30 C
Pare-Pare
Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Produsen Wait and See Harga HET Baru, Bulog Parepare Batasi Stok Minyakita tapi Jamin Pasar Tetap Aman

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Perum Bulog Cabang Parepare mengakui adanya keterbatasan pasokan Minyakita di pasaran saat ini. Hal tersebut dipicu oleh langkah para produsen yang memilih untuk *wait and see* atau menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita yang baru.

Pimpinan Cabang Bulog Parepare, Rahmi Mangerang, mengungkapkan bahwa pihak produsen saat ini menahan atau membatasi penyaluran pasokan ke tingkat distributor. Dampaknya, stok minyak goreng subsidi yang dikuasai Bulog menjadi cukup terbatas.

> “Untuk saat ini, karena produsen masih wait and see menunggu penetapan harga HET Minyakita yang baru dari pemerintah, kami memang mengalami keterbatasan stok. Mereka masih membatasi atau mungkin menahan dulu penyaluran ke distributor,” ujar Rahmi saat memberikan keterangan kepada media.Selasa (09/06/26)

Meski pasokan dari produsen tersendat, Rahmi menegaskan bahwa Bulog Parepare tetap berkomitmen menjaga ketersediaan Minyakita dan beras SPHP, khususnya di pasar pantauan SP2KP. Di antaranya adalah Pasar Lakessi di Parepare (memiliki 5 RPK binaan) dan Pasar Mattirowalie di Kabupaten Barru (memiliki 3 RPK binaan).

Bulog Terapkan Pengaturan Stok dan Tindak Tegas Penimbunan

Mengantisipasi kelangkaan, Bulog Parepare menerapkan strategi pengaturan volume penyaluran stok (dropping) secara berkala serta memperketat pengawasan terhadap Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjadi mitra binaan mereka.

Mengenai spekulasi adanya pedagang nakal yang sengaja menimbun barang untuk mempermainkan harga, Rahmi mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor.

“Kalau untuk mitra binaan RPK di pasar selalu kami pantau. Insya Allah kalau pun ada apa-apa, seperti penimbunan atau harga yang dijual tidak sesuai HET, tolong laporkan kepada kami di Bulog,” tegasnya.

Harga Tetap Mengacu HET Lama, GPM Masif Dilakukan

Hingga keputusan HET baru resmi diketuk oleh pemerintah, Bulog Parepare memastikan harga jual Minyakita di tingkat mitra binaan masih wajib mengikuti regulasi HET yang lama.

Selain memasok pasar tradisional, Bulog juga terus menggenjot pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara rutin di wilayah Parepare.

“Kami rutin menggelar GPM setiap hari Selasa dan Kamis. Ditambah lagi satu hari fleksibel, jadi dalam seminggu minimal ada tiga kali pelaksanaan GPM untuk masyarakat,” tambah Rahmi.

Pihaknya berharap pemerintah pusat dapat segera menetapkan aturan HET Minyakita yang baru dalam waktu dekat agar rantai distribusi dari produsen kembali berjalan normal.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare