PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir melalui program Obras Senin (26/05/25) mengakui Ini sudah banyak mendapat masukan terkait penggunaan lapangan Andi Makkasau untuk event yang di berikan ijin oleh pemerintah daerah.
“Kalau saya, sependapat dengan masyarakat ini, masyarakat senggol. Saya juga sudah sampaikan pada rapat forkopimda. Bahwa, seharusnya pemerintah daerah terutama Kesbangpol, jangan seenaknya saja memberikan rekomendasi untuk berkegiatan di lapangan Andi Makkasau. Karena lapangan Andi Makkasau itu ruang publik. Artinya kalau ada event sering di situ ada fungsi-fungsi yang digunakan oleh masyarakat banyak, pasti terganggu.” Ujar H. Kaharuddin Kadir.
H. Kaharuddin lanjut mengingatkan jika di lapangan Andi Makkasau di sana ada lapangan voli, lapangan takraw itu tempatnya atlet-atlet berlatihan dan saat ini mereka sekarang mengeluh sudah tidak bisa dilakukan lagi lapangan Andi makkasau. Apalagi ini menjelang Porprov. Kemudian para pecinta jogging, mereka jogging sudah di luar lapangan, jalan Raya jadi bisa berbahaya.
“Oleh karena itu, kita harapkan pemerintah daerah mempertimbangkan untuk kegiatan yang sifatnya intens sekali ini. Dan sekali bisanya, pemerintah daerah, memberikan izin itu pada momen-momen tertentu. Contoh Ramadan, atau ulang tahun kota, kalau ini ditutup ini hari, pasang lagi tenda malam. Saya dengar setelah ini, ada lagi. Ini keluhan masyarakat seperti masyarakat penjual disenggol, sudah mengirim keluhannya ke DPRD rekaman suara. Kami sudah menyuarakan, kami sudah menyampaikan langsung ke pak wali pada saat rapat forkopimda. Jadi Saya juga setuju, karena meski kegiatan di lapangan ini ada multiplayernya ada efek yang lainnya.” Terang H. Kaharuddin Kadir




















