PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang mengatakan berdasarkan keputusan Menteri Bappenas tahun lalu dimana parepare pada tahun ini masuk sebagai lokus prioritas untuk pencegahan dan penanganan stunting di tahun 2022. Pada tim liputan jelajah kota Dede mengungkapkan Parepare bersama 451 kabupaten kota indonesia. Jumat (11/02/22).
“bersama dengan 451 kabupaten kota se-indonesia di mana sebelumnya ada 500 lebih kabupaten kota di gelombang pertama di tahun 2020 itu masuk sebagai lokus kegiatan ini merupakan kegiatan rapat untuk menyamakan persepsi dari teman-teman lingkup pemerintah kota Parepare dalam hal ini SKPD maupun dari kelurahan dan tingkat kecamatan.” Kata Dede.
Lanjut Deds. di SKPD seperti dinas kesehatan dinas KB, dinas DP3A kemudian dinas ketahanan pangan dinas PU dan dinas pertanian dan kelautan itu memiliki anggaran terkait penanganan stunting.
“Jadi kita berharap bahwa berdasarkan Lokus yang telah ditunjuk oleh bapak walikota sesuai dengan SK walikota nomor 595 tahun 2021 di mana ada 5 kelurahan prioritas yaitu ada kelurahan ujung baru, lumpue kelurahan bumi harapan Tiro sompe dan kelurahan Mallusetasi kita berharap bahwa anggaran anggaran yang ada di daerah baik yang bersumber dari APBD maupun dengan APBN itu nantinya tepat sasaran berdasarkan petunjuk dari kementerian.” Jelas Dede
Tambah Dede diharapkan bahwa pemerintah kota Parepare juga membuat SK tim percepatan dan penanganan stunting tingkat kelurahan Jadi bukan cuma hanya 5 kelurahan itu saja yang dibuatkan SK terkait prioritas stunting di tingkat kelurahan tapi semua kelurahan di kota Parepare diharapkan itu membuat SK terkait hal pencegahan dan penanganan stunting di kelurahan masing-masing.




















