PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pimpinan Sementara DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir memimpin rapat silaturahmi Pengurus DDI kota Parepare dan Pengurus Masjid Raya Parepare di ruang rapat paripurna Kamis (05/09/24). Kaharuddin kadir mengatakan pertemuan tersebut Bermaksud ingin membicarakan terkait madrasah Tsanawiyah yang ada di area masjid raya kota Parepare.
“Beliau kemarin menyampaikan bahwa tidak ada maksud untuk memiliki, aset itu, tetapi beliau menyampaikan bahwa keberadaan lembaga pendidikan ini, yang sejarahnya dirintis oleh Gurutta kyai haji Muhammad Abdu Pabbajah. Oleh karena itu beliau berkeinginan semua ke DDI supaya lembaga pendidikan ini tetap dipertahankan. Kalau kepemilikannya beliau tidak mau masuk disitu, beliau berkeinginan supaya lembaga pendidikan ini, tetap berada ditempat itu. Kalau asetnya samasekali tidak masuk diwilayah itu.” Kata Kahar
Lanjut Kaharuddin, karena dulu sejarahnya Gurutta untuk memakmurkan mesjid, itdmanya semua masjid DDI waktu itu mungkin semua sepakati para ulama dibuatkan lembaga pendidikan, sehingga masjid jadi makmur di waktu shalat. Ini  adalah media syiar waktu dulu. Maka dibuat kan lembaga pendidikan.
“Karena ini masjid Raya masuk dalam cagar budaya, menurut informasi, dilantai 2 masih banyak dokumen Gurutta. Itu nantinya akan dibuatkan perpustakaan. Intinya, supaya kita bisa pahami semua, bahwa pembicaraan kita hari ini, tolong di batasi bukan terkait kepemilikan aset, tapi hanya membicarakan bagaimana kelanjutan pengelolaan lembaga pendidikan ini karena menurut beliau ada pemberitahuan dari panitia diberi waktu apakah 1 atau 2 bulan kedepan untuk mencari tempat.” Kata Kaharuddin
Sekertaris masjid raya Rahman DJ mengatakan Tempo hari Ada rapat dengan para jemaah dan pengurus, Meminta untuk DDI labukkang Raya ini kembali ke tempatnya. pertimbangannya seperti ini karena di masjid Raya itu ada beberapa program yang di laksanakan secara gratis, sementara dana umat yang masuk di masjid Raya itu itu sangat kalau dihitung-hitung tidak bisa menutupi kegiatan-kegiatan itu.
“Oleh karena itu, berpikir teman-teman untuk membuat badan usaha, yaitu sekolah. oleh karena itu, mungkin teman-teman ingin mengambil pengurus masjid Raya melakukan rapat bahwa mungkin mesjid Raya mengelola langsung dan DDI dibelakangnya.” Ungkap Rahman




















