PAREPARE, RADIOMESRA. COM – PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare terus berkomitmen untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai kekurangan operasional demi meningkatkan pelayanan. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah pemenuhan kebutuhan X-ray.
Selain itu, upaya perbaikan sejumlah struktur kini sedang dalam proses, termasuk menangani keluhan terkait lubang-lubang di area operasional hingga tempat duduk didalam terminal penumpang. Menurut Branch Manager Pelindo Multi Terminal Branch Parepare, I Nengah Suryana Jendra, evaluasi dan tindakan perbaikan akan terus digalakkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Memang ini setiap tahun kita lakukan perbaikan demi perbaikan, pembenahan demi pembenahan, kita lakukan, demi kenyamanan penumpang. Tahun ini ada beberapa yang kita benahi, ada kita lengkapi dalam terminal ini, di samping sudah ada x-ray, ada juga gate barrier dari segi kenyamanan, kita tambahkan juga 2 AC duduk, supaya nanti para penumpang yang menggunakan terminal ini bisa lebih nyaman, seperti tahun-tahun, lalu termasuk, akses di jalan juga kita perbaiki, yang tadinya bergelombang jalannya, kita perbaiki. Ini semata-mata demi bagaimana kenyamanan para penumpang baik untuk arus balik maupun mudik.” Ungkap Jendra
Pelindo sendiri telah mengelola pelabuhan Parepare dalam beberapa kluster operasional. Pelabuhan Nusantara difokuskan untuk layanan penumpang dan kapal Roro, Pelabuhan Cappa Ujung dikonsentrasikan pada layanan barang dan peti kemas, sedangkan Pelabuhan Lontangnge didedikasikan untuk pelabuhan rakyat dan lapangan peti kemas.
Pada 2025, proyek perbaikan jalan di kawasan Lontangnge telah memasuki tahap desain. I Nengah mengungkapkan bahwa proses desain ditargetkan selesai pada triwulan pertama tahun ini. Setelah desain rampung, Pelindo akan melanjutkan dengan proses lelang yang dikoordinasikan oleh kantor pusat.
Estimasi waktu untuk proses administrasi ini sekitar enam bulan—terdiri dari tiga bulan untuk desain dan tiga bulan untuk proses lelang. Konstruksi perbaikan jalan diperkirakan mulai dilakukan pada bulan Juni atau Juli 2025.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis atas permasalahan infrastruktur sekaligus mendukung kelancaran operasional pelabuhan. Diharapkan, berbagai perbaikan ini dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Parepare dan sekitarnya.(*)




















