PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lembaga Permasyarakatan (LAPAS) Kelas IIA Parepare bersama Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Parepare menggelar kegiatan rapat koordinasi dan konsultasi persiapan TPS (Tempat Pemungutan Suara) Khusus. Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, Amd.IP., SH, Kamis (04/01/24). Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, tanggal 21 Desember 2023, perihal Tindak Lanjut Hasil Rapat Dengan KPU RI.
Dalam pertemuan tersebut Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, Amd.IP.,SH bersama Komisioner KPU Parepare yang diwakili oleh Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Kalmasyari membahas beberapa hal penting terkait persiapan Pemilihan Umum Tahun 2024.
“Ada kunjungan dari KPU daerah kota parepare beserta rombongan dalam rangka koordinasi dan konsultasi bagaimana persiapan untuk pelaksanaan TPS khusus dilapas kelas 2 A parepare. Yang kedua kunjungan KPUD kota parepare, dalam hal ini mengkoordinasikan tentang daftar pemilih tetap yang ada di lapas kelas 2 A parepare. Dan daftar pemilih tambahan, yang ke3 bagaimana untuk tahanan yang baru masuk persiapan tentang identitasnya, pertama KTPnya paling tidak itu sudah ada kita konfirmasi dengan KPU kota parepare.” Kata Totok.
Lanjut Totok, Adapun dalam pelaksanaan kunjungan tersebut menyampaikan bahwa batas waktu untuk DPT bagi warga binaan yang bebas itu sudah di konfirmasi sampai tanggall 15 Januari 2024 namun apabila ada warga binaan pindahan atau pergeseran dari tempat lainnya dari Sulawesi Selatan maupun adanya tahanan titipan baru dari polres itu paling lama tgl 7 Januari harus ada konfirmasi dari pihak KPU kota parepare.
“Kami selaku kalapas mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari rekan rekan KPUD. Luar biasa yang bisa menyelaraskan program pesta demokrasi 2024. kedepannya, Sehingga nanti tidak ada permasalahan dikemudian hari, kami menginginkan bahwa pelaksanaan pemilu tgl 14 Februari 2024 clear And clean. Kami juga sampaikan untuk DPT dilapas parepare semuanya 400 lebih namun sudah ada warga binaan yang bebas nanti kita akan mencoba mengakomodir kembali warga binaan yang baru pindah dari lapas lain dan juga tahanan titipan dari polres setempat sehingga kami berharap semua terakodir dalam pemilu 2024.” Tambah Totok.




















