PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Bawaslu Kota Parepare secara resmi membuka pendaftaran Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring. Program ini merupakan salah satu upaya strategis Bawaslu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan.
Pendaftaran P2P dibuka mulai tanggal 23 hingga 28 April 2026. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/PendaftaranpesertaP2PBawasluKotaParepare maupun dengan memindai QR Code pada media publikasi Bawaslu Kota Parepare.
Adapun persyaratan bagi calon peserta P2P tahun 2026 sebagai berikut:
1. Pemilih pemula dan pemilih muda yang terdiri dari pelajar SLTA/sederajat, mahasiswa, serta pengurus organisasi atau komunitas;
2. Tidak sedang menjadi penyelenggara Pemilu dan bukan anggota partai politik;
3. Diutamakan alumni SKPP/P2P dengan kriteria:
– Memiliki komunitas kader atau komunitas lainnya;
– Pernah melakukan pengawasan partisipatif dalam Pemilu dan/atau Pemilihan;
– Berdomisili di wilayah Kota Parepare;
4. Mendapatkan izin dari instansi untuk mengikuti program pendidikan hingga selesai (bagi yang sedang bekerja);
5. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian pendidikan sampai selesai serta melaksanakan pengawasan partisipatif pasca P2P;
6. Sehat jasmani dan rohani, tidak dalam kondisi sakit berat maupun gangguan kejiwaan.
Program ini terbuka bagi berbagai kalangan, di antaranya alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP)/P2P yang masih aktif, pemilih pemula dan pemilih muda, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap terwujudnya proses demokrasi yang berintegtitas.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Dr. Susilawati menyampaikan bahwa P2P merupakan wadah penting dalam memperkuat peran masyarakat dalam mengawal setiap tahapan Pemilu.
“Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, kami berupaya mendorong lahirnya masyarakat yang sadar akan pentingnya pengawasan. Partisipasi publik menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bawaslu Kota Parepare terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
Melalui program ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek teoritis terkait pengawasan Pemilu, tetapi juga mampu mengimplementasikan praktik pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing, baik selama tahapan Pemilu berlangsung maupun setelahnya.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan hotline di nomor 0852-7456-0951 atau mengunjungi langsung Kantor Bawaslu Kota Parepare yang beralamat di Jl. Chalik No. 23, Kota Parepare.
Dengan terselenggaranya program ini, Bawaslu Kota Parepare berharap dapat membangun ekosistem pengawasan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan dalam rangka menyongsong Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 yang demokratis dan bermartabat.




















