PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Komisi III DPRD kota Parepare yang juga politisi PKS Jusvari Genda menggelar reses kedua tahun 2025 titik kedua di perumahan bukit Sahara Ahad (25/05/26). Di temui tim liputan jelajah kota radio mesra usai kegiatan, Jusvari Mengatakan dirinya melaksanakan reses ini 3 titik sesuai dengan aturan, bahwa bisa 3 kali meteka dibacukiki. Meski tidak ada fasilitas gedung yang bisa ditempati, jadi reses laksanakan memakai tenda untuk bisa dilaksanakan. Dalam.reses tersebut dirinya langsung menyerahkan uang tranport kepada undangan.
“Saya juga mengambil 3 titk Ini, karena ingin menyentuh dan bertemu langsung di lingkungan konstituen itu, bisa lebih mengenal lebih dekat warga setempat yang ada di situ dan bisa mengetahui kebutuhan apa yang diusulkan masyarakat, supaya hubungan saya pribadi dengan konstituen yang ada dilingkungan itu lebih terjalin komunikasi yang bagus begitu. Begitupun dengan pembagian uang transport, Saya tidak menyusahkan masyarakat dalam hal ini konstituen datang kepada saya, lebih baik saya mendatangi dia. Saya ini perwakilannya mereka apapun usulan yang disampaikan itu menjadi aspirasi bagi saya untuk dibawa ke DPR untuk diperjuangkan aga bisa terealisasi dilingkungan.” Kata Jusvari
Lanjut Jusvari yang paling banyak dikeluhkan masyarakat yaitu persampahan karena ada juga daerah yg tidak tersentuh mobil sampah atau ada sengaja selisih 1 atau 2 hari baru diangkut ini sudah menjadi keresahan masyarakat. Ini yang perlu dibenahi karena ini menjadi satu permasalahan yang sangat krusial khususnya masyarakat bacukiki ada juga usulan dari tassiso masyarakat ingin mengadakan pengadaan bank sampah karena terkadang sampah mereka susah untuk diangkut ke pembuangan sampah.
“Saya pernah disampaikan Bu Kadis DLH bahwa, sekiranya kalau ada masyarakat ingin dibangunkan bak sampah disitu, dan memiliki tanah, nanti kita coba bak bangunkan, tapi itu perlu dikaji. Jangan sampai, kehadiran bak sampah mengganggu pencemaran lingkungan, sehingga menimbulkan lingkungan yang tidak sehat.’ ungkap Jusvari.
Jusvari menambahkan, kalau ada masyarakat yang memiliki tanah, jangan sampai dengan kehadiran bak sampah itu mengganggu pencemaran lingkungan, sehingga menimbulkan lingkungan.
“Kami juga sudah mengusulkan, waktu menyampaikan pembahasan anggaran pokok, bahwa sekiranya, untuk mengcover semua sampah warga itu, memang dibutuhkan kendaraan seperti roda tiga, untuk sampah rumah tangga khususnya di perumahan. Karena sampahnya juga setiap hari ada. Sekiranya, Dinas terkait mengusulkan pengadaan kendaraan roda 3. Selain dari pada itu ada beberapa juga daerah daerah menyampaikan diwilayah kami bacukiki butuh lampu jalan, warga membutuhkankan sekali peran pemerintah daerah untuk bagaimana memenuhi penerangan masyarakat yang belum tersentuh lampu jalan.” Tambah Jusvari




















