PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD komisi III Andi Muhammad Fudail lewat program Ruang Bincang Belum lama ini mengatakan untuk pembahasan anggaran APBD prosesnya melibatkan banggar, diawali dengan penyerahan, selanjutnya pembahasan di komisi, setelah itu lanjut pembahasan di banggar, dibanggar itu sangat jelas DPRD lengkap dan juga semua OPD harus hadir untuk membahas selanjutnya, dari hasil pembahasan itu terjadi kesepahaman, kesepakatan sehingga di ketuk palu.
“Namun belakangan pihak pemerintah ada sedikit dan kurang berkenan, persoalan anggaran 2 miliar, yaitu pembelian pengadaan baju seragam untuk SMA. Pemahaman kita di luar banggar ini, bahwa itu kewenangan provinsi. Tentunya ada sela, maka sebelum paripurna penyampaian hasil banggar, pimpinan mengumpulkan kita semua anggota DPR yang banggar maupun bukan banggar untuk membicarakan itu.” Kata Andi Fudail
Lanjut Fudail, sebenarnya luar banggar ini meminta untuk dijelaskan, mengenai hal pengadaan untuk seragam, setelah itu pintu masuk untuk berdiskusi.
“Tentunya kita akan cari solusinya, cuma penjelasan itu hanya ada dua persoalan yang disampaikan, Saya tidak tahu bagaimana cara pemahaman teman-teman di pemerintah, sehingga muncul dua persepsi, sehingga itu tidak terjadi kesepahaman.” Jelas Andi Fudail.




















