PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Laga penuh gengsi bakal tersaji di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare. PSM Makassar bersiap menjamu Persebaya Surabaya pada pekan keempat Super League 2025/2026, Ahad (31/08/25).
Duel klasik dua tim besar ini selalu menyedot perhatian. Bukan hanya karena rivalitas di lapangan, tetapi juga karena daya magnet kedua basis suporter. Kehadiran mereka di tribun menjanjikan atmosfer luar biasa, namun juga menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, menegaskan pihaknya sudah menyiapkan strategi pengamanan ekstra. Sebelum pertandingan, Indra bersama jajaran perwira Polres Parepare meninjau langsung kondisi terkini Stadion GBH.
“Kami dari polres Parepare melaksanakan kegiatan pengecekan dan peninjauan langsung dilapangan, terkait dengan kesiapan menghadapi pertandingan antara PSM melawan Persebaya. Tentunya kegiatan ini untuk kita melihat situasi dan kondisi yang ada lapangan, hingga kita bisa mengambil langkah langkah dan tindakan yang akan dilakukan berdasarkan pertandingan nanti.” ujar Indra saat meninjau stadion, 27 Agustus 2025.
Meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi soal kedatangan Bonek ke Parepare, Indra menegaskan pengamanan maksimal tetap diberlakukan.
“Kami sampai saat ini belum mendapat informasi terkait Bonek, tetapi kalau untuk pendukung Persebaya, kami sudah sudah dapat informasi. Karena Bonek ini mereka suporter yang langsung dari Surabaya.” Kata Indra.
Awalnya, Polres Parepare menyiapkan 850 personel. Namun melihat potensi tingginya animo suporter dan rivalitas yang kental, kekuatan itu ditambah. Kini, total 950 personel gabungan akan diterjunkan, terdiri dari polisi, Brimob, TNI, hingga Satpol PP. Ia berharap pertandingan nanti benar-benar menjadi pesta sepak bola yang menyenangkan bagi seluruh masyarakat.
Dengan 950 personel disiagakan, Parepare bersiap menyambut duel panas PSM Makassar vs Persebaya Surabaya. Di atas kertas, laga ini menjanjikan adu taktik seru. Namun yang lebih penting, keamanan dan ketertiban di luar lapangan harus tetap terjaga, agar pertandingan bisa dikenang sebagai tontonan yang layak dan bermartabat.




















