31.2 C
Pare-Pare
Kamis, Juli 30, 2026
spot_img

Angka Perceraian di Kota Parepare Capai 551 Kasus, Tertinggi di Kecamatan Bacukiki Barat

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Angka perceraian di kota Parepare mengalami peningkatan untuk tahun 2022 lalu. Data tersebut diungkapkan kepala urusan Agama (KUA) Bacukiki Barat Amir Said. Senin (09/01/23).

“Terkait dengan angka perceraian di kota Parepare tahun 2022 ini mengalami peningkatan. Urutannya itu Bacukiki barat, Soreang dan ujung, Bacukiki terakhir. Sebelumnya di tahun 2021 itu angka perceraian mencapai 449 sementara tahun 2023 ini mencapai 551 jadi ada peningkatan. Dari perceraian itu ada beberapa penyebabnya. Yang pertama faktor ekonomi, ada beberapa istri yang tidak diberi nafkah oleh suaminya dan ada juga beberapa suami terlibat narkoba, akhirnya dipenjara sehingga tidak memberi nafkah kepada istrinya.” Kata Amir Said.

Lanjut Kepala KUA Bacukiki Barat ini, selain itu juga ada KDRT ini juga menjadi penyebab kedua angka perceraian tertinggi dan yang ketiga adalah faktor selingkuh. Jadi selingkuh ini sebenarnya berasal dari HP yang di pegang selama ini kadang-kadang ada beberapa orang kalau misalnya bertengkar dengan suami istrinya curhatnya di Facebook atau di WA sehingga itu menjadi salah satu penyebab angka perceraian. Selain itu media sosial dijadikan sebagai sarana selingkuh terutama yang sering reunian juga diwaspadai karena beberapa ibu rumah tangga yang biasa datang ke kantor melaporkan keluarganya disebabkan hal-hal seperti itu

“Oleh karena itu kami berharap semua rumah tangga baik itu suami, maupun istri mungkin saatnya jangan terlalu banyak memegang HP. Kalau misalnya memegang HP hendaknya itu hal-hal yang sifatnya positif. Kalau ada hal-hal terkait kalau ada chat sudah menyimpang Saya kira itu tidak usah terlalu ditanggapi, karena ini juga sangat berbahaya di kehidupan rumah tangga. Di KUA itu sejak tahun 2020 yang lalu itu ada program namanya program pusaka sakinah, Pusat Layanan Keluarga Sakinah. Ini dijadikan sebagai program untuk pendampingan terhadap keluarga-keluarga yang selama ini dianggap bermasalah.” Terang Amir

Tambah Amir Said, beberapa penyuluh KUA di Bacukiki barat diharapkan mendampingi beberapa keluarga yang datang ke tempat ini untuk di carikan semacam pendampingan sekaligus di monitoring setiap langkah-langkah apa yang terjadi di kehidupan rumah tangganya.

“Karena ini juga menjadi problem, karena seperti yang kita pahami bersama, ketahanan negara itu harus dimulai dari ketahanan keluarga yang ada di dalamnya. Kalau keluarga-keluarga yang ada di dalam satu negara rapuh, secara otomatis ketahanan negara juga akan rapuh.” Terang Amir Said

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare