27.7 C
Pare-Pare
Sabtu, Juni 6, 2026
spot_img

Pj Gubernur Sulsel Aktif Terlibat dalam Gerakan Pertanian Kota Parepare

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pada kunjungan kerja (kunker) di Kota Parepare, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, tidak hanya fokus pada aspek kebijakan dan administratif. Ia juga menunjukkan komitmen terhadap pertanian dengan mengikuti kegiatan Gerakan Menanam Cabai di lahan percontohan Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Kota Parepare. Dalam kegiatan tersebut, Bahtiar Baharuddin didampingi oleh Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali, serta unsur Forkopimda Kota Parepare dan rombongan pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan.

Penanaman cabai ini tidak hanya menjadi simbol partisipasi pemprov dalam mendukung pertanian lokal, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam mengembangkan sektor pertanian. Pj Gubernur Sulsel menyatakan pentingnya memperkuat sektor pertanian sebagai bagian integral dari pembangunan daerah.

“Hari ini bagian dari program kami juga adalah bagaimana memperkuat ketahanan pangan. Hari ini kita melakukan kegiatan tanam pohon, sukun, dan cabe. Intinya ini bukan hanya sekedar menanam cabe dan sukun 5 besarnya itu kita hendak merawat bumi.”kata Bahtiar

Aktivitas ini bukan hanya sebagai simbol, namun juga sebagai upaya nyata untuk mendorong pertanian berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, Bahtiar Baharuddin ingin menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian membutuhkan sinergi lintas sektor dan tingkat pemerintahan.

“Karena daya dukung alam kita ini seluruh dunia menjadi menjadi isu internasional di Indonesia, itu juga termasuk sulsel. Kalau kita mau objektif 2/3 sekarang lahan-lahan Sulsel tidak produktif, sedangkan tadi naik pesawat Makassar putar ke Selayar yang lainnya mungkin tinggal atas saja dari 24 kota masih produktif dan hijau pohonnya gede gede. Yang lain itu sudah gundul. Makanya anda lihat sungai sungai kita butek, tidak jernih, lagi bahkan pinggir laut kita itu dilihat di parepare, Maros keruh semua airnya apa makna airnya coklat itu itu tandanya airnya tergerus kebawah karena tidak ada lagi pohon,” ujar Bahtiar Baharuddin.

Penanaman cabai di lahan percontohan Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Kota Parepare menjadi bukti nyata bahwa pemimpin daerah tidak hanya berfokus pada perkembangan infrastruktur, tetapi juga pada sektor yang memiliki dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat. Gerakan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat setempat untuk turut serta dalam pengembangan pertanian di wilayah mereka masing-masing.

 

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare