PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Warga Kecamatan Soreang, Kota Parepare, mengusulkan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait agar memasang atau memindahkan lampu peringatan (warning light) warna kuning ke titik perbatasan wilayah Parepare–Pinrang, tepatnya di ruas Jalan HAM Arsyad.
Hal tersebut disampaikan oleh Umar, seorang warga Soreang, saat mengudara dalam program interaktif Obrolan Santai (Obras), Selasa (28/07/2026). Menurutnya, arus lalu lintas dari arah Pinrang yang masuk ke wilayah Parepare sering kali melaju dengan kecepatan tinggi karena kondisi jalanan yang lurus dan luas.
“Pengendara dari luar daerah sering kali terlena karena jalanan dari luar itu luas dan minim hambatan. Begitu masuk perbatasan Parepare, mereka tidak menyadari bahwa kondisi lalu lintas sudah padat dan jalanan menyempit. Akibatnya sangat rawan terjadi kecelakaan,” ujar Umar.
Ia mencontohkan, lampu warning light yang saat ini berada di sekitar kampus IAIN Parepare atau persimpangan gerbang utama sebaiknya dipindahkan atau ditambah di garis perbatasan. Keberadaan lampu kuning berkedip tersebut dinilai penting sebagai penanda fisik awal agar pengendara langsung mengurai kecepatan kendaraan begitu memasuki area Kota Parepare.
Umar juga membeberkan pengalaman pribadi saat anaknya menjadi korban kecelakaan di jalur perbatasan tersebut akibat ditabrak oleh pengendara dari luar daerah yang menyalip secara mendadak.
“Kawasan tersebut kini sudah menjadi persimpangan padat kendaraan karena adanya jalur keluar-masuk permukiman warga. Kami sangat berharap Dinas Perhubungan dapat menindaklanjuti hal ini dengan memasang lampu hati-hati di titik perbatasan demi keselamatan bersama,” tegasnya




















