PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Anggota Komisi III DPRD kota Parepare dari fraksi PKB Andi Muh. Fudail pada tim liputan jelajah kota radio mesra mengakui kondisi beberapa ruas jalan di Parepare saat ini banyak yang tidak layak. Hal tersebut merespon adanya aduan pendengar obras radio mesra pada Selasa (18/11/25).
“Bukan hanya di Agus Salim kondisi jalan seperti itu, banyak lubang-lubang sekitar 30-40% keseluruhan itu jalan di kota Parepare itu sudah banyak yang berlubang, retak, dan lain-lain, dan tentunya itu sudah didata oleh dinas PUPR sendiri tinggal mengeksekusinya.” Kata Andi fudail
Lanjut Andi Fudail, saat ini ada juga yang sudah dilakukan penambalan. Penambalan tersebut untuk sementara dan sifatnya semi permanen. Menurutnya, kalau mau kualitasnya bagus, yang di tempel tidak kembali lagi harus dilakukan penggalian, menggali urukan, sampai urukan mengangkat itu dasarnya terus setelah itu mengganti dengan material yang berkualitas..
“Seperti itu di padatkan kembali, setelah itu apakah di cor, atau di aspal di tasnya, itu kemungkinan akan, tidak mengembalikan lubang itu bocor kembali, contoh misalnya ada beberapa yang sudah dilakukan, yang Alhamdulillah atas komunikasi saya waktu dengan PUPR itu di depan hotel graha, kalau tidak salah itu disudut jalan dekat SMA 1, waktu itu saya minta untuk diangkat material bawahnya, walaupun sebenarnya tidak maksimal,” urai Andi Fudail.
Menurut Politisi yang senang touring ini, harusnya masih harus ke dalam lagi cuma karena persoalan waktu dan anggaran sehingga tetap dilakukan pembongkaran.
“Mengangkat material, ternyata memang tidak ada lumpur dan itu lumpur itulah yang membuat fleksibel kayak perut ular, balon yang -ganti dengan material Des dan selanjutnya di aspal. Dan ada juga yang sebagian itu dibuatkan paving blok, hampir 1 jalan di taman Syariah, ke bawah di kantor PjU tinggal kita menunggu ini langkah-langkah yang akan dilakukan oleh PUPR karena untuk mensiasati anggaran juga tentunya. Jadi memilah-milah jalan yang betul-betul prioritas harus dikerjakan dulu karena persoalan efisiensi anggaran juga.” Jelas Fudail




















