PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Bawaslu Kota Parepare dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Indonesia Maju (PIM) Kota Parepare resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (MoU) pada Ahad (21/06/26).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Parepare Muh. Zainal Asnun, Anggota Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, Ketua DPC Perempuan Indonesia Maju Kota Parepare, Rezki Anugrah Azis, beserta jajaran pengurus dari kedua lembaga.
Perjanjian kerja sama tersebut bertujuan membangun sinergi dalam pelaksanaan pendidikan politik bagi masyarakat, pengawasan partisipatif, peningkatan kesadaran demokrasi, serta penguatan peran perempuan dalam mendukung penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang berkualitas.
Ketua DPC Perempuan Indonesia Maju Kota Parepare, Reski Anugrah Azis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bawaslu Kota Parepare atas terjalinnya kerja sama tersebut.
“Apresiasi dan ungkapan terima kasih kami sampaikan kepada Bawaslu Kota Parepare. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat bersinergi satu sama lain untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, menegaskan bahwa kerja sama yang dibangun bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat demokrasi sejak di luar tahapan pemilu.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah niat mulia untuk negara, termasuk yang dilakukan oleh para perempuan yang ingin turut memajukan bangsa. Kerja sama ini bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen bersama untuk membangun kesadaran politik yang baik sejak non-tahapan,” katanya.
Menurutnya, sosialisasi pengawasan partisipatif memiliki tantangan tersendiri, namun menjadi langkah penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat.
“Melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif memang tidak mudah, tetapi itulah tantangan yang harus kita hadapi untuk membangun jiwa dan niat berpolitik yang baik di tengah masyarakat,” tambahnya.
Zainal juga menekankan bahwa Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan fungsi pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran pemilu sehingga membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat.
“Bawaslu tidak bisa maju sendiri. Karena itu, kami sangat membutuhkan kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat, termasuk Perempuan Indonesia Maju. Kehadiran mereka menjadi energi baru dalam memperkuat pengawasan partisipatif,” jelasnya.
Ia menilai program-program yang dimiliki DPC Perempuan Indonesia Maju, khususnya kegiatan edukasi ke sekolah-sekolah, sejalan dengan program pengawasan partisipatif yang selama ini dijalankan Bawaslu.
“Saat audiensi sebelumnya, kami mendengar adanya program PIM yang menyasar sekolah-sekolah. Program tersebut sangat sejalan dengan upaya Bawaslu dalam memberikan pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif. Ke depan, kami berharap dapat melaksanakan kegiatan bersama,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Parepare menyampaikan apresiasi atas komitmen DPC Perempuan Indonesia Maju yang bersedia menjadi mitra strategis dalam penguatan demokrasi.
“Kami mengucapkan terima kasih karena Perempuan Indonesia Maju menjadi salah satu organisasi yang memiliki komitmen untuk bekerja sama dengan Bawaslu. Semoga sinergi ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan kemajuan demokrasi di Kota Parepare,” tutupnya.
Melalui kerja sama ini, Bawaslu Kota Parepare dan DPC Perempuan Indonesia Maju berharap dapat memperluas jangkauan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif, sekaligus mendorong keterlibatan perempuan dalam mengawal demokrasi yang lebih berkualitas.
Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang diikuti oleh jajaran pengurus DPC Perempuan Indonesia Maju Kota Parepare. Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Parepare memberikan pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi setiap proses demokrasi guna mencegah terjadinya pelanggaran pemilu dan pemilihan.




















