24.8 C
Pare-Pare
Kamis, Mei 28, 2026
spot_img

Hari Pertama Konsultasi Publik Ranperda Tentang Penataan Pasar Rakyat, Pasar Modern dan Swalayan, Komisi III Minta Masukan Di Hotel Graha

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – DPRD Kota Parepare Maraton untuk 4 Hari mulai Sabtu Hingga Selasa (29/12-02/12/25) menggelar konsultasi Ranperda dengan membagi ke komisi komisi DPRD kota Parepare. Ketua Komisi III DPRD kota Parepare H. Hamran Hamdani di temui Usai menggelar Konsultasi Publik terkait ranperda tentang penataan pasar rakyat pasar modern dan swalayan swalayan di Hotel Graha kota Parepare Sabtu (29/11/25) mengatakan untuk Perda ini sudah ada 2017, situasi perkembangan kota parepare berbeda, jadi DPRD ingin mengupdate Perda yang ada mengantisipasi terutama jarak antar swalayan, dan jarak antar pasar, rakyat pasar tradisional dan swalayan.

“Kita melakukan konsultasi publik, untuk mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat. Makanya kita undang tadi mereka para pelaku UMKM, pengusaha-pengusaha klontong, dan dari pasar swalayan sendiri. Yang hadir ada Alfamidi, sejahtera, yang semuanya kita menunggu masukannya, untuk memperbaiki Perda yang ada. Dalam arti, Perda ini memang saya sampaikan tidak bisa memasukkan semua orang, semua kepentingan, tapi kita mencoba mencari solusi melalui Perda ini, dengan resiko yang paling sedikit.” Kata Hamran.

Lanjut Politisi Golkar Ini,  poin-poin yang disoroti terutama ada banyak masukan untuk mengurangi jarak yang selama ini berlaku pasar rakyat. dan contoh seperti pasar lakkesi yang dulu itu perdanya minimal 500 meter, baru bisa Ada swalayan, dan banyak pengusaha-pengusaha membuka ini. pelaku-pelaku UMKM di parepare sendiri. Makanya mereka meminta bisa tidak dikurang jaraknya, contoh ada yang mengusulkan 100, meter 200 meter, dari pasar rakyat itu sudah bisa didirikan swalayan. Karena selama ini Perda yang lama itu 500 meter.

“Ada juga yang meminta bahwa khusus untuk di jalan bau Massepe, Mereka minta, supaya tidak boleh lagi ada tambahan. Mungkin kalau mau membuka peluang swalayan baru mungkin di daerah-daerah yang masih tidak padat penduduknya, contoh di Bacukiki. Tetapi kita minta tadi, kepada mereka untuk mempertimbangkan, karena rata-rata yang kita lihat ini, Indomaret, Alfamart itu sudah jarang buka cabang. Yang ada, yang menjamur ini adalah swalayan swasta yang notabenenya adalah pelaku-pelaku UMKM di parepare. Ini juga mesti kita pikirkan, siapa tahu nanti mereka mau membuka usaha baru, sementara perda kita sudah atur demikian rupa sehingga menghalangi mereka.” Ungkap Hamran.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare