum diserahkan ke KUA untuk diproses kep layakannya.
“Pelaksanaannya nanti di KUA masing-masing kecamatan, seperti warga di Kecamatan Soreang ya di KUA Soreang. Program ini sifatnya kuota terbatas dan 100 persen gratis jika dilaksanakan di KUA. Kecuali jika dilaksanakan di luar gedung KUA, itu berbayar,” tambah Ayatullah.
Menyambut momen Hari Kemerdekaan RI ke-81, pimpinan menyimbolkan target hingga 81 pasangan. Meski demikian, jumlah pasti peserta nantinya sangat bergantung pada kelayakan administrasi. Pada hari pertama pendaftaran, tercatat sudah ada 4 pasangan calon peserta yang memasukkan berkas.
Guna memaksimalkan sosialisasi dalam waktu terbatas, Disdukcapil Parepare telah menyurat ke seluruh kelurahan untuk diteruskan ke RT/RW, memanfaatkan media sosial, serta berkolaborasi dengan media lokal seperti Radio Mesra, Rupa Mata, dan Insiden News.




















