PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare bersiap menyelenggarakan Sensus Ekonomi 2026 secara menyeluruh mulai pertengahan Juni ini. Guna menyukseskan agenda besar 10 tahunan ini, BPS berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melakukan pencanangan dan komitmen bersama di Ruang Pola kantor Walikota Parepare, Selasa (9/6/2026).
Kepala BPS Kota Parepare, Dian Ernawaty, SST., M.A.P., mengungkapkan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun ini menjadi sangat krusial. Pasalnya, struktur dan peta perekonomian telah jauh berubah dibandingkan sensus satu dekade lalu, terutama dengan masifnya perkembangan ekonomi digital.
“Di tahun 2016 lalu belum ada ekonomi digital secara masif, belum ada ojek *online*, belum ada belanja *online*, Shopee belum marak. Namun saat ini, ekonomi digital, ekonomi kreatif, dan ekonomi berbasis teknologi telah berkembang pesat,” ujar Dian Ekawaty dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama Sensus Ekonomi 2026 adalah mencakup (cover) seluruh aktivitas ekonomi, baik yang bersifat konvensional, UMKM, menengah, hingga usaha berskala besar agar semuanya tercatat dan terhitung dengan akurat.
Skema Pelaksanaan Sensus
Proses pendataan sensus ini dibagi ke dalam beberapa tahapan:
Usaha Besar (Sedang Berlangsung):BPS saat ini sudah mulai mendata sektor usaha besar. Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, sektor ini memiliki andil (share) ekonomi yang sangat besar.
Pendataan *Door-to-Door* (15 Juni – 31 Agustus 2026): Petugas sensus secara simultan akan menyisir seluruh wilayah, rumah tangga, dan penduduk di Kota Parepare untuk melakukan pendataan lengkap serta pemutakhiran (updating) data ekonomi keluarga.
Dian mengapresiasi dukungan penuh yang telah diberikan oleh Wali Kota Parepare, Wakil Wali Kota, DPRD, unsur Forkopimda, serta berbagai instansi seperti PTSP, BULOG, pihak Imigrasi, serta media yang ikut membantu sosialisasi.
“Data sensus ekonomi ini bukan milik BPS, melainkan milik bangsa Indonesia. Kami memohon kolaborasi dan komitmen bersama agar proses ini menghasilkan data yang akurat demi perumusan kebijakan ekonomi Parepare 10 tahun ke depan,” pungkasnya. *(AD)*




















