PAREPARE, RASIOMESRA. COM — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Parepare resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Sekretariat Bawaslu Kota Parepare, Senin (25/05/26).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kota Parepare Muh. Zainal Asnun, Anggota Bawaslu Kota Parepare Susilawati, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Parepare Handayani beserta staf. Dari pihak HMI Parepare hadir Ketua HMI Muh. Ilham bersama jajaran pengurus dan anggota HMI lainnya.
Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan partisipatif dalam menghadapi Pemilu mendatang.
“Kolaborasi ini menjadi langkah bersama dalam menata demokrasi ke depan. Tantangan besar yang kita hadapi di Kota Parepare adalah praktik politik uang yang mulai dianggap sebagai hal biasa bahkan dipandang sebagai rezeki oleh sebagian masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap sinergi bersama organisasi kepemudaan seperti HMI dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mahasiswa, agar turut aktif mengawal demokrasi yang bersih dan berintegritas.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, menegaskan bahwa menjaga integritas demokrasi bukan hanya menjadi tugas Bawaslu semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi tugas bersama seluruh masyarakat. Kami berharap ke depan kita dapat bersama-sama melakukan pengawasan untuk memastikan Pemilu berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam menyampaikan edukasi politik yang benar di lingkungan sekitar, terutama dalam mencegah praktik politik uang yang selama ini telah menjadi budaya di tengah masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi bersama kalangan akademisi dapat diwujudkan melalui literasi demokrasi, seperti penulisan karya ilmiah maupun edukasi melalui media massa.
Di sisi lain, Ketua HMI Parepare, Muh. Ilham, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kerja sama yang dibangun bersama Bawaslu Kota Parepare. Ia menilai isu kepemiluan dan praktik politik uang menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama.
“Budaya politik uang sering dianggap sebagai rezeki, padahal hal tersebut merupakan ancaman bagi kualitas demokrasi. Karena itu, kami ingin turut membantu Bawaslu dalam mengedukasi masyarakat dan mahasiswa agar lebih memahami pentingnya pengawasan partisipatif,” katanya.
Ia menambahkan bahwa HMI siap menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menyampaikan edukasi kepemiluan secara persuasif dan meluas kepada generasi muda.




















