24.2 C
Pare-Pare
Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Wakil Koordinator Kopertais wilayah VIII, Acungi Jempol Mahasiswa STAI DDI Kota Parepare

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal-Irsyad (STAI DDI) Kota Parepare menggelar Sidang Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XI di Aula Pondok Pesantren DDI Ujung Lare’, Jl. Abu Bakar Lambogo, Kelurahan Ujung Lare’, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Ahad (30/07/23).

Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Wakil Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua, AGH Hamzah Harun Arrasyid, Pengurs Besar DDI, AGH Alwi Nawawi, Ketua MUI Parepare AGH Abd Halim K, Ketua Yayasan DDI, H. Zainal Arifin, Pimpinan BSI, Ketua Baznas Parepare, Kemenag Kota Parepare, Pimpinan Pontren Tobarakka Kab Wajo, Ketua Umum Fatayat DDI, serta Ketua Ikatan Pemuda DDI Kota Parepare.

Di depan peserta wisuda dan undangan, Wakil Koordinator Kopertais wilayah VIII, AGH Hamzah Haruna Arrasyid mengacungi jempol kepada mahasiswa yang sempat ia tes.

“Alhamdulillah, sesuai yang diberikan kemarin ada 8 saya uji, malah saya ajukan jempol, karena 8, yang saya uji cukup menjadi representasi dari jumlah keseluruhan mahasiswa yang lulus. Bahwa benar benar berkwalitas. Sebenarnya pengalaman saya mengunjungi 64 perguruan tinggi tersebar di Sulawesi, Maluku, dan Papua. Memang ada 2 hal yang menjadi problem. yaitu tarik tambang antara kwalitas dan kuantitas. Terkadang sebuah perguruan tinggi memang dari sisi kualitasnya, resiko nya biasanya mahasiswanya sedikit. dan yang kedua terkadang yang membuatnya  adalah kuantitas resikonya biasanya kwalitas nya kurang.” Kata AGH Hamzah Haruna Arrasyid.

Menurut AGH Hamzah Haruna Arrasyid, sangat jarang ditemukan sebuah perguruan tinggi yang disamping kwalitasnya bagus kuantitasnya juga cerdas.

“Tentu kita sepakat bahwa, yang kita pikirkan kedepan sesuai dengan petunjuk ketua PP. bahwa, selain kita menjadi fakultas yang mempertahankan kwalitas, juga kita menjaga kuatitas. Karena itu dari sisi kwalitas DDI parepare, tidak diragukan. Tetapi perjuangan ketua kedepan bagaimana menghadirkan, menciptakan, mencapai kuantitas, yang kita inginkan. Caranya tentu kembali ke ketua STAI karena dia melaksanakan dia tahu bagaimana kemampuan nya. Sebab terus terang kalau kita tidak melihat kondisional pengurus yang ada baik, yayasan maupun ketua STAI tentu juga tidak bisa efektif jangan sampai terlalu berat dibebankan tetapi kita terlalu kecil Bisa patah atau terlalu kuat tapi ringan.beban oleh karena itu yang menentukan sebenarnya adalah ketua STAI dan ketua yayasan. Kita hanya memberikan saran.” harap AGH Hamzah Haruna Arrasyid.

Demikian hal nya dengan sambutan dari Pengurus Besar DDI AG. Drs. H. Alwi Nawawi, M.Pd. mengenang sejarah dimasa pendidikannys di MTs DDI Ujung Lare tahun 1970 berpesan penuh harap kiranya STAI DDI Parepare dapat mengembalikan marwah perguruan DDI seperti 50 tahun lampau, dimana STAI DDI berdiri tahun 1964 di parepare dengan nama Universitas DDI Addariyah yang Jurusan Tarbiyahnya cikal bakal lahirnya IAIN Alauddin Parepare sebagai kelas filial IAIN Alauddin Ujung Pandang tahun 1967.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare