PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Hubungan Antar Lembaga, Anggiat Napitupulu, pada Selasa (04/08/26). Dalam kunjungan tersebut, Anggiat didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri, Yan Sutra I dan Eding Sungkana, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, Bc.IP., S.H., M.Si.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana serta kualitas penyelenggaraan layanan di Lapas Kelas IIA Parepare. Kepala Lapas Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., beserta jajaran mendampingi rombongan selama pelaksanaan peninjauan.
Rombongan melakukan peninjauan ke berbagai fasilitas, di antaranya ruang layanan terpadu, dapur, Klinik Pratama Pengayoman, blok hunian warga binaan, area pembinaan, serta fasilitas pendukung lainnya. Selain melihat kondisi fisik sarana dan prasarana, rombongan juga memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Dalam arahannya, Anggiat Napitupulu memberikan apresiasi atas kondisi Lapas Parepare yang dinilai telah menunjukkan perkembangan yang baik, baik dari sisi kebersihan, penataan fasilitas, maupun pelaksanaan layanan. Namun demikian, beliau juga memberikan beberapa catatan dan masukan sebagai bahan evaluasi agar kualitas layanan dan pengelolaan satuan kerja dapat terus ditingkatkan.
“Secara umum kondisi Lapas Parepare sudah baik dan menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan. Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi agar kualitas pelayanan semakin optimal. Jadikan setiap masukan sebagai motivasi untuk terus berbenah dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” ujar Anggiat Napitupulu.
Sementara itu, Kalapas Parepare, Marten, menyampaikan bahwa seluruh arahan dan masukan yang diberikan akan segera ditindaklanjuti oleh jajaran sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan. Evaluasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki sarana dan prasarana, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ungkap Marten.
Melalui kunjungan kerja ini, Lapas Kelas IIA Parepare menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan dalam rangka mewujudkan layanan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, humanis, dan sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.




















