PAREPARE, RADIOMESRA. COM– Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Parepare, Sappe, SH., menegaskan komitmennya dalam mengawal program prioritas pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Sappe saat menggelar Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Patato Cafe, Jumat (15/05/26).
Di hadapan ratusan konstituen, Sappe menjelaskan bahwa Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Pemerintah Kota telah menyepakati anggaran sebesar Rp27 miliar untuk jaminan kesehatan masyarakat pada tahun 2026. Anggaran ini disiapkan untuk memastikan seluruh warga Parepare tetap terkaver BPJS Kesehatan, termasuk bagi mereka yang sebelumnya terdaftar di segmen mandiri namun menunggak.
“Jika ada warga yang BPJS-nya nonaktif karena menunggak hingga jutaan rupiah, jangan khawatir. Cukup setor foto KTP dan KK, nanti kita alihkan ke BPJS yang dibayarkan pemerintah daerah. Yang penting ada niat untuk mencicil tunggakan lama jika ada rezeki,” ujar Sappe disambut tepuk tangan warga.
Ia juga memperingatkan pihak rumah sakit agar tidak menolak pasien hanya karena kartu BPJS nonaktif. Sappe menekankan bahwa pihak rumah sakit wajib melaporkan dan mengaktifkan kartu pasien saat itu juga hanya dengan menggunakan NIK di KTP.
Selain kesehatan, Sappe menyoroti program seragam sekolah gratis bagi siswa tingkat TK, SD, dan SMP. Belajar dari evaluasi tahun sebelumnya terkait ketidaksesuaian ukuran baju dan sepatu, ia memastikan anggaran sebesar Rp5 miliar telah disiapkan dengan sistem pengadaan yang lebih presisi.
“Tahun 2026, anak-anak kita yang masuk sekolah harus diukur badannya terlebih dahulu. Tidak boleh lagi ada kejadian anak SD terima sepatu ukuran bapaknya atau baju yang terlalu besar,” tegas politisi yang dikenal vokal ini.
Sappe juga membuka layanan pengaduan 24 jam melalui nomor telepon pribadinya yang tersebar di media sosial, sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada rakyat yang telah menggajinya.




















