PAREPARE, RADIOMESRA. — Pasokan listrik pada Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) saat ini masih menjalani proses pemulihan dan optimalisasi secara menyeluruh. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus melakukan berbagai langkah percepatan demi menstabilkan kembali keandalan listrik bagi para pelanggan.
Manager PLN ULP Mattirotasi (PLN UP3 Parepare), Adryani, menyampaikan bahwa perkembangan positif mulai terlihat dengan beroperasinya kembali salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto.
“Satu unit PLTU Jeneponto berkapasitas 125 megawatt (MW) telah kembali beroperasi dan menyuplai listrik ke dalam sistem. Kendati demikian, daya mampu sejumlah pembangkit lainnya masih belum optimal sehingga pengelolaan pasokan listrik harus tetap dilakukan secara hati-hati,” ujar Adryani.
Ia menambahkan, dalam situasi daya mampu pasok yang masih terbatas ini, pihak PLN mengoptimalkan seluruh pembangkit yang ada serta menerapkan langkah mitigasi. Pengaturan beban listrik dilakukan secara bertahap dan terukur berdasarkan kondisi sistem secara real time.
Atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat kondisi kelistrikan saat ini, pihak PLN menyampaikan permohonan maaf dan memastikan seluruh petugas bergerak cepat di lapangan.
“Kami memahami bahwa kondisi ini berdampak pada aktivitas harian pelanggan. Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Seluruh petugas PLN terus bekerja di lapangan untuk melakukan percepatan penanganan agar kelistrikan bisa secepatnya kembali normal,” tegasnya.
Bagi masyarakat yang ingin memantau perkembangan kondisi kelistrikan terkini serta wilayah terdampak, informasi resmi dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile, kanal media sosial resmi PLN, maupun WhatsApp Channel PLN ULP di masing-masing wilayah. Pelanggan di wilayah Mattirotasi juga dapat menghubungi kontak layanan resmi PLN ULP Mattirotasi melalui nomor 085210528833.




















