PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Melalui Program Obras Sabtu (26/07/25) Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.SI mengungkapkan APBD perubahan sementara digodok di pemerintah daerah, nanti selesai itu diserahkan dulu KUA PPS-nya.
“Menurut pak Sekda dipercepat, Ini sementara proses, dipanggil SKPD SKPD di depan pak wali untuk presentasekan APBD perubahannya. Mungkin saya perkirakan akhir Juli atau awal Agustus, biasanya, kelaziman itu serapan anggaran kalau semester 1 ini, kan sudah masuk semester semester 2 dibulan 7 biasanya masih di bawah 50%. Nanti kalau kencannya itu di bulan-bulan 10 atau 11, apalagi sekarang proyek fisik belum semuanya berjalan, itu yang banyak menyerap anggaran pasti daya serap APBD kita masih rendah.” Kata H. Kaharuddin Kadir.
Lanjut H. Kaharuddin Kadir, Serapan anggaran itu artinya jumlah APBD yang di siapkan, banyak digunakan kegiatan-kegiatan di daerah cepat berlangsung, umpamanya APBDÂ disiapkan untuk PU 40 miliar, kalau jalan proyek fisik semua dari 40 miliar itu pasti terpakai 40% bisa terserap atau sekitar 30 miliar, artinya daya serapnya besar banyak uang terpakai daya serap APBD.
“Yang digunakan kencangnya itu di bulan 11 atau 12, karena biasanya pihak ketiga kontraktor sudah cair kan sampai 100%. Tetapi memang daya serap anggaran itu berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi, artinya kalau kurang itu sangat berpengaruh dengan jumlah uang yang beredar, artinya kalau uang tinggal di kas tidak terpakai, tentu daya beli masyarakat rendah. Saya juga tidak bisa memastikan apakah 90%, karena bukan cuma APBD di parepare itulah, sebabnya parepare kalau perumbuhan ekonominya mau bagus, di samping daya serap APBD harus cepat, ini juga kita buat kota ini semakin diminati oleh orang untuk datang, karena kalau orang datang tentu bawa uang untuk belanja.’ ungkap H. Kaharuddin Kadir




















