30.7 C
Pare-Pare
Rabu, Juli 22, 2026
spot_img

Direktur PAM Tirta Karajae Operasikan Sumur P14 Bambu Runcing

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong Meresmikan pengoperasian sumur P14 Bambu Runcing. Pada Awak media kamis (09/03/23) Firdaus mengatakan pengaktifan Sumur P14 ini untuk menambah kapasitas jalur ke IPA 1.

“Karena waktu bendungan jebol, pelanggan IPA 1 di sini luar biasa sangat terganggu, Banyak PNS yang mengantor. sehingga meresahkan mereka. Dan kami ikut terasa, sehingga kami mengupayakan hal yang terbaik, sehingga jalur IPA 1 kami backup. Dan kebetulan pemerintah daerah pada tahun 2021, membuat sumur ini, hari ini dan kita mulai operasikan. Jadi kalau ada gangguan dari IPA 1 ini bisa membackup. Mudah-mudahan pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat pada pelanggan itu semakin baik karena itu adalah harapan pemerintah daerah dan harapan saya selaku direktur PDAM.” Kata Firdaus.

Lanjut Mantan Pimpinan DPRD kota Parepare ini, Hal kedua di harap juga terdapat IPA 2 karena kemarin pipa pelintasnya juga rusak. Sementara di upayakan pompa di aktifkan juga itu sehingga ada backup untuk jalur 2, jadi IPA 1 dan IPA 2 ada yang backup.

‘Insya Allah sebelum Ramadan, kita akan operasikan juga. Sehingga kalau ada masalah itu bisa membantu jalur IPA 2. Yang ketiga sebelum Ramadan juga, kami akan mengaktifkan pompa lumpur karena itu bermasalah ketika curah hujan terlalu keras, lumpur dari hulu terlalu banyak, bisa disaksikan di salokarajae sekarang, lumpurnya luar biasa sudah masuk di tengah sungai paska banjir kemarin di bulan Februari .” Jelas Firdaus.

Firdaus menambahkan, PAM Tirta Karajae telah memesan 2 pompa lumpur untuk di pasang di sumur karajae itu sehingga meskipun kondisi lumpur tinggi tetap bisa beroperasi karena dibarengi oleh pengisapan lumpur yang ada di sumur sepanjang permukaan sungai lebih tinggi daripada pipa iptek.

“Kalau kemarin air sungai lebih tinggi dari pipa iptek tapi lumpurnya lebih banyak kita hentikan juga pengoperasiannya, karena takutnya pompanya meledak karena lumpur. Sekarang sebelum Ramadan ini kami pasang pompa dan sudah tiba rencana, kami turunkan sehingga meskipun curah hujan tinggi dan lumpur padat masuk ke sumur itu bisa di atasi sehingga meskipun lumpur padat, kami bisa isap sehingga kita instalasi pengolahan air dikaraja itu tetap normal 12 liter per detik.” Tambah Firdaus.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare