PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir lewat kegiatan Reses Beberapa waktu lalu di kedai okey Jl. Abu Bakar Lambogo mengatakan Dana transfer daerah yang bersumber dari pusat khusus untuk Parepare itu akan mengalami pengurangan kurang lebih 200 miliar
“Kalau ini yang terjadi, berarti APBD kita ke depan tahun 2026 hanya kurang lebih 700 miliar. 700 miliar ini betul-betul sangat menyiksa, karena belanja pegawai kita di Parepare itu diangka 47%. Jadi hampir setengah APBD itu hanya digunakan untuk membayar gaji pegawai, belanja pegawai itu 47%, padahal menurut peraturan perundang-undangan permendagri kita diberi kesempatan sampai 2027, untuk menekan jumlah belanja pegawai maksimal 30%. Justru kita mengalami peningkatan dari 41 naik menjadi 47% 325 miliar untuk gaji pegawai dan P3K.” Kata H. Kaharuddin Kadir.
Lanjut H. Kaharuddin Kadir, khusus P3K dan P3K paruh waktu, P3K itu di terima kurang lebih 1.132 P3K, paruh waktu 1020 total itu 2026. Kalau di total pegawai dan P3K, P3K per waktu itu akan memakan kurang lebih 62 miliar, belum gaji pegawai ASN yang resmi, jadi memang diperkirakan 325 APBD parepare hanya untuk membayar gaji pegawai.
“Kalau begitu, umpamanya cuma 750 M berarti hanya sekitar kurang lebih 400 miliar untuk digunakan, yang mesti dilakukan oleh pemerintah daerah adalah, bagaimana memperkuat pendapatan asli daerah kita ini, supaya bisa menyokong target. Parkir kita 1,9 miliar per tahun, hanya 1,1 miliar yang terealisasi, penerimaan pajak retribusi melalui Dispenda mungkin juga banyak bocor.’ ungkap H. Kaharuddin.




















