PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Instutute Teknologi Habibie (ITH) kota Parepare membuka pendaftaran untuk calon ASN untuk bergabung di ITH tahun ini. Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng. Armin Lawu pada tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan ITH di kota Parepare akan menerima calon aparatur sipil negara (ASN) dalam jumlah yang banyak sekali khusus untuk formasi dosen ini itu ada 95 calon ASN
“Insyaallah ITH di kota Parepare akan menerima calon aparatur sipil negara atau ASN dalam jumlah yang banyak sekali. Khusus untuk formasi dosen ini, itu ada 95 calon ASN. Dan 95 calon dosen ASN ini nanti akan disebar dalam dua status, PNS atau CPNS sebanyak 60 orang kemudian status P3K itu sebanyak 35 orang. Jadi totalnya itu ada 95 calon ASN. Seperti kita ketahui ASN itu sekarang ada terbagi dua yaitu ada sebagai dengan status PNS dan ada ke berbagai status P3K.” Kata Dr. Armin.
Untuk calon dosen ASN, lanjut Dr. Armin, punya pengalaman jadi dosen dan berusia di atas 35 tahun itu punya kesempatan bagus sekali untuk menjadi dosen ASN dengan status P3K dan status dosen sebelumnya itu jabatan fungsional dan sertifikasi dosen yang mereka miliki yang dari PTS yang lalu itu bisa langsung di alihkan ke ITH.
“Jadi dia tidak mulai dari awal lagi tetapi, sudah punya jabatan fungsional dan juga punya sertifikasi sebagai dosen. Mungkin informasi detailnya kami sudah mengumpulkan informasi yang ada di CSSN BKN pusat. Nanti kalau sudah lengkap akan kami informasikan dalam bentuk browser dan secara detail.” Jelas Armin.
Dr. Armin menambahkan Calon dosen ASN yang 95 orang itu untuk 14 program studi yang yang telah diberi izin penyelenggaraan oleh kemendikbudristek Dikti.
“Jadi total dosen kita itu insya Allah tahun depan itu ada sekitar 121 dosen baik PNS dan P3K. Jadi itu terdiri dari 16 dosen PNS yang sekarang sudah ada, ditambah 10 dosen P3k dan juga sudah ada di yang bertugas semester ini, dan ditambah lagi 95 kuota ASN jadi sehingga totalnya menjadi 121 dosen baik PNS dan P3K untuk insya Allah tahun ini bisa terealisasi.” Tambah Dr. Armin.




















