25.4 C
Pare-Pare
Selasa, Juli 7, 2026
spot_img

Sinergi ICCN dan Pemprov Sulsel di Celebes Creative Forum 2026: Saatnya Menjual Kreativitas, Bukan Cuma Komoditas

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Gelaran *Celebes Creative Forum 2026* resmi dibuka di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare pada Selasa (07/07/26). Ajang bergengsi ini mempertemukan para pelaku industri kreatif, pemerintah, dan akademisi guna membangun ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) yang kokoh di tanah Sulawesi.

Komitmen ICCN Merajut Ekosistem Kreatif Sulawesi Selatan

Koordinator Daerah (Korda) Indonesian Creative Cities Network (ICCN) Sulawesi Selatan, Andiz Petta Lolo, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas kendala teknis di awal acara sekaligus mengapresiasi dukungan luar biasa dari Wali Kota Parepare selaku tuan rumah yang konsisten menjadi panutan bagi anak muda.

Andiz menjelaskan bahwa ICCN, sebagai paguyuban 17 subsektor industri kreatif, kini telah menggurita di 38 provinsi. Di Sulawesi Selatan sendiri, jejaring ini hampir rampung seutuhnya.

“Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, alhamdulillah sisa Tana Toraja dan Toraja Utara yang belum terbentuk. Sisanya sudah ada dan hari ini teman-teman dari berbagai daerah, bahkan yang paling jauh dari Selayar, sudah berdatangan,” ungkap Andiz.

Ia menambahkan, embrio forum ini berakar dari Pesta Komunitas Makassar 8 tahun lalu yang kemudian sukses melahirkan event masif seperti F8. “Apa yang kita lakukan hari ini adalah ikhtiar panjang untuk membangun sebuah peradaban dan ekosistem ekonomi kreatif di tanah Sulawesi,” tegasnya.

Pemprov Sulsel: Dorong Inovasi untuk Daya Saing Daerah

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan, A. Eka Prasetya, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Sulsel, memberikan penghargaan tertinggi kepada panitia, ICCN, dan Pemkot Parepare selaku tuan rumah.

Dalam pemaparannya, A. Eka Prasetya menyoroti performa ekonomi Sulsel tahun 2025 yang tumbuh impresif sebesar 5,43% dengan PDB mencapai Rp753,8 triliun. Ia menekankan bahwa di era modern, persaingan daerah tidak lagi bertumpu pada kekayaan alam, melainkan pada kreativitas dan SDM unggul. Kota Parepare sendiri dinilai sebagai simpul strategis yang mencatat pertumbuhan 4,10% di tahun 2025 berkat ketangguhan sektor jasa dan perdagangannya.

“Parepare memiliki modal strategis sebagai kota kelahiran Presiden ketiga RI, Bapak BJ Habibie, yang mengajarkan bahwa kemajuan bangsa dicapai lewat ilmu pengetahuan dan teknologi. Semangat itulah yang harus menginspirasi ekonomi kreatif kita,” ujar A. Eka Prasetya.

Menutup arahannya, Kadis Koperasi dan UMKM Sulsel ini mengajak seluruh pihak untuk mengubah paradigma ekonomi daerah.

“Sulsel punya segalanya, mulai dari kuliner, seni, fashion, hingga aplikasi digital. Sudah saatnya kita tidak hanya menjual komoditas, tetapi juga menjual kreativitas. Tidak hanya menjual hasil alam, tetapi menjual inovasi. Kita harus menjadi pusat penciptaan nilai tambah,” tutupnya optimis.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh perwakilan daerah se-Sulsel, Wakil Wali Kota Palopo, jajaran Forkopimda, akademisi, serta ratusan peserta pelatihan kerja dari Dinas Ketenagakerjaan.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare