PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare bergerak cepat melakukan langkah pengetatan dan pencegahan terhadap potensi penyebaran virus Hanta (Hantavirus). Pihak manajemen rumah sakit kini mewajibkan proses skrining yang lebih ketat bagi setiap pasien yang masuk, terutama bagi mereka yang menunjukkan gejala-gejala klinis yang mengarah pada infeksi virus tersebut.
Plt. Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Muliana, menjelaskan bahwa langkah proaktif ini diambil mengingat karakteristik virus Hanta yang cukup berbahaya dan bermanifestasi dalam dua tipe serangan utama pada tubuh manusia.
“Kita diharapkan untuk tetap melakukan skrining-skrining karena virus Hanta ini efeknya ada dua. Ada tipe yang menyerang pernapasan, kemudian ada tipe yang menyerang ke ginjal. Jadi itu semua berupa sindrom,” ujar dr. Muliana saat memberikan keterangan kepada media.
Lebih lanjut, dr. Muliana memaparkan bahwa kedua tipe serangan tersebut bermanifestasi dalam bentuk sindrom klinis yang penanganannya membutuhkan deteksi sedini mungkin. Oleh karena itu, seluruh jajaran medis di RSUD Andi Makkasau telah diinstruksikan untuk jeli melihat tanda-tanda awal pada pasien.
“Sehingga yang kami lakukan di rumah sakit adalah melakukan skrining pada saat pasien-pasien masuk yang ada gejala-gejala yang mengarah ke penyakit-penyakit Hanta ini,” tambahnya.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan akut atau gangguan fungsi ginjal yang mencurigakan.




















