PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare, melaksanakan kegiatan bimbingan manasik haji bagi 136 calon jemaah haji asal Parepare. Bimbingan manasik menjadi ajang untuk memberikan pembekalan dan simulasi bagi jemaah saat melaksanakan ibadah haji.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Parepare Hasyim Usman, Rabu (24/04/24). Saat ini masuk tahapan manasik sejak 17 April sampai 25 April di tingkat kecamatan. Selanjutnya nanti ada manasik di tingkat Kota Parepare tanggal 26 dan 27 April.
“Terkait dengan pelaksanaan bimbingan manasik haji untuk kota Parepare, untuk tahap pertama ini, kami lakukan bimbingan manasik haji untuk tingkat kecamatan tanggal 27 akan dilaksanakan manasik haji tingkat kabupaten kota. Terkait dengan pelaksanaan ibadah haji ini, kami bagi berdasarkan dua zona atau 2 kelompok. karena di setiap kecamatan tidak mencukupkan jumlah jemaah 45. Persyaratan untuk menjadikan satu kelompok itu 45, makanya digabung dua kecamatan setiap kelompok. ada dua kecamatan.” kata Hasyim
Tambah Hasyim, kemudian terkait dengan kegiatan manasik haji ini berlangsung sejak tanggal 17 sampai 25 April 2024. Itu dengan pemateri yang di pakai itu pemateri pertama dari kantor kementerian agama kota Parepare, ada dari Luar ada KBIH. Dari praktisi atau dari dosen IAIN Parepare itu semua memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji.
“Adapun terkait dengan materi-materi itu tidak jauh dari pelaksanaan ibadah haji, apakah itu terkait dengan materi manasik haji itu sendiri, kemudian materi dasar-dasar yang sudah pernah diajarkan di pada saat pra manasik di masing-masing KUA kecamatan. Kemarin di progress kembali, diingatkan kembali kepada jemaah haji ini terkait dengan kegiatan-kegiatan bimbingan manasik haji ini. Tatkala pentingnya itu adalah melaksanakan praktek itu intinya. Sebenarnya setelah jemaah haji menerima materi mulai dari beberapa hari kemudian pada hari berikutnya sebelum penutupan akan dilaksanakan praktek manasik haji.” Jelas Hasyim.
Hasyim menegaskan bimbingan manasik digelar untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan bagi jemaah haji reguler. Selain itu juga diharapkan dengan adanya bimbingan manasik haji, para jemaah nantinya mampu secara mandiri melaksanakan kegiatan ibadah di tanah suci.




















