25.8 C
Pare-Pare
Sabtu, Juni 27, 2026
spot_img

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Parepare Layani Evakuasi Hewan Buas hingga Lepas Cincin Secara Gratis

PAREPARR, RADIOMESRA..COM– Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Parepare menegaskan bahwa peran petugas pemadam kebakaran kini jauh lebih fleksibel dan tidak hanya terbatas pada urusan memadamkan api. Hal ini diungkapkan oleh Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Parepare, Safruddin, S.H., M.H., dalam kegiatan dialog “Ngopi Berjamaah” yang disiarkan langsung melalui Radio Mesra, Jumat (26/06/26).

Dalam acara yang dihadiri oleh Ustaz Dr. Khayadi serta sejumlah elemen masyarakat tersebut, Safruddin mengusung tema *”Damkar Sahabat Warga, Lebih dari Sekedar Memadamkan”*. Ia menekankan bahwa anggapan lama masyarakat mengenai Damkar yang hanya bergerak saat ada kebakaran kini sudah berubah total.

“Damkar itu sekarang standby terus dan berfungsi fleksibel terkait penyelamatan. Mulai dari ancaman hewan buas seperti ular, biawak, tawon, bahkan tokek, hingga pencegahan banjir dengan penyemprotan sedimen selokan,” ujar Safruddin.

Ia juga membagikan sejumlah pengalaman unik petugas di lapangan, mulai dari mengevakuasi warga yang hendak bunuh diri di atas atap seng, membantu anak sekolah, hingga menerima rujukan dari rumah sakit untuk memotong cincin yang menjepit jari warga.

“Bahkan saluran pembuangan WC yang mampet pun bisa kami bantu. Dan perlu dicatat, semua layanan dari Dinas Pemadam Kebakaran ini tidak dipungut biaya alias gratis,” tegasnya.

Call Center 112: Solusi Cepat Warga Parepare

Untuk memudahkan masyarakat, Safruddin mengimbau warga agar memanfaatkan layanan kedaruratan terintegrasi melalui Call Center 112. Layanan ini langsung terkoneksi dengan Damkar, ambulans, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Selain melalui telepon, masyarakat juga bisa datang langsung ke Kantor Dinas Damkar di Jalan Ganggawa atau Posko Call Center 112 di Jalan Jenderal Sudirman.

Waspada Musim Kemarau

Memasuki musim kemarau, Safruddin turut memberikan edukasi dan peringatan dini kepada warga Parepare terkait potensi terjadinya kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik dan aktivitas dapur.

“Pemicu kebakaran paling besar di Parepare adalah peralatan dapur dan listrik, baik karena kelalaian atau faktor lupa. Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa dapur dan listriknya, terutama saat ditinggal beraktivitas atau menerima tamu,” pungkasnya.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare