PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2025, para relawan Kemenkeu Mengajar Parepare menunjukkan bahwa menjadi pahlawan masa kini bisa dilakukan dengan cara sederhana berbagi ilmu APBN, menyalakan inspirasi, dan menanamkan nilai cinta tanah air kepada generasi penerus bangsa.
Kegiatan tahun ini diikuti oleh 54 relawan pengajar, fasilitator, dan dokumentator yang berasal dari berbagai satuan kerja Kementerian Keuangan, baik di dalam maupun luar Parepare.
Para relawan berasal dari KPKNL Parepare, KPPN Parepare, KPP Pratama Parepare, KPPBC TMP C Parepare, Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan I, KPPN Watampone, KPP Madya Makassar, KPP Pratama Bantaeng, KPP Pratama Bitung, KPP Pratama Majene, KPPBC TMP C Morowali. Menariknya, para relawan luar daerah datang dengan biaya pribadi, sebagai wujud nyata semangat kerelawanan dan pengabdian tanpa pamrih.
Kepala KPP Pratama Parepare Helmy Afrul Pada media mengatakan kegiatan tersebut sukarela, maka tidak ada uang transport, bahkan peralatan-peralatan yang di bawa patungan dari semuanya.
“Karena ini adalah sukarela, maka tidak ada uang transport, bahkan peralatan-peralatan yang kita bawa itu patungan dari kita semuanya. Jadi tidak ada APBN yang kita bawa ke sini. Karena sifatnya sukarela. Dari sekitar 2 bulan yang lalu, kita secara intensif melakukan pendaftaran siapa yang mau. Nah untuk Saat ini kita ada 54 pegawai, sebagian besar di parepare. Ada KPP, KPPN, KPKNL dan Bea Cukai. Mereka-mereka tapi mereka yang punya hubungan dengan Parepare, terutama kita lihat tadi, di aula ada 7 orang alumni SMA 5, ada juga warga Parepare yang ada di Sorowako, Bitung, Makassar, bahkan dari Jakarta mereka terpanggil juga untuk ikut mengajar.” Ujar Helmi
Perwakilan Relawan Pengajar Kemenkeu Mengajar Kepala KPNL Rofiq Khamdani Yusuf, menambahkan, yang ke 10 Tahun lalu off di ke-9 dan 8 ada di SMP 2 waktu itu, Kebetulan memang mereka belum pernah ada program KM kementerian keuangan mengajar ini di SMA sehingga dipilihlah di seluruh SMA dan SMK yang ada di Parepare.
“Kalau tidak salah ada 19, SMA 5 Parepare. Kami berharap, dari SMA 5 Parepare ini bisa menjadi duta duta keuangan, yang nanti bisa menyampaikan ke masyarakat, kepada orang tua, kepada tetangga, bahwa apa itu uang kita. Karena kita tahu semua SMA ini, SMA unggulan di parepare dan kami pilih untuk yang pertama di tingkat SMA. Yang pertama kegiatan unik yang biasanya dilakukan oleh instansi pemerintah atau kementerian lembaga adalah, bahwa kegiatan kementerian mengajar ini tidak menggunakan APBN, atau APBD. Kegiatan ini murni dilakukan oleh relawan-relawan pegawai kementerian keuangan, dari kami untuk masyarakat untuk anak didik, supaya mereka paham betul bahwa tentang uang kita itu, seperti apa. Yang unik. Itu usaha, upaya apa yang kita lakukan sedini, mandiri tetapi distribusi ilmu itu sampai ke anak-anak didik.” Rofiq.
Selama sehari, para relawan mengajar di 12 kelas dengan total 409 siswa SMA Negeri 5 Parepare. Kegiatan belajar dikemas secara interaktif dan inspiratif melalui pendekatan Joyful Learning, Meaningful Learning, dan Mindful Learning.




















