PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir Kadir Lewat Program Obras Rabu (30/07/25) mengungkapkan, ada laporan masyarakat dari bukit harapan, kemudian dari lapadde ada orang dari Tim sukses tertentu, yang membawa nama ke Dispenda untuk di SKkan terkait dengan pengajiannya, karena ada penambahan gaji dari 250 menjadi 750 per bulan dalam jangka 6 bulan.
“Hasil rapat itu sudah jelas, bahwa ini adalah kemarin dilaporkan juga dari bukit harapan, kemudian dari lapadde, juga ada orang dari Tim sukses tertentu, yang membawa nama ke Dispenda untuk di SK kan. Kemudian terkait dengan pengajiannya, ini ada penambahan gaji dari 250 menjadi 750 per bulan dalam jangka 6 bulan digaji. Saya tanyakan waktu rapat ini, tambahan gaji didapatkan dari mana, katanya dari hasil efisiensi.” Kata H. Kaharuddin Kadir.
Lanjut H. Kaharuddin Kadir Menjelaskan kalau hasil efisiensi anggaran itu menyalahi. Justru di iipres dikatakan mengurangi honorarium, kemudian hanya diperuntukkan bagi 7 item. Pendidikan, Kesehatan, untuk infrastruktur, penguatan pangan, stunting dan lain-lain sebagainya. Tidak ada penambahan honorarium.
“Saya rencana kalau pembahasan anggaran, Saya mau coret itu, kemudian masukkan dari Tim ahli dari DPRD mengatakan, bahwa yang namanya satgas itu adalah tim terpadu yang menangani hal-hal yang sifatnya krusial, kalau untuk pembagian beras, itu belum khusus karena memang itu tugas RT/RW kalau ada ditambahkan kolektor, silakan ditambahkan kolektor, tapi kolektor saja kerjanya jangan lagi bawa sumbangan, karena ada yang curiga dipakai kampanye. artinya wajar, karena indikasinya ada. kalau saya melihat kasih saja RT/RW.” Terang H. Kaharuddin




















