PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Hari kedua Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Parepare 2025 tingkat Kelurahan, Kamis, (18/01/23), berlangsung di delapan Kelurahan. Delapan Kelurahan itu adalah Kelurahan Ujung Sabbang dan Labukkang di Kecamatan Ujung, Kelurahan Bukit Indah dan Ujung Lare di Kecamatan Soreang, Kelurahan Cappa Galung dan Lumpue di Kecamatan Bacukiki Barat, serta Kelurahan Galung Maloang dan Lemoe di Kecamatan Bacukiki.
Bappeda Kota Parepare selaku penyelenggara Musrenbang membagi beberapa tim untuk turun di delapan Kelurahan tersebut. Beragam aspirasi dan usulan maupun masukan mencuat dalam Musrenbang di delapan Kelurahan ini. Usulan berasal dari perwakilan masyarakat, LPMK, RT dan RW.
Camat Ujung Muhammad Yusuf Azis yang mengikuti Musrenbang di Kelurahan Ujung Sabbang dan Labukkang, kembali mengingatkan kepada peserta Musrenbang bahwa usulan berdasarkan kebutuhan bukan keinginan atau kemauan. Usulan-usulan itu kemudian ditampung untuk dipilah berdasarkan skala prioritas dan rasional. Itu karena kondisi keuangan daerah yang terbatas. “Jadi usulan berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Perlu pemberdayaan masyarakat, pelatihan peningkatan kapasitas SDM. Bagus diberi pelatihan yang sudah berjalan usahanya supaya semakin meningkat. Seperti pelatihan perbengkelan dan lainnya,” kata Yusuf.
Karena itu, Yusuf meminta sukseskan Musrenbang, gunakan hak usul, untuk realisasinya diperjuangkan bersama dengan pertimbangan skala prioritas, rasional berdasarkan kondisi keuangan daerah.
Sekretaris Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang mengatakan, Musrenbang hari kedua berjalan baik, aman, dan lancar. “Berbagai aspirasi dan usulan yang muncul tetap menjadi perhatian, namun tentu dengan skala prioritas melihat tingkat urgensi dan kondisi keuangan daerah. Insya Allah, selesai Musrenbang Kelurahan ini selanjutnya Musrenbang tingkat Kecamatan. Persiapkan delegasi Kelurahan untuk Musrenbang Kecamatan,” pinta Dede.




















