PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD Kota Parepare dari Fraksi Partai Gerindra, Dr. H. Kamaluddin Kadir, S.Sos., M.M., menggelar kegiatan reses masa persidangan kedua di Aula Panti Asuhan Kota Parepare pada Sabtu (16/05/26). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah.
Kamaluddin menjelaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing guna mendengarkan dan menyerap aspirasi warga. Hal ini melengkapi saluran perencanaan pembangunan lainnya yang dilakukan pemerintah, seperti Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) dari tingkat kelurahan hingga nasional.
“Sekarang ini proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan, bukan lagi objek pembangunan. Jadi, saran, pertimbangan, dan masukan dari masyarakat sangat penting untuk didengarkan,” ujar Kamaluddin di hadapan warga yang hadir.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan tidak ragu menyampaikan kebutuhan lingkungan mereka, seperti perbaikan lorong, lampu jalan, atau fasilitas umum lainnya, agar dapat diperjuangkan dalam bentuk pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan.
Terkait kebijakan efisiensi anggaran sebesar Rp101,9 miliar yang terjadi di Kota Parepare tahun ini, Legislator Gerindra tersebut meluruskan bahwa anggaran tersebut bukan dipangkas secara cuma-cuma, melainkan diambil alih oleh pemerintah pusat untuk dialokasikan ke program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa program prioritas yang dimaksud antara lain program pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih, serta pengembangan Kampung Nelayan terintegrasi. Di Parepare sendiri, saat ini sudah siap tiga Koperasi Merah Putih yang menunggu waktu peluncuran resmi.
Di akhir sambutannya, Kamaluddin memastikan bahwa pelayanan dasar yang menyangkut hajat hidup dan kemaslahatan masyarakat banyak akan tetap dikawal dengan baik dan tidak boleh dikorbankan di tengah penyesuaian anggaran ini.




















